
RADAR BOGOR - Isu mengenai pencairan penebalan bantuan sosial (bansos) sebesar Rp400.000 kembali ramai di media sosial menjelang September 2026. Sejumlah unggahan menyebut saldo tambahan tersebut sudah masuk ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) melalui bank penyalur seperti BRI, BNI, dan Mandiri. Namun, informasi tersebut perlu dicermati karena sebagian bukti yang digunakan ternyata berkaitan dengan penyaluran bansos pada tahun sebelumnya.
1. Isu Saldo Penebalan Rp400.000 Kembali Beredar
Melansir dari kanal Youtube Erabaru Bansos pada Minggu, 30 Agustus 2026, kabar mengenai saldo tambahan Rp400.000 banyak muncul melalui Facebook, WhatsApp, hingga Instagram. Beberapa unggahan bahkan menampilkan foto transaksi atau rekaman mesin EDC yang seolah-olah menunjukkan adanya pencairan terbaru.
Baca Juga: Tekuk Persib Lewat Adu Penalti, PSB Bogor Melaju ke Delapan Besar Piala Soeratin U-17 Jabar
Padahal, berdasarkan informasi yang dibahas, materi tersebut berkaitan dengan program tahun 2025.
Pada saat itu memang pernah terdapat bantuan tambahan sebesar Rp200.000 per bulan untuk alokasi Juni dan Juli. Jika dijumlahkan, penerima mendapatkan Rp400.000 untuk dua bulan.
Karena materi lama kembali diunggah tanpa konteks yang jelas, muncul anggapan bahwa penebalan bansos dengan nominal yang sama sedang dicairkan pada 2026.
KPM perlu memperhatikan tanggal dan periode transaksi sebelum menjadikan unggahan tersebut sebagai bukti pencairan terbaru.
2. SIKS-NG Belum Menunjukkan Penebalan Rp400.000
Pengecekan melalui SIKS-NG menjadi salah satu bagian penting dalam melihat perkembangan penyaluran bansos.
Berdasarkan informasi yang disampaikan, belum terdapat nomenklatur, menu, ataupun alokasi khusus yang menunjukkan adanya penebalan bansos tunai Rp400.000 untuk periode berjalan.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




