SIKS-NG Buka Periode Bansos PKH BPNT Tahap 4, Ada 4 Tahapan Sebelum Pencairan

RADAR BOGOR - Penyaluran bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Tahap 4 periode Oktober-Desember 2026 mulai menunjukkan pergerakan awal di Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) per 26 Oktober 2026.
Melansir dari kanal Youtube Diary Bansos pada Senin, 26 Oktober 2026, periode salur sudah muncul pada menu PKH, submenu final closing. Namun, jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM), data OMSPAN, serta informasi biro penyalur atau rekening kolektif (burekol) masih kosong. Menu monitoring salur dan tampilan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) juga belum menampilkan data untuk Tahap 4.
Penyaluran diperkirakan mulai berlangsung bertahap pada 10 November 2026 hingga akhir Desember. Meski demikian, tanggal tersebut masih berupa perkiraan dan belum menjadi kepastian pencairan bagi seluruh KPM.
Baca Juga: Persib Petik 3 Poin di Kandang Garudayaksa, Igor Tolic Sampaikan Hal Ini
Tahapan Pencairan PKH dan BPNT Tahap 4
Munculnya periode salur di SIKS-NG menandakan proses administrasi awal mulai berjalan. Sebelum bantuan masuk ke rekening penerima, masih ada beberapa tahapan yang harus dilalui, yaitu:
- Validasi rekening, untuk memeriksa kesesuaian data rekening penerima.
- Penerbitan SPM, sebagai bagian dari proses administrasi pembayaran.
- Penerbitan SP2D, sebagai tahapan pencairan dana.
- Standing Instruction (SI), berupa instruksi pemindahbukuan dana kepada bank penyalur.
Tahapan tersebut masih harus diselesaikan sebelum bantuan disalurkan. Karena itu, kemunculan periode salur di SIKS-NG belum dapat dijadikan tanda bahwa dana sudah siap dicairkan.
Penyaluran Bertahap Terintegrasi dengan Perlinsos Digital
Penyaluran PKH dan BPNT Tahap 4 direncanakan berjalan secara bertahap seiring integrasi sistem Perlindungan Sosial (Perlinsos) digital. Perkiraan awal penyaluran pada 10 November 2026 diproyeksikan menjangkau sebagian KPM terlebih dahulu, kemudian meluas hingga akhir Desember.
Jumlah masyarakat yang telah terekam atau terdaftar di portal Perlinsos dilaporkan mencapai lebih dari 12 juta data. Informasi tersebut akan dipadankan dengan data dari kementerian dan lembaga terkait untuk menilai kelayakan masyarakat dalam menerima bantuan.
Namun, terdaftar di portal Perlinsos tidak otomatis menjamin seseorang memperoleh PKH atau BPNT. Penetapan penerima tetap bergantung pada hasil pemadanan data dan persyaratan program yang berlaku.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




