RADAR BOGOR – Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengapresiasi konsep Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikembangkan di Lanud Atang Sendjaja (ATS).
Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri silaturahmi bersama Komandan Lanud ATS dan Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Bogor, Kamis 5 Februari 2026.
Kegiatan silaturahmi yang berlangsung di Dapur MBG Lanud ATS, Kemang, Kabupaten Bogor itu dihadiri unsur Forkopimda, jajaran TNI-POLRI, pimpinan instansi vertikal, kepala perangkat daerah, perbankan, dan tokoh masyarakat. Acara berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban.
Komandan Lanud ATS Marsma TNI A.F. Picaulima dalam sambutannya menyampaikan kegiatan tersebut diprakarsai oleh Kepala BPN Kota Bogor sebagai ajang mempererat silaturahmi.
Menurutnya, keakraban menjadi kunci agar komunikasi dan koordinasi antarlembaga dapat berjalan lebih baik.
“Tujuannya supaya kita semakin akrab. Pada saat kita sudah akrab, maka hal-hal yang sebelumnya sulit disampaikan akan menjadi lebih mudah untuk dibicarakan,” katanya.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Lanud ATS dan BPN Kota Bogor.
Kepala BPN, kata Picaulima, bahkan langsung memanfaatkan salah satu dari dua dapur yang dimiliki Lanud ATS untuk memasak hidangan khas Aceh, Kuah Beulangong.
“Hari ini kita akan menikmati makanan khas dari kampung halaman Pak KBPN, namanya Kuah Beulangong,” katanya.
Sementara itu, dalam sambutannya, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan silaturahmi yang diinisiasi oleh Danlanud ATS bersama Kepala BPN Kota Bogor.
Ia berharap kebersamaan tersebut dapat terus terjaga dan memperkuat persahabatan lintas instansi.
Dedie juga memberikan apresiasi khusus terhadap fasilitas Dapur MBG Lanud ATS.
Menurutnya, dapur tersebut sangat bersih dan tertata dengan baik sehingga layak dijadikan percontohan.
“Tentu saja apresiasi untuk BPN. Dapurnya luar biasa, sangat bersih, dan menurut saya bisa jadi percontohan,” ujar Dedie.
Dapur MBG Lanud ATS diketahui mengusung konsep dapur terintegrasi. Di kawasan tersebut terdapat dua dapur utama yang dilengkapi Sentra Edukasi Nutrisi dan Agrikultur.
Selain itu, Lanud ATS juga mengembangkan kandang domba dengan sistem budidaya, kolam bioflok ikan nila, serta greenhouse yang diharapkan mampu menunjang pemenuhan kebutuhan MBG.
Seluruh fasilitas tersebut dirancang tidak hanya untuk menyediakan makanan bergizi, tetapi juga membangun ekosistem pangan berkelanjutan yang melibatkan petani, peternak, serta pengelolaan limbah melalui budidaya maggot dan pemanfaatan greenhouse.
Menutup sambutannya, Dedie menyampaikan rasa terima kasih atas undangan dan kebersamaan yang terjalin. Ia berharap silaturahmi tersebut dapat membawa manfaat dan keberkahan bagi semua pihak.
“Mari kita kuatkan silaturahmi. Mudah-mudahan dengan silaturahmi umur kita dipanjangkan dan pintu rezeki dibukakan,” pungkasnya. (uma)
Editor : Alpin.