
RADAR BOGOR - Ratusan akademisi dan peneliti dari 6 negara berkumpul di Kota Bogor dalam sebuah forum yang mempertemukan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kecerdasan buatan.
Melalui The 2nd International Conference on Technology and Science (ICOTENS 2026), Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Pakuan (Unpak) berhasil menghimpun 238 makalah dan poster ilmiah dari lebih dari 200 peserta.
Konferensi internasional tersebut berlangsung pada Sabtu (31/10/2026) di IPB International Convention Center (ICC), Botani Square, Kota Bogor.
Baca Juga: Aturan TPG Bulanan, Guru ASN 2026 Wajib Cek Ketentuan Ini
Pesertanya berasal dari Indonesia, Malaysia, Filipina, Amerika Serikat, Turki, dan Jepang.
Mengangkat tema “Sustainable Natural Sciences in the Era of Artificial Intelligence”, ICOTENS 2026 menjadi ruang bagi akademisi, peneliti, praktisi, dan mahasiswa untuk mempresentasikan hasil penelitian sekaligus membangun jejaring kolaborasi lintas negara.
Penyelenggaraan tahun ini juga memiliki arti penting bagi Universitas Pakuan.
Selain menjadi konferensi internasional kedua yang diinisiasi FMIPA Unpak, kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-46 Universitas Pakuan.
Perkuat Kolaborasi dengan Kampus Dalam dan Luar Negeri
Besarnya partisipasi dalam ICOTENS 2026 tidak terlepas dari dukungan berbagai perguruan tinggi dan organisasi profesi yang terlibat sebagai mitra penyelenggaraan.
Sejumlah institusi pendidikan tinggi dari luar negeri turut ambil bagian, di antaranya Universiti Teknologi Malaysia (UTM), Central Luzon State University (CLSU), Kindai University, Guimaras State University, Lawrence Technological University, Universiti Teknologi MARA (UiTM), serta Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM).
Dari dalam negeri, kolaborasi melibatkan Universitas Islam Nusantara (UNINUS), Universitas Islam Bandung (UNISBA), Institut Teknologi Sumatera (ITERA), Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, Institut Kesehatan dan Teknologi Indonesia (IKIFA), Sekolah Tinggi Teknologi Industri dan Farmasi (STTIF) Bogor, Universitas Palangka Raya (UPR) dan UIN Syarif Hidayatullaah.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




