Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rem Cakram Seret dan Kurang Pakem? Cek 4 Komponen Ini Sebelum Terlambat

K
Penulis: Kholikul Ihsan❯
Perbaikan rem motor yang kurang pakem (YouTube AGM channel)
Perbaikan rem motor yang kurang pakem (YouTube AGM channel)

Advertisement

RADAR BOGOR - Rem cakram motor yang seret atau kurang pakem dapat mengganggu kenyamanan dan membahayakan keselamatan berkendara. 

Bagi warga Bogor yang menggunakan sepeda motor untuk aktivitas harian, pemeriksaan kampas rem, piringan cakram, komponen roda, hingga minyak rem penting dilakukan agar sistem pengereman tetap bekerja optimal.

Mengutip dari kanal YouTube AGM Channel, pada proses perbaikan motor, mekanik menemukan kampas rem belakang yang sudah sangat tipis serta sejumlah komponen roda dan sistem hidrolik yang perlu diperiksa sebelum rem kembali berfungsi normal.

1. Periksa Ketebalan Kampas Rem dan Kondisi Piringan

Kampas rem yang sudah tipis menjadi salah satu penyebab daya pengereman menurun. Jika dibiarkan, kemampuan rem mencengkeram piringan dapat berkurang sehingga pengendara perlu menekan tuas lebih kuat untuk memperlambat laju kendaraan.

Advertisement

Dalam proses perbaikan tersebut, kampas rem belakang diganti dengan komponen baru. Namun, penggantian kampas rem saja belum tentu menyelesaikan masalah apabila permukaan piringan cakram sudah aus atau tidak rata.

Karena itu, pemilik motor di Bogor sebaiknya memeriksa kondisi kampas dan piringan cakram secara bersamaan. 

Pastikan komponen pengganti sesuai dengan spesifikasi kendaraan agar sistem pengereman bekerja dengan baik.

2. Pastikan Bosh dan Ring As Roda Terpasang Benar

Rem cakram seret juga perlu diperiksa bersama kondisi roda dan dudukannya. Pemasangan bosh atau bushing serta ring as roda yang tidak tepat berpotensi mengganggu posisi komponen dan membuat putaran roda tidak lancar.

Advertisement
Editor : Asep Suhendar
Sumber : YouTube AGM channel
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BogorIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Kemenperin Bantah Pasar Otomotif 2026 Lesu, Penjualan Mobil Justru Naik 20,1 Persen

Kemenperin Bantah Pasar Otomotif 2026 Lesu, Penjualan Mobil Justru Naik 20,1 Persen

Isu pasar otomotif lesu tahun ini, dibantah dengan data penjualan mobil dan motor oleh Kemenperin. Berikut rinciannya.

Ekspor Otomotif Indonesia Tembus 100 Negara, 25 Perjanjian Dagang Jadi Senjata Baru

Ekspor Otomotif Indonesia Tembus 100 Negara, 25 Perjanjian Dagang Jadi Senjata Baru

Pemerintah terus menggenjot industri otomotif Indonesia salah satunya dengan memperluas pasar ekspor ke berbagai negara. Ini caranya.

Danamon Raih Best Automobile Financing Indonesia 2026, Pembiayaan Otomotif Tumbuh 40 Persen

Danamon Raih Best Automobile Financing Indonesia 2026, Pembiayaan Otomotif Tumbuh 40 Persen

Danamon meraih penghargaan Best Automobile Financing in Indonesia 2026 setelah pembiayaan otomotif tumbuh lebih dari 40 persen.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer