
RADAR BOGOR - Setiap kali kita membicarakan peningkatan mutu pendidikan, yang sering muncul dalam diskusi adalah perubahan kurikulum, pembangunan gedung sekolah, digitalisasi pendidikan, atau berbagai program baru.
Anggaran pendidikan dibahas, program diluncurkan, pelatihan diadakan, sistem diubah.
Namun ada satu pertanyaan mendasar yang jarang benar-benar kita jawab dengan jujur yakni apakah guru sudah menjadi prioritas utama dalam pembangunan pendidikan?
Baca Juga: YASPI Ash Shoheh Gelar Halal Bihalal, Perkuat Kebersamaan Keluarga Besar Pendidikan
Mutu pendidikan sesungguhnya tidak ditentukan oleh seberapa sering kurikulum berubah, seberapa banyak aplikasi pendidikan dibuat, atau seberapa megah gedung sekolah dibangun.
Mutu pendidikan sangat ditentukan oleh kualitas guru yang berdiri di depan kelas setiap hari.
Di tangan gurulah kurikulum dijalankan, nilai ditanamkan, cara berpikir dibentuk, dan masa depan siswa mulai diarahkan.
Jika kita berbicara tentang mutu pendidikan, maka pembicaraan pertama seharusnya adalah tentang guru.
Bukan tentang sistem terlebih dahulu, tetapi tentang orang yang menjalankan sistem tersebut.
Investasi terbesar dalam pendidikan seharusnya adalah investasi pada guru.
Investasi ini paling tidak mencakup dua hal utama, yaitu kesejahteraan dan kompetensi.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




