RADAR BOGOR - Terdapat informasi yang tengah beredar luas di media sosial terkait bantuan penebalan senilai Rp400.000.
"Entah itu apa namanya, ini dipastikan tidak benar," sebut kanal Pendamping PKH.
Sampai dengan hari ini, pendamping belum menerima informasi resmi berkaitan dengan pencairan bantuan penebalan, apakah dampak elino atau Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra).
BLTS Kesra tahun 2026 dan bantuan penebalan berupa Elnino atau lainnya belum resmi diumumkan oleh Kementerian Sosial (Kemensos).
Bantuan yang cair di bulan ini yaitu penyaluran bansos Program Keluarga Harapan dan Bantuan Pangan Non Tunai (PKH dan BPNT) susulan dari Kemensos.
Selain itu, ada pencairan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) yang bernilai Rp450.000 untuk SD sederajat, Rp750.000 bagi SMP sederajat, dan Rp1.800.000 untuk SMA sederajat.
Oleh karenanya, bantuan penebalan seperti BLTS Kesra belum resmi diumumkan oleh pemerintah, sehingga dipastikan informasi yang beredar adalah hoax.
Bantuan Tambahan Beras
Pemerintah masih terus menyalurkan bantuan beras dan minyak goreng kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang berhak.
Kalan Pendamping PKH menuturkan, penyaluran bantuan beras akan dilaksanakan pada Jumat, 12 Juni 2026 di daerah dampingannya di daerah Serang Banten.
"Karena memang dari bulan puasa kemarin hingga hari ini, daerah kami ini masih baru disalurkan bantuan beras 20 kG dan minyak goreng 4 liter," jelasnya.
Pencairan PKH Susulan
Banyak KPM yang melaporkan, bansos PKH tahap 2 2026 susulan telah cair melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) terbitan Bank Mandiri.
Pencairan diterima KPM pada Rabu, 10 Juni 2026 dengan komponen yang tercairkan di antaranya anak sekolah dan balita.
KPM yang menerima pencairan susulan merupakan penerima BPNT Murni, yang kemudian tervalidasi menjadi penerima PKH.
Penerima manfaat BPNT Murni yang memiliki KKS Mandiri, sebaiknya melakukan pengecekan di ATM terdekat, untuk melihat apakah termasuk sebagai KPM PKH by system.
Editor : Siti Dewi Yanti