Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Bansos BPNT Tahap 2 Susulan Cair, KPM Pemilik KKS Baru Bank Ini Terima Rp600 Ribu

Khairunnisa RB • Kamis, 25 Juni 2026 | 20:27 WIB
Ilustrasi KPM menerima KKS baru bansos (prokopim.wonogirikab.go.id diolah dengan Gemini AI)
Ilustrasi KPM menerima KKS baru bansos (prokopim.wonogirikab.go.id diolah dengan Gemini AI)

RADAR BOGOR – Proses pencairan bantuan sosial (bansos) BPNT tahap kedua tahun 2026 ternyata masih terus berlangsung. 

Dilansir dari kanal YouTube Arfan Saputra Channel, di saat sebagian masyarakat mengira penyaluran sudah hampir selesai, kabar terbaru justru menunjukkan adanya pencairan susulan yang mulai diterima oleh KPM pemilik Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) baru.

Informasi ini menjadi angin segar bagi ribuan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang selama beberapa bulan terakhir menunggu kepastian bantuan mereka. 

Baca Juga: Tak Perlu ke Bali, Bogor Punya Spot Sawah Estetik Mirip Ubud Berlatar Gunung Salak

Salah satu laporan terbaru datang dari wilayah Jawa Tengah yang menunjukkan bahwa saldo BPNT tahap kedua telah berhasil masuk ke rekening penerima.

Bukti transaksi yang beredar memperlihatkan adanya penarikan tunai sebesar Rp600.000 melalui rekening Bank BRI. 

Dana tersebut merupakan bantuan BPNT tahap kedua yang akhirnya cair setelah sebelumnya penerima menunggu proses administrasi dan distribusi bantuan.

Menariknya, bantuan kali ini diterima oleh pemegang KKS baru yang diterbitkan pada tahun 2026. 

Baca Juga: PKH BPNT Tahap 2 Masih Cair, Ini Daftar Bansos yang Berjalan

Fakta tersebut membuat banyak penerima lain yang memiliki kartu serupa mulai berharap bahwa saldo bantuan mereka juga akan segera masuk dalam waktu dekat.

Kabupaten Purbalingga menjadi salah satu daerah yang dilaporkan telah menerima pencairan tersebut. 

Namun masyarakat di daerah lain diminta tetap melakukan pengecekan secara rutin karena proses penyaluran bantuan sosial dilakukan secara bertahap dan bergelombang.

Pemerintah melalui berbagai mekanisme penyaluran terus berupaya memastikan bantuan sampai kepada penerima yang berhak. 

Baca Juga: Bertemu Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Ayah Taufik Hidayat Ceritakan Ini

Oleh karena itu, keterlambatan pencairan di suatu daerah tidak selalu berarti bantuan dihentikan, melainkan bisa jadi masih berada dalam proses penyaluran.

Para KPM disarankan untuk memanfaatkan berbagai layanan pengecekan yang tersedia. 

Selain memeriksa saldo melalui ATM atau agen bank, masyarakat juga dapat menggunakan aplikasi resmi Cek Bansos untuk melihat status kepesertaan mereka dalam program bantuan sosial.

Tidak sedikit penerima yang merasa cemas karena belum mendapatkan saldo bantuan meski tetangga atau kerabat mereka sudah menerima pencairan. 

Baca Juga: Kerugian Negara Rp9,1 Miliar, DPRD Kabupaten Bogor Dorong Kasus RSUD Bogor Utara Diusut Tuntas

Kondisi ini sebenarnya cukup umum terjadi karena proses distribusi dilakukan berdasarkan jadwal dan tahapan yang berbeda-beda di setiap wilayah.

Yang perlu menjadi perhatian adalah batas waktu penyaluran tahap kedua yang akan berakhir pada 30 Juni 2026. 

Dengan waktu yang semakin singkat, penerima yang telah memperoleh saldo bantuan di rekeningnya diimbau untuk segera melakukan penarikan dan memanfaatkan dana sesuai kebutuhan keluarga.

Bantuan sosial seperti BPNT dan PKH masih menjadi salah satu program perlindungan sosial yang sangat dinantikan masyarakat. 

Baca Juga: Sekolah Rakyat Jasinga Bogor Mulai Disosialisasikan, Disiapkan Tampung Hingga 1.000 Siswa

Selain membantu memenuhi kebutuhan pangan, bantuan ini juga menjadi penopang ekonomi keluarga berpenghasilan rendah.

Menjelang berakhirnya tahap kedua, masyarakat kini terus memantau perkembangan pencairan di daerah masing-masing. 

Banyak yang berharap gelombang pencairan susulan masih akan terus berlanjut sehingga seluruh penerima yang berhak dapat memperoleh bantuan sebelum periode penyaluran resmi ditutup pada akhir Juni 2026.***

Editor : Khairunnisa RB
#bpnt #kpm #bansos #kks