438 Ribu KPM Exclude Dimutakhirkan! Cek Desil dan Status Bansos PKH BPNT Terbaru

Ira Yulia Erfina • Dipublikasikan Minggu, 6 September 2026 | 09:17 WIB
Ilustrasi suasana penyaluran bansos PKH BPNT (Instagram @bdg.kec_babakanciparay)
Ilustrasi suasana penyaluran bansos PKH BPNT (Instagram @bdg.kec_babakanciparay)

RADAR BOGOR - KPM yang sebelumnya mengalami penghentian bantuan sosial (bansos) PKH atau BPNT karena kenaikan desil kini memiliki peluang untuk kembali masuk dalam proses penyaluran. Pemutakhiran data terbaru disebut telah dilakukan sehingga sebagian KPM exclude mulai mengalami perubahan status.

Melansir dari kanal Youtube Cek Bansos pada Minggu, 6 September 2026, dalam pembaruan tersebut, sekitar 438.000 KPM secara nasional disebut telah dimutakhirkan kembali datanya. Proses ini berkaitan dengan hasil pemeringkatan kesejahteraan yang dapat membuat desil sebagian KPM kembali turun.

Jika sebelumnya masuk desil 5 sampai 10, sebagian penerima dapat kembali berada pada desil yang lebih rendah dan selanjutnya diproses untuk periode Juli, Agustus, dan September 2026.

Baca Juga: Ini Tujuan, Prinsip, dan Jenis Bantuan PIP Dikdasmen Tahun 2026

Desil Turun, Bansos Berpeluang Diaktifkan

Penurunan desil menjadi salah satu perubahan yang perlu diperhatikan KPM exclude. Ketika data terbaru menunjukkan kondisi penerima kembali memenuhi kriteria, status bansos dapat diproses kembali. Bahkan, terdapat KPM yang datanya sudah mulai masuk dalam proses data bayar.

Namun, reaktivasi ini tidak berlaku untuk semua KPM exclude yang sebelumnya dihentikan. Kebijakan tersebut ditujukan bagi penerima yang tereksklude karena kenaikan desil. KPM yang dihentikan akibat faktor lain, seperti penyalahgunaan bantuan atau bantuan tidak digunakan sesuai peruntukan, tidak termasuk dalam proses ini.

Sebagian Data Sudah Masuk Tahap SPM

Proses penyaluran data hasil pemutakhiran dilakukan secara bertahap. Di sejumlah wilayah, terdapat KPM yang sudah memasuki tahap pengecekan rekening, sementara sebagian lainnya telah mencapai status SPM atau Surat Perintah Membayar.

Baca Juga: Bakmie Iwan, Mi Homemade Tanpa Pengawet Aman untuk Penderita Maag

Meski demikian, status SPM belum berarti saldo sudah masuk pada saat yang sama karena masih ada tahapan administrasi sebelum dana benar-benar disalurkan.

KPM juga mungkin masih melihat status periode sebelumnya, seperti April, Mei, dan Juni. Hal ini dapat terjadi karena pembaruan data bayar untuk periode Juli-September dilakukan secara bertahap.

PIP SMP dan SMA Juga Mulai Cair

Selain PKH dan BPNT, pencairan PIP untuk jenjang SMP dan SMA masih berlangsung secara bertahap. Siswa yang telah melakukan aktivasi rekening SimPel pada Juli 2026 mulai terpantau menerima dana ke rekening masing-masing.

Baca Juga: Tips Memilih Kulit Jok Motor Harian: Nyaman, Elastis, dan Tahan Cakaran Kucing

Sementara itu, penyaluran PKH dan BPNT bagi penerima hasil validasi baru juga masih berjalan. Namun, penambahan penerima tidak sama di setiap daerah karena bergantung pada ketersediaan kuota.

Artinya, memiliki desil 1 atau 2 belum otomatis membuat seseorang langsung mendapatkan PKH atau BPNT. Data tetap harus melalui proses validasi dan penerima harus mendapatkan kuota yang tersedia di wilayahnya.

“Penambahan kuota penerima PKH atau BPNT validasi tidak merata di setiap tempat. Hal ini sangat bergantung pada ketersediaan kuota kosong di masing-masing wilayah,” ungkap narator melalui kanal Youtube Cek Bansos.

Baca Juga: Gunung Anak Krakatau Erupsi Lagi, Warga Diminta Jaga Jarak

KPM exclude yang mengalami kenaikan desil sebaiknya memperhatikan perubahan data terbaru, terutama apabila desil sudah turun dan status kepesertaan mulai diproses. Penyaluran tetap bergantung pada hasil pemutakhiran data, ketentuan program, serta tahapan administrasi di masing-masing wilayah.***

Editor : Ira Yulia Erfina
Sumber : Youtube Cek Bansos
KPM exclude bantuan sosial bpnt bansos pkh