Status Cek Bansos Sudah Berubah tapi Saldo KKS Masih Nol, Ini Penjelasan dari Pendamping PKH

Eli Kustiyawati • Dipublikasikan Senin, 7 September 2026 | 04:58 WIB
Kartu KKS bansos (YouTube Linjamsos Oke)
Kartu KKS bansos (YouTube Linjamsos Oke)

RADAR BOGOR - Banyak keluarga penerima manfaat (KPM) yang sudah melakukan pengecekan status di aplikasi atau website Cek Bansos dan mendapati statusnya sudah berubah menjadi periode Juli, Agustus, September 2026.

Namun, saat dicek pada kartu Keluarga Sejahtera (KKS) atau kartu Merah Putih, saldo yang tertera ternyata masih nol.

Pendamping PKH, Achmad Haris Efendy dalam YouTube Ach Haris Efendy, memberikan penjelasan mengenai hal ini agar masyarakat tidak panik.

Baca Juga: Mulai 7 September 2026 Cek Saldo KKS, Bansos Tahap 3 Statusnya Sudah SI

Status Berubah, Artinya Berkesempatan Menerima Bansos

Achmad Haris Efendy menjelaskan bahwa jika status di aplikasi Cek Bansos sudah berubah untuk periode tahap ketiga, hal tersebut menandakan bahwa KPM yang bersangkutan berkesempatan besar untuk menerima bantuan PKH maupun BPNT pada tahap tersebut.

Meski begitu, ia mengakui bahwa saldo di kartu KKS memang belum tentu langsung terisi pada saat itu juga.

Baca Juga: Bansos PKH BPNT Tahap 3 Belum Cair? Ini 6 Tahapan SIKS-NG yang Perlu Dicek

"Jika Anda melakukan cek pada aplikasi atau website Cek Bansos dan statusnya sudah berubah Juli, Agustus, September 2026, memang itu artinya Anda berkesempatan untuk mendapat bansos PKH atau BPNT tahap ketiga," ujar Achmad Haris Efendy.

Analogi Bansos Seperti Pengiriman Barang Online

Untuk memudahkan pemahaman masyarakat, Achmad Haris Efendy menggunakan analogi proses belanja di aplikasi e-commerce.

Baca Juga: Bansos BLT Dana Desa 2026 Kapan Cair? Cek Jawabannya

Menurutnya, proses penyaluran bansos memiliki alur yang mirip dengan pengiriman barang dari toko online ke rumah pembeli.

"Kita asumsikan saja bansos itu seperti barang yang kita beli pada aplikasi e-commerce. Jika kita beli barang di toko online, kita langsung klik, kita bayar barangnya, maka pemilik toko akan mengirimkan barangnya atau menyerahkan barangnya pada kurir," jelasnya.

Ia menambahkan bahwa sama seperti proses pengiriman barang yang melibatkan berbagai jasa kurir, penyaluran bansos pun melibatkan beberapa bank penyalur yang berbeda-beda, seperti BNI, BRI, Mandiri, hingga Kantor Pos.

Baca Juga: KPM Exclude, Coba Cek Lagi! Desil Berubah, Bansos PKH BPNT Bisa Kembali Diproses

"Di Kementerian Sosial itu sudah ditetapkan siapa yang akan cair di tahap 3. Sudah dipastikan orang-orang ini nantinya akan ditransfer uangnya, atau bahkan uangnya sudah dilakukan transfer. Tapi pihak yang melakukan transfer itu banknya tidak hanya satu, kurirnya tidak hanya satu. Ada yang Bank BNI, ada yang Bank BRI, ada Mandiri, ada Pos," terangnya.

Proses Transfer Butuh Waktu, Tidak Bisa Langsung Selesai

Achmad Haris Efendy juga mengingatkan bahwa proses administrasi di pihak bank penyalur tidak bisa selesai dalam waktu satu atau dua hari, mengingat jumlah dana yang dicairkan secara nasional mencapai angka miliaran rupiah.

Baca Juga: Bansos Rp900 Ribu Cair September 2026, Cek Jenis dan Kriteria Penerima Bantuannya

"Selama proses pengiriman atau selama proses administrasi yang ada di bank tentu tidak selesai satu dua hari. Jadi ada beberapa proses karena yang dicairkan uangnya tidak sedikit, kalau ditotal itu bisa sampai miliaran," katanya.

Ia pun menyarankan agar KPM yang statusnya sudah berubah tidak perlu terlalu sering mengecek saldo secara langsung di ATM, karena hal tersebut hanya akan menghabiskan waktu, tenaga, dan biaya. "Kalau sudah berubah statusnya, ya sudah tinggal ditunggu saja," pungkas Achmad Haris Efendy.***

Editor : Eli Kustiyawati
Sumber : YouTube Ach Haris Efendy
Kartu Merah Putih cek bansos kpm kks