RADAR BOGOR - Kementerian Sosial (Kemensos) bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS), merilis hasil pemutakhiran dan penyegaran data DTSEN (Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional).
Dilansir dari YouTube Cek Bansos, sebanyak 438.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang sebelumnya sempat dinonaktifkan (eksklusi) akibat kenaikan desil ekonomi, kini resmi diaktifkan kembali status kepesertaannya.
Langkah ini menjadi angin segar bagi KPM bansos PKH dan BPNT yang pada penyaluran periode sebelumnya, sempat tidak menerima bantuan karena tercatat masuk ke Desil 5 hingga Desil 10.
Baca Juga: RSUD R Moh Noh Nur Ikut Cek Kesehatan Gratis di Bogor, Warga Bisa Periksa Gula Darah dan Kolesterol
Pada evaluasi berkala sebelumnya, sekitar 438 ribu KPM terdeteksi mengalami kenaikan peringkat kesejahteraan (desil), sehingga secara otomatis sistem menghentikan penyaluran bantuan.
Namun, setelah dilakukan re-verifikasi lapangan dan penyegaran data kependudukan, peringkat desil dari ratusan ribu KPM tersebut secara bertahap berhasil diturunkan kembali ke Desil 1 hingga Desil 4.
Pemulihan status ini khusus berlaku bagi KPM yang nonaktif akibat kelayakan desil ekonomi, bukan bagi KPM yang dicoret akibat pelanggaran aturan penyaluran atau ketidaksesuaian komponen keluarga.
Berdasarkan pemantauan sistem, data pembayaran bagi 438.000 KPM yang diaktifkan kembali ini sudah mulai bergerak ke tahap pencairan alokasi Juli, Agustus, dan September:
Baca Juga: Antisipasi Bahaya Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau, Polres Bogor Bagikan Masker ke Warga
• Cek Rekening & Verifikasi: Sebagian besar KPM yang pulih statusnya kini berada pada tahap verifikasi rekening oleh bank penyalur (BSI, BRI, BNI, Mandiri).
• Surat Perintah Membayar (SPM): Sejumlah daerah melaporkan status KPM pemulihan telah bergeser ke tahap SPM, yang menandakan dana bantuan tinggal menunggu terbitnya Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) sebelum masuk ke KKS Merah Putih.
Selain pemulihan desil KPM, penyaluran dua program bantuan sosial berikut juga terpantau terus bergulir:
• Pencairan PIP (Program Indonesia Pintar): Bagi siswa jenjang SMP dan SMA/SMK yang telah menyelesaikan aktivasi rekening pada bulan Juni, dana bantuan PIP dilaporkan mulai masuk ke kartu KIP/rekening SimPel secara bertahap.
• PKH dan BPNT Validasi System: Penyaluran susulan bagi KPM BPNT murni yang terangkat menjadi penerima PKH masih terus berjalan.
Baca Juga: Lanjutan Pencairan TPG Juli-Agustus 2026, Ini Rumus Hitung SP2D dan Penyebab Tunjangan Tertahan
Pencairan ini bergantung pada ketersediaan kuota kosong di masing-masing wilayah kabupaten/kota.
Bagi KPM yang sempat mendapati statusnya nonaktif pada periode lalu, dianjurkan untuk mengecek pemutakhiran data secara berkala melalui pendamping sosial setempat atau saluran resmi pengecekan bansos.***
Editor : Mutia Tresna SyabaniaSumber : Youtube Cek Bansos