Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Target Pertumbuhan Ekonomi 5,5 hingga 6 Persen di Awal Tahun, Menkeu Purbaya Bebersih Pegawai Pajak dan Bea Cukai yang Nakal

Lucky Lukman Nul Hakim • Selasa, 10 Maret 2026 | 13:01 WIB

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa bersih-bersih pegawai pajak dan bea cukai.
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa bersih-bersih pegawai pajak dan bea cukai.

RADAR BOGOR - Pemerintah optimistis pertumbuhan ekonomi pada triwulan pertama tahun ini dapat mencapai kisaran 5,5 hingga 6 persen.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, kepada wartawan saat memberikan keterangan mengenai proyeksi ekonomi nasional.

Menurut Purbaya, hasil perhitungan sementara menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi di awal tahun berpotensi berada di angka tersebut.

Purbaya berharap, realisasinya bisa melampaui 5,5 persen sehingga memberikan sinyal positif terhadap stabilitas ekonomi nasional.

“Setelah kita hitung, triwulan pertama ini bisa tumbuh sekitar 5,5 sampai 6 persen. Mudah-mudahan bisa lebih cepat dari 5,5 persen,” ujar Purbaya.

Purbaya menjelaskan, capaian pertumbuhan di kisaran tersebut akan menjadi impresi awal yang penting bagi perekonomian nasional.

Angka itu dinilai dapat menunjukkan, pertumbuhan ekonomi Indonesia berlangsung secara berkesinambungan tanpa memberikan tekanan besar terhadap kondisi fiskal negara.

“Agar hal tersebut bisa terjadi, kami akan mengatur betul,” tambah Purbaya.

Meski demikian, pemerintah tetap mewaspadai sejumlah faktor yang berpotensi memengaruhi kinerja fiskal, khususnya pada sektor penerimaan negara.

Salah satu perhatian utama pemerintah saat ini adalah pendapatan dari pajak serta penerimaan bea dan cukai.

Purbaya mengakui, pada tahun sebelumnya terdapat penurunan dibandingkan dengan capaian tahun sebelumnya, sehingga kondisi tersebut menjadi perhatian serius pemerintah.

“Salah satu konsen kami adalah pendapatan pajak dan juga bea cukai. Tahun lalu penerimaannya memang lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya,” jelas Purbaya.

Namun demikian, Purbaya memastikan, pemerintah telah melakukan sejumlah langkah pembenahan agar kinerja penerimaan negara dapat meningkat pada tahun ini.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah melakukan penataan ulang di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak.

Purbaya mengungkapkan, ia telah melakukan penyesuaian dan pengaturan ulang terhadap sumber daya manusia di sektor tersebut.

“Saya sudah mengocok ulang orang-orang pajak,” ujar Purbaya sambil berseloroh kepada wartawan.

Tidak hanya di sektor pajak, pembenahan juga dilakukan di lingkungan bea dan cukai.

Menurutnya, berbagai langkah penertiban serta perapian sistem sedang dilakukan agar kinerja lembaga tersebut semakin optimal.

“Bea cukai juga sama, di sekelilingnya sudah kita bersihkan dan rapikan. Semestinya, ke depan bisa semakin bagus lagi,” kata Purbaya.

Pemerintah berharap berbagai langkah perbaikan tersebut dapat meningkatkan penerimaan negara sekaligus memperkuat fondasi fiskal, sehingga target pertumbuhan ekonomi nasional dapat tercapai secara berkelanjutan. (*)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#menteri keuangan #bea cukai #Purbaya Yudhi Sadewa #menkeu #pajak #Purbaya