RADAR BOGOR - Sakinah Finance bersama Yayasan Dompet Dhuafa Republika menyepakati kerja sama melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) mengenai sinergi edukasi, penguatan kapasitas, serta pemberdayaan masyarakat dalam bidang perencanaan keuangan syariah. Agenda tersebut digelar di kantor Yayasan Dompet Dhuafa Republika, Warung Jati, Pasar Minggu, pada Kamis, 17 September 2026.
Kesepakatan itu ditandatangani oleh Pimpinan Sakinah Finance Murniati Mukhlisin dan Ketua Yayasan Dompet Dhuafa Republika Ahmad Juwaini.
Sejumlah perwakilan kedua lembaga turut hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya Manajer Pengembangan Organisasi dan Manajemen Pengetahuan Yayasan Dompet Dhuafa Republika Widodo Alyusro, Anisah Amelia dari tim yayasan, serta Dila Pujanah yang mewakili Sakinah Finance.
Dalam pertemuan itu, Sakinah Finance memperkenalkan sejumlah inisiatif literasi keuangan syariah yang dinilai dapat diterapkan bagi mitra maupun penerima manfaat Dompet Dhuafa. Pembahasan kerja sama juga menyoroti pemberdayaan penyandang disabilitas sebagai bagian dari langkah mendorong kemandirian dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Yayasan Dompet Dhuafa Republika menjalankan program pemberdayaan di berbagai sektor, meliputi sosial, ekonomi, kesehatan, pendidikan, hingga pengembangan usaha. Pelaksanaan program tersebut didukung oleh pengelolaan dana yang bersumber, antara lain, dari zakat dan wakaf.
Baca Juga: Rumpin Jadi Juara Kabupaten Bogor, Tercatat 3.856 Anak Tidak Sekolah
Dalam pemanfaatannya, zakat lebih banyak diperuntukkan bagi kegiatan sosial. Sementara itu, wakaf turut dikelola secara produktif melalui pengembangan usaha dan aktivitas bisnis yang bertujuan memberikan manfaat berkelanjutan.
Pengembangan bisnis berbasis wakaf menjadi salah satu aspek yang terus mendapat perhatian. Pengelolaannya perlu diarahkan agar keberlangsungan usaha tetap terjaga sekaligus mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Pimpinan Sakinah Finance Murniati Mukhlisin mengusulkan pelaksanaan Training of Trainers (ToT) bersertifikat kompetensi perencanaan keuangan syariah bagi tim fundraising Yayasan Dompet Dhuafa Republika. Usulan tersebut didasarkan pada peran tim fundraising yang dinilai memiliki intensitas interaksi tinggi dengan komunitas dan masyarakat. Manajemen yayasan menyambut baik gagasan tersebut.
“Saya mengusulkan Training of Trainers (ToT) bersertifikat kompetensi perencanaan keuangan syariah bagi tim fundraising Yayasan Dompet Dhuafa Republika, mengingat peran mereka yang banyak berinteraksi dengan komunitas dan masyarakat” ujar Murniati yang mendapat tanggapan positif pihak manajemen Yayasan Dompet Dhuafa Republika.
Selain kerja sama di dalam negeri, kedua lembaga juga merencanakan keterlibatan bersama dalam agenda roadshow ke Hong Kong, China, dan Qatar pada tahun ini.
Ketua Yayasan Dompet Dhuafa Republika Ahmad Juwaini menyampaikan harapan agar kolaborasi tersebut dapat memperluas pemahaman masyarakat mengenai keuangan syariah sekaligus memperkuat program pemberdayaan melalui zakat dan wakaf.
Sebelumnya, Ahmad Juwaini juga terlibat dalam kegiatan literasi perencanaan zakat dan wakaf di Baltimore, Amerika Serikat, pada Juli lalu bersama Madam Ani.
“Sinergi ini diharapkan dapat memperluas literasi keuangan dan memperkuat pemberdayaan melalui zakat dan wakaf” kata Ahmad Juwaini yang Juli lalu memberikan literasi perencanaan zakat dan wakaf di Baltimore, Amerika Serikat bersama Madam Ani.(pia)
Editor : Eka Rahmawati