3 Cara Menurunkan Desil Agar Bisa Kembali Terdaftar Sebagai Penerima Bansos

RADAR BOGOR - Bagi masyarakat yang merasa desilnya tidak sesuai dengan kondisi ekonomi sebenarnya, sehingga bantuan sosial (bansos) seperti PKH dan BPNT tidak kunjung cair, Achmad Haris Efendy selaku pendamping PKH membagikan tiga cara yang bisa ditempuh untuk melakukan penurunan desil.
Ketiga cara ini bisa dipilih salah satu atau bahkan ditempuh sekaligus, tergantung kondisi dan kemudahan akses masing-masing.
Pentingnya Memperbaiki Data Desil
Menurut Achmad Haris Efendy dalam YouTube Ach Haris Efendy, penetapan desil merupakan wewenang Badan Pusat Statistik (BPS) berdasarkan data yang dihimpun dari berbagai sumber.
Namun, terkadang data yang digunakan belum lengkap, sehingga hasil desil yang tercatat tidak sesuai dengan kondisi ekonomi sebenarnya di lapangan.
Bagi keluarga yang sebenarnya tergolong prasejahtera namun tercatat memiliki desil tinggi, ada tiga cara yang bisa ditempuh untuk melakukan perbaikan data.
Cara Pertama: Datang Langsung ke Desa atau Kelurahan
Cara pertama yang disarankan adalah datang langsung ke kantor desa atau kelurahan setempat untuk mengajukan pembaruan data DTSEN.
Saat melakukan pembaruan ini, disarankan untuk menemui langsung petugas operator SIKS-NG agar informasi yang diberikan lebih akurat dan tepat.
"Silakan Anda temui operator SIKS-NG-nya agar nanti lebih tepat infonya, karena memang kadang di desa kelurahan itu tidak semua yang bertugas itu paham terkait SIKS-NG atau DTSEN," jelas Achmad Haris Efendy.
Ia menyarankan agar masyarakat langsung menanyakan kepada petugas yang menangani SIKS-NG atau DTSEN mengenai persyaratan apa saja yang perlu dilengkapi untuk pengajuan pembaruan desil.
Cara Kedua: Menggunakan Aplikasi Cek Bansos
Cara kedua yang bisa ditempuh adalah melalui aplikasi Cek Bansos. Masyarakat perlu mengunduh dan menginstal aplikasi tersebut di ponsel masing-masing, kemudian login menggunakan akun yang sudah terdaftar.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




