RADAR BOGOR - Di tengah duka akibat bencana longsor yang melanda Kampung Cisirung, Desa Rabak, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, kepedulian nyata datang dari berbagai pihak.
Salah satunya ditunjukkan oleh Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Rabak 3, Rizky Ichsan Putra Liany, yang turun langsung menyalurkan bantuan kepada warga terdampak.
Bencana yang dipicu curah hujan tinggi tersebut menyebabkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan akibat tertimbun material longsor.
Tercatat, sedikitnya lima keluarga harus menghadapi kondisi sulit dan berjuang memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah situasi darurat.
Sebagai bentuk respons cepat, Rizky Ichsan bersama jajaran SPPG Rabak 3 mendatangi lokasi dan menyerahkan bantuan berupa paket sembako kepada para korban.
Dalam keterangannya, ia menyampaikan, bantuan tersebut merupakan wujud solidaritas untuk meringankan beban warga yang terdampak bencana.
Ia menjelaskan, kehadiran pihaknya tidak hanya untuk memberikan bantuan secara materi, tetapi juga dukungan moral agar warga tetap kuat menghadapi kondisi yang sedang dialami.
"Kami datang untuk meringankan beban sesama," jelasnya.
Bantuan kebutuhan pokok tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan harian para korban dalam masa pemulihan.
Di lapangan, warga terdampak saat ini masih berupaya membersihkan sisa material longsor yang merusak rumah mereka.
Selain kebutuhan logistik, perhatian terhadap pemulihan tempat tinggal juga menjadi hal yang sangat dibutuhkan.
Penyaluran bantuan kali ini, memperoleh apresiasi masyarakat terutama para penerima bantuan.
Mereka mengaku terbantu dengan kepedulian yang diberikan di tengah situasi sulit yang tengah dihadapi.
Sementara itu, pemerintah desa setempat terus mengingatkan masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah rawan longsor, untuk meningkatkan kewaspadaan.
Intensitas hujan yang masih tinggi di wilayah Kabupaten Bogor dinilai berpotensi memicu bencana susulan.
Kehadiran berbagai pihak dalam membantu korban menjadi harapan tersendiri bagi warga, bahwa di tengah bencana, solidaritas dan kepedulian tetap hadir untuk saling menguatkan. (*)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim