RADAR BOGOR - Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Raya Transyogi KM 7, RT 02/RW 04, Desa Gandoang, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Sabtu (12/9/2026).
Ya, satu unit mobil pikap menabrak tiang listrik hingga mengakibatkan, satu penumpangnya meninggal dunia.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.05 WIB. Saat kejadian, mobil pikap diketahui tengah melaju dari arah Cileungsi menuju Jonggol.
Baca Juga: Polisi Tangkap 3 Tersangka Pengeroyokan Bambang di Bogor
Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor, Ipda Ares Rahman mengatakan, kecelakaan bermula ketika pengemudi diduga mengalami microsleep atau kondisi mengantuk sesaat saat berkendara.
"Sopir diduga mengantuk," ucapnya kepada wartawan.
Pikap Hilang Kendali dan Tabrak Tiang
Saat tiba di lokasi kejadian, kendaraan yang dikemudikan W tersebut diduga kehilangan kendali.
Mobil kemudian, bergerak ke sisi kiri jalan sebelum akhirnya menghantam sebuah tiang listrik.
Benturan keras tersebut, membuat sejumlah orang di dalam kendaraan mengalami luka.
Salah seorang penumpang berinisial G mengalami cedera di bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia.
Selain G, kecelakaan itu juga menyebabkan pengemudi W dan seorang penumpang lainnya berinisial D mengalami luka-luka.
Dua Korban Luka Dibawa ke Rumah Sakit
Ipda Ares Rahman menjelaskan, pengemudi mengalami luka pada bagian kepala, sedangkan penumpang berinisial D mengalami cedera di bagian kaki.
Setelah kecelakaan, para korban langsung dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis.
Korban luka kemudian dibawa ke RSUD RH Satibi Cileungsi.
Sementara itu, petugas kepolisian melakukan penanganan di lokasi kejadian dan mengumpulkan informasi terkait kecelakaan tersebut.
Baca Juga: TEMKABOR, Tempe Kacang Bogor dan Kelor yang Bikin Penasaran
Dugaan awal kecelakaan berkaitan dengan kondisi pengemudi yang mengalami microsleep saat kendaraan melaju dari Cileungsi menuju Jonggol.
Kondisi tersebut membuat kendaraan kehilangan kendali hingga keluar dari jalur dan menabrak tiang listrik.
Kecelakaan ini, kembali menjadi pengingat bahwa kondisi tubuh pengemudi sangat menentukan keselamatan di jalan.
Rasa kantuk yang muncul sesaat saat berkendara dapat membuat pengemudi kehilangan kendali atas kendaraan dan berujung pada kecelakaan. (*)
Editor : Siti Dewi Yanti