Karinding Bikin Penasaran di Festival Kopi Legendaris Bogor

Siti Dewi Yanti • Dipublikasikan Minggu, 23 Agustus 2026 | 12:12 WIB
Komunitas Tulang Bajing hadiri Festival Kopi Legendaris Bogor di kawasan Sempur.
Komunitas Tulang Bajing hadiri Festival Kopi Legendaris Bogor di kawasan Sempur.

RADAR BOGOR - Suasana Festival Kopi Legendaris di Sempur, Kota Bogor, terasa berbeda ketika Komunitas Tulang Bajing naik ke panggung utama dalam rangkaian Festival Merah Putih. 

Bukan sekadar tampil, komunitas tersebut mengajak pengunjung mengenal sekaligus mencoba langsung alat musik tradisional karinding.

Di hadapan pengunjung dan peserta festival, anggota Komunitas Tulang Bajing memberikan edukasi mengenai cara memainkan karinding. 

Baca Juga: 21 Layanan yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan, Peserta Wajib Tahu Sebelum Berobat

Alat musik berbahan bambu itu dimainkan dengan teknik sederhana, tetapi membutuhkan ketepatan dan keterampilan untuk menghasilkan bunyi yang khas.

Dari Panggung Utama, Karinding Diperkenalkan

Kegiatan tersebut semakin menarik ketika Marsekal Muda TNI, Toni Setiawan dan Suhu Guntur bersama sejumlah panitia ikut mencoba memainkan karinding. 

Mereka mendapat arahan langsung dari para penggiat karinding dalam suasana yang santai dan penuh interaksi.

Penggiat Budaya Kota Bogor, Gatut Susanta mengatakan, edukasi tersebut menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan kembali karinding kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

“Banon Soerya dan Landi menjadi tutor bermain karinding, baik dengan cara dipukul maupun ditoel,” ujar Gatut Susanta.

Teknik memainkan karinding memang menjadi bagian menarik dari edukasi tersebut. 

Peserta tidak hanya melihat demonstrasi, tetapi juga berkesempatan mencoba sendiri bagaimana menghasilkan suara dari alat musik tradisional berbahan bambu tersebut.

Saung Oprek Banoen Buka Ruang Belajar Karinding

Kesempatan untuk mengenal karinding juga masih terbuka selama Festival Kopi Legendaris berlangsung hingga Minggu malam. 

Saung Oprek Banoen, yang membuka stan dengan berbagai produk dan kreasi berbahan bambu, menyediakan ruang bagi pengunjung yang ingin belajar memainkan karinding.

Pengunjung yang tertarik dapat mendatangi stan Saung Oprek Banoen untuk mendapatkan pengalaman langsung. 

Baca Juga: UIB Future Leader Angkatan I Digelar, Puluhan Mahasiswa Bogor Dibekali Kepemimpinan

Kehadiran stan tersebut sekaligus memperkuat suasana festival sebagai ruang pertemuan antara budaya, kreativitas, dan masyarakat.

Melalui kegiatan seperti ini, karinding tidak hanya diperkenalkan sebagai alat musik tradisional, tetapi juga dihadirkan dalam suasana yang lebih dekat dengan kehidupan masyarakat. 

Pengunjung bisa melihat, mempelajari, dan mencoba langsung permainan karinding di tengah semarak Festival Kopi Legendaris Sempur.

Keterlibatan komunitas budaya dalam rangkaian Festival Merah Putih pun menjadi bagian penting dalam menjaga agar kesenian tradisional tetap dikenal dan memiliki ruang di tengah berbagai kegiatan publik di Kota Bogor. (*)

Editor : Siti Dewi Yanti
Karinding bogor Festival Kopi Legendaris