RADAR BOGOR - Soto ayam Lamongan menjadi salah satu jenis soto kuning yang paling digemari di Indonesia, berkat kuahnya yang gurih dipadukan dengan taburan bubuk koya yang khas.
Perpaduan rasa gurih dari kaldu ayam dan aroma koya dari bawang putih goreng serta kerupuk udang inilah yang membuat soto Lamongan selalu berhasil menggugah selera.
Resep soto ayam Lamongan ala Chef Devina Hermawan ini bisa disajikan untuk 9 hingga 10 porsi, cocok untuk hidangan keluarga maupun acara berkumpul bersama.
Bahan Bumbu Halus
Baca Juga: Cari Kuliner Jepang di Bogor? Kotei Restaurant Hadirkan Ramen, Udon hingga Sushi
- 6 sampai 8 siung bawang putih
- 8 siung bawang merah ukuran sedang
- 6 buah kemiri
- 1 sampai 2 buah kunyit bakar, dikupas
Bahan Lainnya
- Minyak goreng secukupnya
- 6 potong sayap ayam
- 4 batang daun bawang
- 4 batang serai
- 10 lembar daun salam
- 10 lembar daun jeruk
- 1 sendok makan garam
- ½ sendok teh merica
- ½ sendok teh gula
- 1 sendok teh penyedap rasa
- 1 sendok teh kaldu ayam bubuk
Baca Juga: Ayam Darmawangsa di Bogor: Pilihan Kuliner Ayam dan Bebek, Harga Mulai Rp25 Ribu
Bahan Pelengkap
- Kol, direbus dan diiris
- Telur rebus, dipotong menjadi dua bagian
- Soun, direndam air
- Seledri, diiris
- 4 potong fillet paha ayam
- Jeruk nipis, dipotong menjadi lima bagian
- Cabai rawit, direbus
- Kecap manis
Baca Juga: Roemah Nona, Tempat Makan di Bogor dengan Menu Roti Sisir hingga Bubur Hongkong
Bahan Serbuk Koya
- Kerupuk udang
- Bawang putih goreng
Cara Membuat
Langkah pertama, siapkan bumbu halus dengan menghaluskan bawang putih, bawang merah, kemiri, dan kunyit bakar. Bumbu halus ini menjadi kunci utama kelezatan dan warna kuning khas pada soto Lamongan.
Baca Juga: Rekomendasi Kuliner Bogor, Ayam Bakar dan Goreng Brothers Punya Kulit Ayam Jumbo hingga Es Durian
Tumis bumbu halus dalam panci atau wajan terpisah hingga minyaknya keluar dan warnanya semakin pekat. Setelah itu, masukkan serai, daun salam, dan daun jeruk. Penambahan bahan aromatik ini dilakukan setelah bumbu ditumis matang, agar tidak menyisakan aroma langu pada masakan. Masak hingga bumbu menyusut dan aromanya harum.
Selanjutnya, masukkan sayap ayam dan daun bawang, aduk sebentar hingga tercampur rata. Untuk resep ini, disarankan menggunakan ayam murni tanpa tambahan ikan atau udang, karena meskipun ikan atau udang bisa menambah aroma saat baru dimasak, keesokan harinya kuah berisiko berbau amis.
Tuangkan air ke dalam panci, lalu didihkan dengan api besar agar kuah terlihat lebih keruh dan gurih. Jika api terlalu kecil, kuah cenderung terlalu bening. Rebus selama 30 menit hingga 1 jam. Karena menggunakan sayap ayam, sari kaldu bisa terekstrak dengan cepat hanya dalam waktu sekitar 30 menit.
Baca Juga: PepperMill Family Steak di WTC Matahari Serpong, Harga Mulai Rp25 Ribu
Bumbui kuah dengan gula, garam, dan merica. Tambahkan kaldu ayam bubuk untuk memperkuat aroma kuah, serta penyedap rasa secukupnya. Tambahkan air lagi jika diperlukan. Setelah dimasak sekitar 30 menit, kuah akan terlihat lebih creamy karena kandungan kemiri dan sari ayam yang meresap.
Setelah bumbu kuah pas, masukkan fillet paha ayam. Penambahan fillet dilakukan setelah bumbu kuah selesai diracik, agar daging ayam bisa menyerap rasa dengan baik. Fillet bisa saja dimasukkan sejak awal, namun berisiko menjadi terlalu matang atau alot, sehingga lebih baik ditambahkan belakangan. Masak ayam selama kurang lebih 20 menit hingga matang sempurna.
Cara Membuat Serbuk Koya
Baca Juga: Resep Jamur Enoki Crispy, Cemilan Garing Modal Kecil ala Kafe
Sambil menunggu ayam matang, siapkan serbuk koya dengan cara menghaluskan bawang putih goreng. Masukkan kerupuk udang ke dalam plastik atau food processor, lalu haluskan hingga menjadi bubuk halus. Campurkan bawang putih goreng yang sudah dihaluskan ke dalam bubuk kerupuk udang tersebut, aduk rata hingga serbuk koya siap digunakan.
Cara Menyiapkan Pelengkap
Untuk kol, bisa digunakan mentah atau direbus sebentar terlebih dahulu. Merebus kol lebih disarankan agar suhu soto tidak cepat turun saat disajikan dalam mangkuk, karena jika pelengkap yang dimasukkan terlalu banyak dalam kondisi dingin, kuah bisa terasa kurang panas. Rebus juga cabai rawit sebagai pelengkap.
Baca Juga: Resep Crab Rangoon, Jajanan Krispi di Luar dan Creamy di Dalam, Cocok Jadi Stock Camilan Rumah
Untuk soun, bilas menggunakan air panas hingga teksturnya lunak, lalu bilas kembali dengan air dingin agar tidak saling menempel. Jika sedikit menempel pun tidak masalah, karena nantinya akan terpisah dengan sendirinya saat kuah panas dituangkan.
Cara Penyajian
Soto ayam Lamongan siap disajikan dengan menata kol rebus, soun, telur rebus, suwiran atau potongan ayam, irisan seledri, dan cabai rawit rebus ke dalam mangkuk. Tuangkan kuah panas ke atasnya, lalu taburi dengan serbuk koya secukupnya. Tambahkan perasan jeruk nipis dan kecap manis sesuai selera sebelum disantap.
Baca Juga: Mala Jia Hot Wok, Bisa Racik Mala Sendiri dengan Isian Daging hingga Seafood
Tips Membuat Soto Ayam Lamongan
Meski menggunakan ayam biasa dan waktu perebusan yang tidak sampai satu jam, kuah soto ini tetap terasa gurih berkat kombinasi kaldu ayam bubuk dan bumbu halus yang tepat. Penggunaan ayam kampung sebenarnya bisa membuat rasa soto lebih gurih dan aromatik, namun ayam biasa seperti sayap dan fillet paha ayam tetap menghasilkan cita rasa yang tidak kalah lezat, hanya saja waktu memasaknya sedikit berbeda.
Serbuk koya yang beraroma bawang putih goreng dan kerupuk udang inilah yang menjadi ciri khas utama soto ayam Lamongan, memberikan sensasi gurih dan tekstur renyah setiap kali disantap bersama kuah panas.
Dengan cita rasa gurih, kuah kuning yang kaya rempah, serta taburan koya yang khas, soto ayam Lamongan ini bisa menjadi menu andalan untuk disajikan bersama keluarga, apalagi saat disantap dalam keadaan panas yang membuat sensasinya semakin nikmat.***
Editor : Eli KustiyawatiSumber : YouTube Devina Hermawan