Tak Hanya Cek Komposisi, AceKid Dorong Orang Tua Kenali Sumber dan Proses Produksi Susu

Rani Puspitasari Sinaga • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 08:55 WIB
Ilustrasi. AceKid minta tiap orang tua kenali produksi susu. Foto: AceKid
Ilustrasi. AceKid minta tiap orang tua kenali produksi susu. Foto: AceKid

RADAR BOGOR – Asal bahan baku susu hingga proses pengolahan menjadi perhatian penting bagi orang tua yang ingin memastikan produk yang diberikan kepada buah hati. Ini jadi perhatian AceKid.

Hal inilah yang diangkat melalui kampanye AceKid #CekTransparansiAceKid dalam program Ace Fresh Journey. Lebih dari 30 ibu dan orang tua dari Indonesia diajak melihat langsung perjalanan produksi produk FEIHE AceKid di Qiqihar dan Smart Factory di Harbin, China.

Didampingi Brand Ambassador, figur publik, pakar, serta mitra AceKid, para peserta menyaksikan proses produksi dari hulu ke hilir bersama AceKid. Perjalanan dimulai dari peternakan, pemerahan dan pengumpulan susu segar, hingga proses manufaktur serta pengawasan kualitas di fasilitas produksi.

Baca Juga: Cari Wisata Kreatif di Jakarta? JIPFest 2026 Hadirkan Pameran Foto hingga Workshop

Kegiatan tersebut sekaligus memperkenalkan proses di balik kampanye AceKid yang mengusung pesan “Dari Susu Segar, Nutrisi Lebih Baik.”

Marketing Director FEIHE AceKid Indonesia, Lucky Zheng, mengatakan kegiatan ini menjadi bagian dari upaya perusahaan memberikan informasi yang lebih terbuka kepada orang tua.

Menurutnya, konsumen perlu mengetahui bukan hanya kandungan nutrisi sebuah produk, tetapi juga asal bahan utama dan bagaimana kualitasnya dipertahankan sejak awal hingga menjadi produk siap konsumsi.

“Kami percaya orang tua perlu mengetahui bukan hanya informasi nutrisi pada kemasan, tetapi juga dari mana sumber susu berasal dan bagaimana kualitasnya dijaga," ujarnya.

Baca Juga: Tak Perlu Besar untuk Jadi Istimewa, Ini Pesona Mobil Fiat 127 Hatchback 1974

Menengok Langsung Asal Susu

Pengalaman tersebut juga dirasakan Brand Ambassador AceKid, Denny Sumargo. Ia mengaku sebelumnya lebih banyak memperhatikan informasi yang tertera pada kemasan tanpa mengetahui secara langsung proses di balik produk.

Setelah mengunjungi peternakan hingga fasilitas produksi, Denny menilai asal bahan baku dan proses pengolahannya merupakan informasi yang tidak kalah penting untuk diketahui orang tua.

Hal senada diungkapkan aktris sekaligus ibu, Ryana Dea. Ia mengaku mendapatkan gambaran baru setelah melihat langsung bagaimana kualitas susu diperhatikan sejak berada di lingkungan peternakan.

Baca Juga: BYD Atto 3 Advanced Plus Rp415 Juta, Fitur Mirip Superior tapi Lebih Murah

FEIHE AceKid menyebut memiliki 15 peternakan mandiri dengan sekitar 150.000 ekor sapi yang berada di kawasan Golden Milk Source 47° Lintang Utara.

Proses pemerahan dilakukan secara otomatis dan terjadwal. Setelah diperah, susu segar langsung didinginkan pada suhu 0–4 derajat Celsius sebelum dikirim menuju fasilitas produksi dengan waktu tempuh sekitar dua jam.

Dari Peternakan Berlanjut ke Smart Factory

Perjalanan kemudian dilanjutkan ke FEIHE AceKid Smart Factory di Harbin. Di fasilitas tersebut, peserta melihat bagaimana susu segar diproses hingga menjadi produk formula.

Baca Juga: Nongkrong Unik di SKYR Coffee, Kafe Konsep Goa Baru di Puncak dengan View Ala Jurassic Park

Content creator sekaligus ibu, Antik Arifani, mengaku kunjungan tersebut memberinya pemahaman baru mengenai proses pembuatan susu formula yang selama ini hanya diketahui melalui produk akhirnya.

AceKid menyebut susu segar sebagai salah satu bahan utama diproses menggunakan metode One-Step Fresh Process. Setiap batch produk disebut melalui 25 tahapan produksi dan 411 pemeriksaan kualitas sebelum dinyatakan memenuhi standar.

FEIHE juga mengklaim telah menjalankan proses produksi selama lebih dari 64 tahun, dengan catatan zero food safety accident yang disebut menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas dan keamanan produk.

Orang Tua Diminta Tak Hanya Cek Komposisi

Baca Juga: EIGER Nature Siap Dibuka untuk Publik, Perkuat Ekowisata dan Pemulihan Lingkungan di Puncak Bogor

Dokter spesialis anak konsultan tumbuh kembang-pediatri sosial, Prof. Dr. dr. Rini Sekartini, Sp.A(K), menilai pemahaman mengenai sumber bahan baku dan proses produksi dapat membantu orang tua mengambil keputusan secara lebih menyeluruh ketika memilih produk nutrisi anak.

Ia menekankan, orang tua sebaiknya tidak hanya memperhatikan kandungan tambahan, tetapi juga memahami komposisi utama serta asal bahan yang digunakan.

Pandangan tersebut sejalan dengan David Setiawan, pemilik Raja Susu sekaligus mitra ritel AceKid. Menurutnya, konsumen saat ini semakin kritis dan aktif menggali informasi sebelum membeli produk untuk anak.

Mereka tidak hanya mempertimbangkan harga dan kandungan nutrisi, tetapi juga mulai memperhatikan asal susu, komposisi utama, hingga proses produksinya.

Melalui Ace Fresh Journey, AceKid kemudian memperluas edukasi dari sekadar “Cek Komposisi” menjadi “Cek Transparansi”.

Orang tua diajak mengenali bahan utama, mengetahui sumber susu, memahami tahapan produksi, serta melihat bagaimana pengendalian kualitas diterapkan hingga produk sampai ke tangan konsumen.

AceKid juga menyediakan sistem keterlacakan melalui QR code pada kemasan yang dapat digunakan konsumen untuk memperoleh informasi terkait sumber susu dan perjalanan produk.

Baca Juga: Tinjau Kebakaran TPAS Galuga Bogor, Rudy Susmanto Pastikan Penanganan Terkendali

Meski demikian, AceKid tetap menekankan pentingnya ASI sebagai nutrisi terbaik bagi bayi, termasuk pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama dan dilanjutkan bersama makanan pendamping ASI sesuai kebutuhan tumbuh kembang.

Sementara penggunaan susu formula sebaiknya disesuaikan dengan usia dan kebutuhan nutrisi anak serta mempertimbangkan rekomendasi dari tenaga kesehatan.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
AceKid pembuatan susu susu orang tua