Tes Konsumsi BBM Mitsubishi XForce HEV Jakarta-Bandung, Hasilnya Bikin Melongo

Kholikul Ihsan • Dipublikasikan Minggu, 6 September 2026 | 15:13 WIB
Mitsubishi XForce HEV (YouTube Otodriver)
Mitsubishi XForce HEV (YouTube Otodriver)

RADAR BOGOR - Mitsubishi XForce HEV, varian hybrid dari SUV kompak andalan Mitsubishi, baru saja diuji langsung dalam perjalanan jarak jauh dari Jakarta menuju Lembang, Bandung, melalui rute Subang yang berkelok dan bervariasi medan. 

Hasil pengujian ini menjadi kabar menarik bagi masyarakat Indonesia yang tengah mempertimbangkan SUV hybrid dengan efisiensi bahan bakar tinggi namun tetap bertenaga, mengingat konsumsi BBM yang tercatat mampu menyentuh angka fantastis hingga 40 km per liter pada kondisi tertentu.

Dilansir dari kanal YouTube Otodriver, Mitsubishi XForce HEV dibekali mesin bensin 1.600 cc 4-silinder berteknologi Atkinson Cycle yang mampu menghasilkan tenaga 107 PS dan torsi 134 Nm. 

Baca Juga: Bukan Otomatis Diangkat, Ini 2 Hal yang Menentukan PPPK Paruh Waktu Bisa Jadi Penuh Waktu

Kombinasi ini kemudian dipadukan dengan motor listrik yang jauh lebih bertenaga, yakni 116 PS dengan torsi mencapai 255 Nm, menjadikan motor listrik sebagai penggerak utama kendaraan pada mayoritas kondisi berkendara.

Sistem Hybrid Canggih dengan Beragam Mode Berkendara

Salah satu keunggulan utama XForce HEV terletak pada fleksibilitas sistem hybridnya yang menawarkan berbagai mode operasi. 

Kendaraan ini dapat berjalan dalam mode full elektrik ketika baterai terisi memadai, mode hybrid yang menggabungkan mesin dan baterai secara bergantian, hingga mode full force dimana kedua sumber tenaga bekerja bersamaan untuk menghasilkan akselerasi maksimal.

Baca Juga: Kontrak PPPK Paruh Waktu Habis, Apakah Langsung Dipecat? Ini Nasib Mereka Menurut Aturan Terbaru

Fitur Charge Mode turut disematkan untuk memungkinkan pengisian baterai lebih optimal ketika pengendara membutuhkan mode elektrik penuh di area tertentu, misalnya kawasan yang membutuhkan ketenangan suara mesin. 

Berdasarkan data yang tercatat selama pengujian, mobil ini mampu beroperasi dengan motor listrik saja selama lebih dari 50 persen waktu berkendara, bahkan pada segmen perjalanan tertentu di jalur berkelok Subang, porsi penggunaan mode EV tercatat mencapai 61 persen dari total waktu perjalanan.

Hasil Konsumsi Bahan Bakar Sepanjang Perjalanan Jakarta-Bandung

Data konsumsi bahan bakar yang tercatat selama perjalanan menunjukkan hasil yang cukup impresif untuk kelas SUV kompak. Berikut rincian konsumsi BBM XForce HEV pada berbagai kondisi jalan:

- Rute tol dengan kecepatan konstan: sekitar 25 km/liter

- Rute berkelok pegunungan Subang menuju Lembang: 21,3 km/liter

- Rute dalam kota Bandung dengan kondisi stop-and-go: 18-19 km/liter

- Rute turunan Bandung menuju Jakarta (Cipularang): 31,7 km/liter dengan kecepatan rata-rata 51 km/jam

- Total konsumsi keseluruhan perjalanan pulang-pergi: 23 km/liter dengan kecepatan rata-rata 35 km/jam

Baca Juga: Bomang Bogor Didorong Jadi Sentra Ketahanan Pangan, Lahan Pertanian Mulai Dioptimalkan

Angka konsumsi bahan bakar yang tinggi pada rute turunan disebabkan oleh sistem regenerative braking yang mengubah energi kinetik menjadi energi listrik untuk mengisi ulang baterai, sehingga mesin bensin dapat beristirahat lebih lama tanpa perlu menyala.

Kenyamanan Berkendara dengan Perbaikan Suspensi dan Kabin

Selain efisiensi bahan bakar, Mitsubishi juga melakukan sejumlah pembaruan pada sektor kenyamanan berkendara XForce HEV. 

Setelan suspensi mengalami peningkatan signifikan dibandingkan generasi sebelumnya, menghasilkan bantingan yang lebih empuk namun tetap stabil saat bermanuver di jalur berkelok, berkat posisi center of gravity yang lebih rendah akibat penempatan baterai di bagian bawah kendaraan.

Baca Juga: BAIC BJ40 Ridwan Hanif Dipersiapkan Jadi Mobil Rally, Modifikasi Mulai Rp50 Jutaan

Ground clearance XForce HEV tercatat sedikit berkurang 10 milimeter dibandingkan varian non-hybrid, namun tetap berada di angka 212 milimeter yang masih tergolong tinggi untuk melibas medan tidak rata. 

Kualitas material interior turut mengalami peningkatan, menghasilkan kekedapan kabin yang jauh lebih baik meski kendaraan ini dilengkapi panoramic roof yang biasanya berisiko mengurangi peredaman suara dari luar kabin.

Fitur Keselamatan dan Teknologi Warisan Motorsport

XForce HEV turut mewarisi teknologi Active Yaw Control (AYC) yang sebelumnya menjadi andalan Mitsubishi Lancer Evolution di ajang reli dunia. 

Baca Juga: Cair September 2026! Simak 6 Tambahan Penghasilan untuk Guru ASN dan Honorer

Fitur ini bekerja secara preventif untuk menjaga stabilitas kendaraan sebelum terjadi selip, dengan mengaplikasikan pengereman individual pada roda tertentu guna mempertahankan jalur kendaraan tetap presisi, terutama saat menikung di kecepatan tinggi.

Untuk mode berkendara, XForce HEV menyediakan lima pilihan yang terinspirasi dari terminologi reli dunia, yakni Normal, Wet, Gravel, Tarmac, dan Mud, ditambah dua mode khusus hybrid yaitu Charge dan EV. 

Fitur Adaptive Cruise Control dengan kemampuan Traffic Jam Assist juga menjadi salah satu andalan yang dinilai sangat membantu saat menghadapi kemacetan khas perkotaan Indonesia.

Baca Juga: Saldo KKS Bansos Kembali Terisi September 2026 hingga 4 Jenis Bantuan yang Cair

Secara keseluruhan, Mitsubishi XForce HEV berhasil membuktikan diri sebagai SUV hybrid yang mengusung konsep Elevated Urban SUV, menggabungkan fleksibilitas untuk berbagai medan dengan tingkat efisiensi bahan bakar yang jauh lebih baik dibandingkan varian bensin konvensional. 

Keunggulan inipun ditawarkan dengan banderol harga yang tidak jauh berbeda dari XForce non-hybrid, menjadikannya pilihan menarik bagi masyarakat yang menginginkan SUV bertenaga namun tetap hemat di kantong untuk penggunaan harian maupun perjalanan jarak jauh.***

Editor : Asep Suhendar
Sumber : YouTube Otodriver
suv hybrid mitsubishi XForce HEV mobil SUV mitsubishi otomotif