Radar Bogor - BYD kembali memberikan penyegaran terhadap mobil listrik mungilnya, ATTO 1.
Melalui versi facelift, BYD menghadirkan sejumlah pembaruan yang membuat mobil listrik ATTO 1 tersebut semakin menarik untuk digunakan sebagai kendaraan harian, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan mobil praktis untuk aktivitas di perkotaan.
Pembaruan pada BYD ATTO 1 facelift tidak hanya menyentuh tampilan, tetapi juga merambah sektor interior dan kelengkapan fitur.
Baca Juga: Warga Sukamulya Minta Perbaikan Masjid, Anggota DPRD Kota Bogor Karina Soerbakti Cari Solusi
Dilansir dari YouTube Ridwan Hanif, salah satu perubahan yang cukup mencolok terdapat pada bagian konsol tengah.
BYD kini menggunakan electronic column shifter yang membuat pengoperasian transmisi lebih praktis sekaligus memberikan ruang lebih luas pada area konsol.
Perubahan tersebut membuat interior ATTO 1 terasa lebih modern dibandingkan model sebelumnya.
Desain konsol tengah juga dibuat lebih sederhana sehingga pengemudi dapat lebih mudah mengakses berbagai fungsi kendaraan.
Baca Juga: Suzuki XL7 Facelift Makin Gagah, Kini Dibekali Kamera 360 dan Dashcam Pioneer
Dari sisi fitur, BYD juga meningkatkan kelengkapan pada sejumlah varian. ATTO 1 Dynamic mendapatkan tambahan electric folding mirror serta pengaturan kursi pengemudi elektrik enam arah.
Fitur tersebut memberikan kemudahan bagi pengemudi dalam menyesuaikan posisi berkendara.
Sementara itu, varian Premium memperoleh sejumlah peningkatan yang lebih signifikan. Mobil ini dibekali kamera 360 derajat yang membantu pengemudi ketika melakukan manuver maupun parkir di area yang sempit.
Sistem infotainment-nya juga menggunakan layar berukuran 12,8 inci sehingga memberikan tampilan yang lebih luas ketika mengakses berbagai fungsi hiburan dan kendaraan.
Baca Juga: Warga Sukamulya Minta Perbaikan Masjid, Anggota DPRD Kota Bogor Karina Soerbakti Cari Solusi
Selain menawarkan fitur yang semakin lengkap, ATTO 1 tetap mempertahankan sejumlah keunggulan yang menjadi daya tarik utamanya sebagai mobil listrik perkotaan.
Mobil ini menggunakan Blade Battery dan mengadopsi e-Platform 3.0 yang dikembangkan BYD.
Untuk kebutuhan mobilitas sehari-hari, dimensi ATTO 1 juga menjadi salah satu keunggulan.
Dengan panjang sekitar 3,9 meter dan wheelbase 2,5 meter, mobil ini relatif mudah dikendalikan ketika melewati jalan perkotaan maupun saat mencari tempat parkir. Karakter tersebut membuatnya cocok bagi konsumen yang mengutamakan kepraktisan.
Baca Juga: Sengit, Smansa Tekuk SMA Dwiwarna di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 West Java-West
Dari sektor performa, motor listrik ATTO 1 mampu menghasilkan tenaga hingga 55 kW dan torsi 135 Nm. Respons motor listrik yang instan membuat mobil terasa gesit ketika digunakan untuk berakselerasi dari posisi diam.
Karakter tersebut sangat sesuai dengan kebutuhan berkendara di lingkungan perkotaan yang membutuhkan akselerasi cepat pada kondisi lalu lintas padat.
ATTO 1 juga dilengkapi kemampuan Vehicle-to-Load (V2L). Melalui fitur tersebut, energi yang tersimpan di baterai kendaraan dapat dimanfaatkan untuk memasok daya ke perangkat elektronik tertentu dengan kapasitas hingga 2,2 kW.
Baca Juga: Modal Belasan Juta, Modifikasi Honda Vario 125 Jadi Motor Daily yang Ganteng dan Proper
Aspek keselamatan turut menjadi perhatian. Bergantung pada variannya, ATTO 1 menawarkan sejumlah fitur seperti airbag, Tire Pressure Monitoring System (TPMS), ISOFIX, Electronic Parking Brake (EPB), Auto Brake Hold, hingga cruise control.
Pembaruan tersebut membuat BYD ATTO 1 facelift memiliki paket yang semakin menarik di segmen mobil listrik perkotaan. Kombinasi dimensi kompak, performa responsif, fitur modern, serta teknologi baterai BYD menjadikannya salah satu pilihan yang patut diperhitungkan bagi konsumen yang ingin beralih dari mobil bermesin bensin ke kendaraan listrik.
Dengan semakin banyaknya fitur yang ditawarkan, ATTO 1 facelift menunjukkan bagaimana persaingan mobil listrik di Indonesia tidak lagi hanya berkutat pada teknologi elektrifikasi. Produsen juga dituntut menghadirkan kenyamanan, kepraktisan, fitur, dan harga yang mampu memberikan nilai lebih bagi konsumen.
Editor : Rani Puspitasari SinagaSumber : youtube ridwan hanif