RADAR BOGOR – Vespa matic bekas masih menjadi pilihan bagi mereka yang ingin memiliki skuter bergaya klasik tanpa harus membeli unit baru.
Namun, sebelum meminang Vespa matic S 125, S 150, LX, Primavera, maupun Sprint, ada sejumlah bagian yang perlu diperiksa agar tidak menyesal setelah transaksi.
Harry Anggi, mekanik bengkel R59 Racing di Ciputat, Tangerang Selatan, membagikan beberapa bagian penting yang sebaiknya dicek calon pembeli Vespa matic bekas.
1. Periksa Handle Rem
Baca Juga: Timnas Indonesia Tantang Yordania, Ujian Berat Menanti Garuda
Pemeriksaan bisa dimulai dari bagian atas motor, tepatnya pada kedua handle rem.
“Paling awal dan paling mudah itu cek kedua handle rem. Pastikan handle rem sebelah kanan bebas rembes dari minyak rem,” ujar Anggi.
Jika terdapat rembesan pada handle rem kanan atau sistem rem depan, kondisi tersebut bisa menandakan sil master rem perlu diganti.
Sementara itu, handle rem kiri yang terasa keras atau magel ketika ditarik bisa menjadi tanda kabel rem membutuhkan pelumasan. Jika kondisinya sudah parah, kabel tersebut sebaiknya diganti.
2. Cek Kondisi Ban dan Kaki-kaki
Baca Juga: 3 Poin Jadi Harga Mati Timnas Indonesia vs Singapura di ASEAN Cup 2026
Setelah sistem pengereman, pemeriksaan dilanjutkan ke bagian bawah atau kaki-kaki.
Untuk melihat kondisi kaki-kaki depan, calon pembeli bisa memperhatikan pola atau kembangan ban. Pastikan permukaan ban tidak aus secara tidak merata atau habis sebelah.
Menurut Anggi, ban yang habis sebelah bisa menjadi indikasi adanya masalah pada shockbreaker. Kemungkinan lain adalah as roda mengalami kebengkokan akibat motor sering menghantam lubang.
Jika as roda bengkok, handling motor bisa terasa tidak nyaman. Perbaikannya dapat berupa penggantian as roda atau, dalam kondisi tertentu, penggantian satu set steering column.
Baca Juga: Cuaca Panas dan Kering, Bupati Bogor Ingatkan Warga Tidak Bakar Sampah Sembarangan
3. Pastikan Kunci Lengkap
Hal lain yang tidak kalah penting adalah kelengkapan kunci.
Saat membeli Vespa matik bekas, pastikan mendapatkan kunci biru sekaligus kunci cokelat yang berfungsi sebagai master key.
“Tanpa kunci cokelat, kalian tidak bisa membuat atau menggandakan kunci biru,” jelas Anggi.
Jika kunci biru hilang sementara kunci cokelat juga tidak tersedia, pemilik bisa menghadapi biaya lebih besar karena harus mengganti satu set komponen yang berkaitan dengan ECU.
Baca Juga: Update TPG Juli-Agustus 2026: Alasan SKTP Sudah Terbit Namun Dana Belum Masuk Rekening
4. Jangan Lewatkan Test Ride
Setelah melakukan pemeriksaan secara visual, calon pembeli sebaiknya melakukan test ride sebelum membawa pulang Vespa tersebut.
Test ride dapat membantu mengetahui kondisi kaki-kaki dan kestabilan motor saat digunakan di jalan.
“Kalau kaki-kaki dan body aman bebas tabrakan itu saat dipakai jalan lebih nyaman, kemudian lepas tangan dua-duanya motor enggak goyang ke kanan atau kiri,” kata Anggi.
Meski demikian, pengujian tetap perlu dilakukan dengan aman dan tidak mengganggu pengguna jalan lain.
Baca Juga: GIIAS Bandung 2026 Resmi Digelar, Ada Diskon Pajak Kendaraan hingga 10 Persen
5. Periksa Kondisi Bodi
Selain mesin dan kaki-kaki, kondisi bodi juga penting diperhatikan. Calon pembeli perlu melihat apakah terdapat tanda-tanda motor pernah mengalami benturan atau kecelakaan.
Kondisi bodi yang terlihat baik dan tidak menunjukkan bekas tabrakan dapat menjadi salah satu pertimbangan sebelum transaksi.
6. Cek Surat-surat Kendaraan
Baca Juga: Timnas Indonesia Dapat Lawan Tangguh Jelang Piala Asia 2027
Jangan sampai pemeriksaan fisik sudah dilakukan tetapi dokumen kendaraan justru bermasalah.
Anggi mengingatkan calon pembeli untuk memastikan STNK dan BPKB tersedia dan sesuai dengan unit yang akan dibeli.
Selain kelengkapan dokumen, nomor rangka dan nomor mesin juga wajib dicocokkan dengan data yang tercantum pada surat-surat kendaraan.
7. Jangan Tergiur Harga Murah
Baca Juga: CVT Motor Matic Bekas Bunyi Kasar dan Bergetar? Ternyata Ini Penyebabnya
Membeli Vespa matik bekas bukan hanya soal mendapatkan harga murah. Kondisi komponen, kelengkapan kunci, kaki-kaki, sistem pengereman, hingga dokumen kendaraan harus menjadi pertimbangan.
Dengan melakukan pemeriksaan menyeluruh sebelum transaksi, calon pembeli bisa lebih mudah mengetahui potensi biaya perbaikan dan menghindari masalah setelah Vespa dibawa pulang.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga