Mobil Sering Overheat Saat Menanjak, Ternyata Ini Biang Keroknya

Kholikul Ihsan • Dipublikasikan Minggu, 13 September 2026 | 19:09 WIB
Ilustrasi mesin mobil Overheat saat menanjak (ilustrasi Gemini AI)
Ilustrasi mesin mobil Overheat saat menanjak (ilustrasi Gemini AI)

RADAR BOGOR - Kasus mobil yang terus-menerus mengalami overheat saat melewati jalan menanjak menjadi peringatan penting bagi pemilik kendaraan, terutama jika masalah tersebut sudah berpindah-pindah bengkel namun tidak kunjung tuntas. 

Dikutip dari channel YouTube AHA pedia, mengungkap bahwa kondisi seperti ini bisa jadi menandakan kerusakan struktural pada kepala silinder yang tidak terdeteksi oleh penggantian komponen biasa.

Kasus ini bermula dari mobil yang terus mengalami overheat setiap kali menanjak, meski komponen water pump dan termostat sudah diganti baru. 

Baca Juga: PLN Siapkan Talenta Muda Kendaraan Listrik Lewat Program Smart EV pada Hari Pelanggan Nasional

Pengujian yang dilakukan saat melintasi jalur menanjak menunjukkan suhu mesin terus naik hingga jauh melampaui angka standar, bahkan setelah dilakukan penggantian termostat baru sekalipun suhu tidak kunjung turun ke kisaran normal.

Kelengkungan Kepala Silinder Jadi Biang Kerok

Setelah dilakukan pembongkaran mesin secara menyeluruh, ditemukan adanya kelengkungan pada bagian kepala silinder atau head, menjadi bukti nyata bahwa mobil tersebut pernah mengalami efek pascaoverheat sebelumnya yang tidak tertangani dengan tepat. 

Kondisi kelengkungan ini membuat proses pembuangan udara dari sistem pendingin atau bleeding menjadi lebih sulit, karena sirkulasi air tidak dapat berjalan dengan optimal meski komponen pendukung lain sudah dalam kondisi baik.

Baca Juga: Kajian Agama di Alam Kampoong Ecopreneur Diserbu Peminat, Peserta Datang dari Jambi hingga Jember

Kenapa Masalah Ini Sering Tidak Terdeteksi di Bengkel Biasa

Salah satu alasan mengapa masalah seperti ini sulit terdeteksi di bengkel-bengkel sebelumnya adalah minimnya akses ke medan tanjakan tinggi untuk melakukan pengujian secara nyata. 

Kondisi jalur menanjak dengan RPM tinggi namun kecepatan rendah baru bisa memicu gejala overheat secara jelas, sehingga pengujian yang hanya dilakukan di dataran rendah atau perkotaan cenderung tidak mampu mendeteksi akar masalah sesungguhnya.

Kasus mobil yang berulang kali mengalami overheat meski komponen pendingin sudah diganti ini menjadi pengingat penting bagi pemilik kendaraan untuk tidak berhenti hanya pada penggantian water pump atau termostat semata. 

Baca Juga: Ini Alasan Mesin Motor Suzuki Terkenal Susah Rusak dan Tahan Banting

Apabila gejala overheat masih berulang meski komponen dasar sudah diperbaiki, pengecekan menyeluruh terhadap kondisi kepala silinder perlu dipertimbangkan, terutama bagi kendaraan yang sering digunakan melintasi medan menanjak dalam waktu lama.***

Editor : Asep Suhendar
Sumber : YouTube AHA pedia
Penyebab mobil overheat kepala silinder melengkung mesin overheat tanjakan mobil Overheat