RADAR BOGOR – Calon pembeli maupun pemilik mobil bekas perlu memperhatikan kondisi sistem pengereman. Salah satu masalah yang cukup sering muncul adalah rem mengeluarkan bunyi decit saat pedal diinjak.
Padahal, rem mobil yang normal umumnya bekerja dengan halus tanpa menimbulkan suara mengganggu. Meski begitu, bunyi pada rem mobil bekas tidak selalu menjadi tanda kerusakan serius.
Ada sejumlah faktor yang bisa membuat rem mobil bekas berbunyi, mulai dari kampas rem yang baru diganti hingga kotoran yang menempel di area pengereman.
Baca Juga: 5 Ciri KPM Penerima Bansos Digital, Simak Kriteria Lengkapnya
Menurut Opik, mekanik Bengkel Mobil 77, kampas rem baru memang bisa menimbulkan bunyi karena masih membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri dengan cakram.
"Jadi memang pasti tidak langsung mulus kalau kampas rem baru dipasang itu. Ada penyesuaian sekitar 10 kilometer baru enak dipakai," ujarnya.
Jika mobil digunakan secara normal dan tidak sering melakukan pengereman mendadak, suara tersebut biasanya akan berkurang atau menghilang setelah beberapa hari pemakaian.
Debu hingga Serpihan Logam
Baca Juga: PKH dan BPNT Cair Lagi 13-14 September 2026, Simak Bukti Pencairan di KKS BRI dan BNI
Selain proses penyesuaian kampas baru, debu dan kotoran yang menempel pada komponen rem juga dapat menjadi sumber bunyi.
Partikel kecil maupun serpihan logam yang masuk di antara kampas dan cakram bisa menimbulkan suara gesekan ketika pedal rem diinjak.
Karena itu, kebersihan area pengereman perlu diperhatikan agar tidak ada benda asing yang mengganggu kerja kampas dan cakram.
"Kalau rem baru bunyi, jangan panik dulu. Bisa jadi karena debu menempel atau kampas belum menyesuaikan," kata Opik yang bengkelnya berada di Jl. Suka Damai 2, Eyang Agung, Ciputat.
Baca Juga: Timnas Indonesia Bidik Trofi FIFA ASEAN Cup 2026
Pemasangan Kampas Juga Harus Tepat
Faktor berikutnya adalah pemasangan komponen rem yang kurang tepat. Misalnya, posisi kampas tidak simetris atau pelat penyangga (shim) tidak terpasang dengan sempurna.
Kesalahan kecil dalam pemasangan dapat membuat permukaan kampas bersentuhan dengan cakram secara tidak merata.
Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan suara yang tidak normal ketika pengereman dilakukan.
Baca Juga: Purbaya Mendadak Lengser, Suahasil Hadapi Ujian Besar
Dengan demikian, sedikitnya ada lima hal yang perlu diperhatikan ketika rem mobil mengeluarkan bunyi, terutama pada mobil bekas: kampas rem baru yang masih dalam masa penyesuaian, debu atau kotoran, serpihan logam, pemasangan kampas yang kurang tepat, serta posisi shim yang tidak sempurna.
Jika bunyi tidak kunjung hilang atau justru disertai perubahan pada kinerja pengereman, pemeriksaan lebih lanjut di bengkel diperlukan untuk memastikan sumber masalahnya.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga