Setir Innova Reborn Terasa Berat? Ternyata Ini Alasannya, Bukan Berarti Ada Masalah

Kholikul Ihsan • Dipublikasikan Minggu, 20 September 2026 | 09:53 WIB
Toyota Innova reborn (YouTube Gelar Wan)
Toyota Innova reborn (YouTube Gelar Wan)

RADAR BOGOR - Setir Toyota Innova Reborn masih terasa lebih berat dibandingkan sejumlah mobil modern yang sudah menggunakan electric power steering (EPS). 

Dilansir dari kanal YouTube Gear Wan, berdasarkan pengalaman pengguna yang sudah menempuh sekitar 18.000 kilometer, kondisi tersebut masih terasa normal dan menjadi salah satu karakter mobil karena sistem power steering-nya belum menggunakan electric power steering (EPS).

Kenapa Setir Innova Reborn Berat?

Salah satu alasan utama setir Innova Reborn terasa berat adalah sistem power steering yang digunakan. Innova Reborn masih menggunakan sistem power steering konvensional. 

Baca Juga: SMKN 4 Bogor Bikin Simulator Arduino, Belajar Jadi Lebih Aman

Karakter ini membuat putaran setir terasa lebih berbobot dibandingkan mobil yang sudah menggunakan EPS.

Perbedaan tersebut akan lebih mudah dirasakan ketika mobil digunakan untuk bermanuver atau melakukan putar balik pada kecepatan rendah.

Namun, ketika mobil sudah melaju di jalan tol, bobot setir tersebut tidak terlalu mengganggu. Justru kemudi terasa stabil dan pengendalian tetap mudah dilakukan.

Baca Juga: Cara Daftar Jadi Agen Perlinsos, Bantu Tetangga Akses Bansos Digital

Setir Berat Punya Sisi Positif

Bobot setir Innova Reborn juga memberikan sensasi kemudi yang lebih langsung. Getaran atau perubahan permukaan jalan dapat lebih terasa sampai ke tangan pengemudi.

Karakter tersebut membuat pengemudi lebih mudah merasakan kondisi jalan yang dilalui.

Saat melaju pada kecepatan tinggi, kemudi juga disebut tetap stabil dan mobil dapat diarahkan dengan baik ketika melakukan manuver.

Baca Juga: 7 Jenis Bansos Digital yang Bisa Didapatkan di Tahun 2027, Ini Daftarnya

Dengan karakter seperti itu, setir Innova Reborn yang berat tidak otomatis menunjukkan adanya kerusakan.

Selama sistem kemudi bekerja normal dan tidak muncul gejala lain, bobot kemudi dapat menjadi karakter dari sistem yang digunakan.

Kekurangannya Terasa Saat Manuver Pelan

Di sisi lain, bobot kemudi menjadi kekurangan ketika mobil digunakan di area yang membutuhkan banyak manuver. Parkir, putar balik, atau keluar-masuk jalan sempit dapat terasa lebih melelahkan dibandingkan mobil dengan EPS.

Baca Juga: 3 Cara Menurunkan Desil Agar Bisa Kembali Terdaftar Sebagai Penerima Bansos

Perbedaan karakter ini juga membuat pengemudi perlu menyesuaikan gaya berkendara. Permukaan jalan yang kasar atau bergelombang dapat lebih terasa melalui setir karena respons kemudi cenderung lebih langsung.

Bukan Berarti Innova Reborn Tidak Nyaman Dikendarai

Pengalaman penggunaan hingga sekitar 18.000 kilometer menunjukkan bahwa bobot setir tersebut masih dianggap dalam batas yang dapat diterima. Saat digunakan di jalan tol, mobil tetap terasa stabil dan dapat bermanuver dengan baik.

Karena itu, calon pembeli yang mengutamakan kemudi sangat ringan perlu memahami karakter Innova Reborn sebelum memilih kendaraan. 

Baca Juga: Owner Andalan Bussiness Grup Dadang Senjaya Beri Bantuan untuk Korban Kebakaran Bondongan Bogor

Sebaliknya, pengemudi yang menyukai kemudi dengan bobot dan respons lebih terasa mungkin akan lebih mudah beradaptasi dengan karakter tersebut.

Bagi pemilik Innova Reborn, yang terpenting adalah membedakan antara karakter setir yang berbobot dengan setir yang tiba-tiba menjadi jauh lebih berat, tidak kembali ke posisi semula, atau disertai bunyi dan gejala lain. 

Jika muncul perubahan yang tidak biasa, sistem kemudi dan kaki-kaki tetap perlu diperiksa.***

Editor : Eli Kustiyawati
Sumber : youTube Gear Wan
Electric Power Steering mobil Toyota Toyota Innova Reborn setir Innova Reborn terasa berat mobil