RADAR BOGOR - Air reservoir radiator yang sering berkurang saat mobil dipakai jarak dekat, tetapi justru aman ketika perjalanan jauh, bisa menjadi tanda adanya masalah pada sistem pendinginan.
Kondisi ini perlu diperhatikan warga Bogor yang sering berkendara dalam lalu lintas padat dan stop and go.
Cek Tutup Radiator Mobil
Melansir dari kanal YouTube tips otomotif channel, salah satu bagian yang perlu diperiksa adalah tutup radiator. Komponen ini mengatur tekanan sistem pendingin.
Baca Juga: Polisi Gerebek Penampungan Motor Tanpa BPKB di Cileungsi Bogor, Sita Belasan Unit
Jika karet atau pegasnya sudah lemah, cairan pendingin bisa terdorong berlebihan menuju reservoir dan keluar melalui overflow.
Perhatikan juga level air setelah mobil digunakan dalam kondisi macet. Jika reservoir naik melewati batas maksimal atau bahkan meluber, tutup radiator dan sistem pendinginan perlu diperiksa.
Bisa Juga karena Kebocoran Halus
Air radiator yang berkurang tidak selalu meninggalkan genangan. Kebocoran kecil bisa terjadi pada selang, radiator, water pump, atau thermostat dan cairan yang keluar dapat menguap ketika terkena panas mesin.
Baca Juga: Siswa Kelas X SMAN 8 Kota Bogor Jalani Cek Kesehatan Gratis, Begini Pemeriksaannya
Pemeriksaan sebaiknya dilakukan secara menyeluruh. Jika sumber kebocoran tidak terlihat, mekanik dapat melakukan pressure test untuk mengetahui apakah tekanan sistem pendingin turun.
Extra Fan dan Head Gasket Juga Perlu Dicek
Saat perjalanan jauh, aliran udara dari depan membantu mendinginkan radiator. Sebaliknya, ketika mobil macet, sistem sangat bergantung pada extra fan. Jika kipas lemah, suhu mesin dapat meningkat dan tekanan sistem pendinginan ikut naik.
Kemungkinan lain adalah kebocoran kompresi ke sistem pendinginan akibat masalah pada paking kepala silinder.
Baca Juga: Vario Techno Susah Hidup dan Tak Bisa Ngecas? Warga Bogor Wajib Cek Bagian Ini
Kondisi ini membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut dan tidak bisa dipastikan hanya dari berkurangnya air reservoir.
Jangan Terus Ditambah Tanpa Mencari Penyebab
Beberapa bagian yang perlu diperiksa ketika air reservoir radiator terus berkurang meliputi:
- Tutup radiator.
- Selang dan sambungan radiator.
- Water pump dan thermostat.
- Extra fan.
- Kemungkinan kebocoran sistem pendingin.
- Kondisi paking kepala silinder jika diperlukan.
Jangan menganggap berkurangnya air reservoir sebagai kondisi normal. Menemukan penyebab sejak awal dapat membantu mencegah overheating dan kerusakan mesin yang lebih besar.
Baca Juga: Blok Piston Yamaha Vixion Mau Dibuka? Warga Bogor Wajib Perhatikan Bagian Ini
Jangan membuka tutup radiator saat mesin masih panas karena sistem berada dalam tekanan.***
Editor : Asep SuhendarSumber : youtube tips otomotif channel