
RADAR BOGOR – Transformasi digital, mulai membawa perubahan nyata bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Salah satunya dirasakan Nabila, pemilik usaha kuliner Pancong Jiwa Rasa di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Berawal dari usaha rumahan dengan promosi sederhana, bisnis jajanan tradisional ini kini mampu menjual lebih dari 70 porsi dalam sehari setelah memanfaatkan media sosial dan sistem pembayaran digital.
Baca Juga: Sering Cemas Setelah Baca Berita Negatif? Psikiater Bagikan 5 Cara Menjaga Kesehatan Mental
Perjalanan Pancong Jiwa Rasa menjadi gambaran bagaimana teknologi digital dapat membuka peluang baru bagi UMKM.
Tanpa harus mengeluarkan biaya besar untuk promosi konvensional, Nabila memanfaatkan Instagram dan TikTok untuk memperkenalkan produknya kepada calon pelanggan yang lebih luas.
Dampaknya pun mulai terasa.
Jika sebelumnya penjualan harian hanya berkisar 20 porsi, kini jumlah tersebut meningkat hingga lebih dari 70 porsi per hari.
Dari Promosi Mulut ke Mulut, Kini Merambah Media Sosial
Pancong Jiwa Rasa mulai dirintis Nabila pada 2025.
Usaha kuliner rumahan ini menghadirkan jajanan tradisional pancong dengan konsep yang lebih modern melalui beragam pilihan topping kekinian.
Pada awal menjalankan bisnis, Nabila masih mengandalkan cara pemasaran sederhana.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




