
RADAR BOGOR - Pernah memiliki banyak rencana, tetapi justru menghabiskan waktu berjam-jam untuk rebahan atau bermain ponsel?
Keinginan untuk menjadi lebih produktif sebenarnya sudah ada, tetapi memulai satu pekerjaan saja terasa begitu berat.
Kondisi seperti ini kerap dianggap sebagai tanda kurang disiplin atau rendahnya motivasi.
Padahal, kebiasaan menunda pekerjaan juga berkaitan dengan cara otak merespons kenyamanan, tekanan, dan aktivitas yang memberikan kesenangan secara instan.
Wakil Rektor III Institut Teknologi dan Bisnis Visi Nusantara (ITB Vinus) Bogor, Rizki Riyanto menjelaskan, otak manusia cenderung memilih aktivitas yang terasa mudah, aman, dan memberikan kenyamanan dalam waktu singkat.
Di tengah kemudahan teknologi digital, kebiasaan mencari hiburan melalui media sosial, menonton video, atau bermain ponsel bisa membuat seseorang semakin terbiasa memperoleh kesenangan tanpa perlu mengeluarkan banyak usaha.
Namun, bukan berarti kebiasaan malas tidak bisa diubah.
"Dengan memahami pola perilaku dan membangun rutinitas yang lebih sehat, seseorang dapat melatih dirinya agar lebih mudah memulai pekerjaan," kata Rizki kepada Radar Bogor, Sabtu 7 November 2026.
Ada 7 langkah yang bisa diterapkan untuk mengurangi kebiasaan menunda dan membangun produktivitas.
1. Pahami Mengapa Otak Lebih Memilih Kenyamanan
Salah satu alasan seseorang sulit memulai pekerjaan, kecenderungan otak memilih aktivitas yang membutuhkan usaha lebih sedikit.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




