RADAR BOGOR - Pemerintah tengah mempercepat proses digitalisasi perlindungan sosial atau Perlinsos digital, yang ditargetkan meluncur secara nasional pada Oktober 2026 dan menjadi fondasi penyaluran bantuan sosial (bansos) mulai tahun 2027.
Tujuan utama dari digitalisasi ini adalah membuat penyaluran bansos lebih transparan, tepat sasaran, serta mengurangi kesalahan penyaluran seperti inclusion error maupun exclusion error.
Fitur dan Mekanisme Pendaftaran Bansos Digital
Sistem Perlinsos digital ini menggunakan mekanisme pendaftaran mandiri dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan verifikasi biometrik wajah yang terhubung langsung dengan data Dukcapil.
Baca Juga: 5 Jenis Bansos Digital yang Bisa Didaftarkan Lewat Perlinsos, Ini Penjelasan Lengkapnya
Proses verifikasi lintas instansi, seperti pengecekan kepemilikan kendaraan listrik hingga status pekerjaan, kini bisa dilakukan hanya dalam hitungan menit, jauh lebih cepat dibandingkan proses manual sebelumnya yang bisa memakan waktu ratusan hari.
Sistem ini juga dilengkapi fitur pengajuan sanggah bagi warga yang merasa layak menerima bansos namun belum terdaftar.
Jika hasil pendaftaran menunjukkan status tidak layak, sistem akan menampilkan alasan secara transparan, misalnya karena memiliki kendaraan bermotor roda empat atau memiliki lebih dari dua sertifikat tanah.
Jika masyarakat merasa data tersebut tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya, pengajuan sanggah bisa dilakukan langsung melalui sistem digital bansos ini.
Baca Juga: Daftar Bansos Reguler dan Tambahan yang Cair hingga Akhir September 2026
Gerakan Peduli Tetangga untuk Bantu Warga dengan Keterbatasan Digital
Kementerian Sosial Republik Indonesia turut menggagas program bernama Gerakan Peduli Tetangga, yang bertujuan membantu masyarakat dengan keterbatasan literasi digital, seperti lansia yang tidak memiliki HP atau memiliki HP namun tidak bisa mengoperasikannya.
Program ini melibatkan agen lokal yang memanfaatkan Identitas Kependudukan Digital (IKD), termasuk pendamping sosial, perangkat desa, dan perangkat kecamatan, untuk berperan aktif membantu warga sekitar mendaftar sebagai penerima bansos digital.
Waspada Penipuan Berkedok Pendaftaran Bansos Digital
Baca Juga: Fact Check, Benarkah BLT Kesra Rp900.000 Cair Kembali September 2026? Ini Penjelasannya
Masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati terhadap potensi penipuan yang mengatasnamakan pendaftaran bansos digital.
Perlu diingat, pendaftaran bansos digital ini bersifat gratis dan tidak dipungut biaya sepeser pun.
Apabila ada oknum yang meminta imbalan dalam proses pendaftaran, masyarakat bisa melaporkannya ke Dinas Sosial setempat agar bisa segera ditindaklanjuti.
Cara Daftar Bansos Digital Secara Mandiri
Baca Juga: Cara Daftar Jadi Agen Perlinsos, Bantu Tetangga Akses Bansos Digital
Berikut langkah-langkah pendaftaran bansos digital secara mandiri melalui portal Perlinsos:
- Pastikan Identitas Kependudukan Digital (IKD) sudah aktif di HP masing-masing. Jika belum aktif, aktivasi bisa dilakukan di kantor desa atau kecamatan setempat.
- Akses portal resmi Perlinsos di perlinsos.go.id, atau link resmi yang disebarkan melalui desa, kecamatan, maupun agen Perlinsos jika daerah tersebut sedang melakukan piloting bansos digital.
- Masuk menggunakan IKD, lalu masukkan NIK dan PIN IKD.
- Lakukan verifikasi wajah sesuai instruksi yang tertera.
- Setelah berhasil masuk ke portal, pilih jenis bansos yang ingin didaftarkan, seperti PKH, BPNT, atau bantuan lainnya.
- Lengkapi data pendukung, termasuk nomor ID pelanggan PLN.
- Setujui penggunaan data pribadi, lalu kirim pengajuan.
Baca Juga: 7 Jenis Bansos Digital yang Bisa Didapatkan di Tahun 2027, Ini Daftarnya
Setelah pengajuan dikirim, hasil kelayakan biasanya akan langsung muncul dalam hitungan menit, lengkap dengan status layak atau tidaknya beserta alasan yang mendasarinya.
Cara Daftar Bansos Digital Melalui Agen Perlinsos
Bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan literasi digital atau tidak bisa mengakses HP dan internet secara mandiri, pendaftaran bansos digital tetap bisa dilakukan melalui bantuan agen Perlinsos yang telah ditunjuk oleh pemerintah di masing-masing wilayah.
Agen ini akan membantu proses pendaftaran hingga selesai, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir tertinggal hanya karena kendala akses teknologi.
Baca Juga: Update Pencairan Bansos PKH dan BPNT Tahap 3 September 2026, Cek Daerah dan Bank Penyalurnya
Dengan hadirnya sistem Perlinsos digital, proses pendaftaran bansos kini menjadi lebih transparan, mudah, dan cepat, karena hasil kelayakan bisa diketahui hanya dalam hitungan menit berkat sistem yang sudah terintegrasi dengan berbagai data instansi terkait.
Masyarakat diimbau untuk memanfaatkan layanan ini secara gratis, baik melalui pendaftaran mandiri maupun bantuan agen Perlinsos, serta tetap waspada terhadap segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan pendaftaran bansos digital.***
Editor : Eli KustiyawatiSumber : YouTube Diary bansos