Jelang 10 November, Ini Kabar Terbaru Bansos PKH BPNT dan Perlinsos Digital

Ira Yulia Erfina • Dipublikasikan Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:55 WIB
Ilustrasi penyaluran bansos PKH BPNT kepada KPM beberapa waktu lalu (Instagram @prokopim.sae)
Ilustrasi penyaluran bansos PKH BPNT kepada KPM beberapa waktu lalu (Instagram @prokopim.sae)

RADAR BOGOR - Peluncuran Perlinsos Digital dijadwalkan pada 10 November 2026 untuk memperbaiki tata kelola bantuan sosial dan subsidi agar lebih transparan, akurat, serta tepat sasaran.

Sistem ini ditargetkan menjangkau sedikitnya 100 juta warga, dengan sekitar 50 juta masyarakat dari kelompok desil 1-5 sebagai sasaran bansos reguler seperti PKH dan BPNT melalui transfer tunai langsung ke rekening masing-masing.

Melansir dari kanal Youtube Cek Bansos pada Sabtu, 31 Oktober 2026, masyarakat yang sudah mendaftar atau memperbarui data secara mandiri tidak otomatis ditetapkan sebagai penerima. Data tersebut masih harus melewati validasi identitas Dukcapil dan pemeriksaan kelayakan sosial ekonomi. Agen Perlinsos juga disiapkan untuk mendampingi kelompok rentan, seperti lansia dan penyandang disabilitas, dalam proses digitalisasi.

Baca Juga: Kenaikan Pangkat PNS Teknis, Cek Syarat dan Kemudahannya

PKH dan BPNT Tahap 4 Masih Verifikasi Rekening

Pencairan PKH dan BPNT yang terpantau masuk ke sejumlah KKS hingga akhir Oktober 2026 sebagian besar merupakan penyaluran susulan untuk periode sebelumnya, termasuk Tahap 3. Pencairan dilakukan secara bertahap melalui bank-bank Himbara.

Sementara itu, penyaluran Tahap 4 yang menjadi periode terakhir tahun 2026 masih berada pada tahap verifikasi rekening dan belum mencapai Standing Instruction (SI). Artinya, dana bantuan belum dapat dipastikan masuk ke rekening penerima.

Aplikasi SIKS-NG juga sempat menjalani maintenance untuk mengoptimalkan pengolahan data penyaluran. Tahapan berikutnya mencakup penerbitan SPM, SP2D, hingga SI. Karena itu, perubahan status dalam sistem tidak otomatis berarti saldo KKS sudah bertambah.

Baca Juga: Cara Pengalihan PPPK Paruh Waktu, Cek Ketentuan Ini

PIP Mengalami Pencairan Lanjutan Awal November

Selain itu, melansir dari kanal Youtube Erabaru Bansos pada Sabtu, 31 Oktober 2026, Program Indonesia Pintar (PIP) memasuki proses pencairan atau top-up lanjutan pada awal November 2026, terutama bagi peserta didik jenjang SD dan SMP.

Dana disalurkan melalui rekening Simpanan Pelajar (SimPel) masing-masing penerima dengan koordinasi pihak sekolah. Orang tua dan peserta didik dapat memastikan informasi pencairan melalui sekolah serta memeriksa rekening penerima.

Bantuan PPSE Sebesar Rp5 Juta untuk Modal Usaha

Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE) memberikan bantuan modal usaha sebesar Rp5 juta per KPM untuk mendorong kemandirian ekonomi.

Baca Juga: SMP Kesatuan Bogor Gelar Lomba Bulan Bahasa untuk Siswa SD se-Bogor Raya, Ini Hadiahnya

Penggunaannya harus mengikuti Rincian Anggaran Biaya (RAB) yang disusun bersama pendamping sosial. Usaha yang dapat dikembangkan antara lain UMKM sembako, kerajinan menjahit, dan peternakan. Program ini diarahkan agar KPM memiliki penghasilan mandiri dan dapat mencapai graduasi dari bantuan sosial.

Bantuan Beras 1 Juta Ton Menyasar 33,2 Juta Warga

Program bantuan beras sebanyak 1 juta ton disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan dengan sasaran sekitar 33,2 juta warga dari kelompok desil 1-4.

Bantuan tersebut ditujukan untuk menjaga pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat berpenghasilan rendah di tengah kenaikan harga beras.

Baca Juga: PPPK Paruh Waktu Masuk Desil 1-4, Cek Peluang Bansos

Perkembangan Bansos Menjelang November 2026

Sejumlah program bantuan memasuki tahapan berbeda menjelang November 2026. Perlinsos Digital dijadwalkan meluncur pada 10 November, PIP mengalami pencairan lanjutan, sedangkan PKH dan BPNT Tahap 4 masih menjalani verifikasi rekening.

KPM perlu membedakan pencairan susulan tahap sebelumnya dengan penyaluran Tahap 4. Saldo yang masuk ke KKS maupun perubahan informasi di SIKS-NG belum otomatis menunjukkan bahwa bantuan periode Oktober-Desember sudah dicairkan.***

Editor : Ira Yulia Erfina
Sumber : YouTube ERABARU BANSOS, Youtube Cek Bansos
Perlinsos digital bpnt bansos pkh