RADAR BOGOR - Klepon menjadi salah satu jajanan tradisional Indonesia yang selalu digemari.
Perpaduan tekstur kenyal lembut, wangi daun pandan, isian gula merah yang manis dan lumer, ditambah lapisan kelapa parut yang gurih, membuat klepon selalu berhasil memikat lidah.
Salah satu tantangan dalam membuat klepon adalah menjaga teksturnya tetap empuk meski sudah dingin, dan resep ini menggunakan metode adonan yang dimasak terlebih dahulu agar hasilnya lebih lembut dan tahan lama.
Berikut ini resep dan cara membuat camilan klepon ala Chef Devina Hermawan.
Baca Juga: Resep Kwetiau Homemade, Solusi Praktis Jika Sulit Menemukan Kwetiau di Pasaran
Bahan Adonan (menghasilkan 45 buah)
- 200 gram tepung beras ketan
- 50 gram tepung beras
- 250 mililiter air
- 30 gram gula pasir
- ⅛ sendok teh perisa pandan
- 1 tetes pewarna kuning (opsional)
- 1 tetes pewarna merah (opsional)
Baca Juga: Resep Sapo Tahu Ayam Cincang, Gurih dan Lembut Ala Restoran Cina yang Praktis Dibuat di Rumah
Bahan Isian
- 150 gram gula merah
Bahan Lainnya
- 250 gram kelapa parut
- ½ sendok teh garam
- 2 lembar daun pandan
Baca Juga: Cari Kuliner Jepang di Bogor? Kotei Restaurant Hadirkan Ramen, Udon hingga Sushi
Cara Membuat Balutan Kelapa
Langkah pertama, siapkan kelapa parut untuk lapisan luar klepon. Pastikan menggunakan kelapa parut segar, karena jika menggunakan kelapa parut beku, warna akhirnya cenderung berubah menjadi kecokelatan.
Campurkan kelapa parut dengan garam secukupnya, jangan terlalu sedikit karena rasa asin ini nantinya berfungsi untuk mengimbangi rasa manis dari isian klepon.
Meski saat dicicipi terasa cukup asin, rasa ini akan terasa pas ketika sudah dikombinasikan dengan klepon.
Baca Juga: Ayam Darmawangsa di Bogor: Pilihan Kuliner Ayam dan Bebek, Harga Mulai Rp25 Ribu
Siapkan wadah tahan panas, letakkan daun pandan di atasnya untuk menambah aroma, lalu kukus kelapa parut selama 15 hingga 20 menit.
Proses pengukusan ini membuat kelapa parut menjadi lebih steril sehingga tidak mudah basi, sekaligus menyerap aroma harum dari daun pandan.
Setelah dikukus, pindahkan kelapa parut ke wadah yang lebih besar agar uap panasnya keluar dan kelapa tidak menjadi basah, lalu sisihkan.
Cara Membuat Isian Gula Merah
Baca Juga: Roemah Nona, Tempat Makan di Bogor dengan Menu Roti Sisir hingga Bubur Hongkong
Siapkan gula merah balok, lalu parut hingga halus. Proses memarut ini bertujuan agar butiran gula lebih kecil dan merata, sehingga saat dimasak nanti gula bisa meleleh dengan sempurna.
Jika gula hanya dicincang kasar, biasanya masih tersisa butiran besar yang sulit meleleh sempurna.
Setelah diparut halus, bentuk gula merah menjadi bulatan-bulatan kecil satu per satu.
Cara ini membuat porsi isian menjadi seragam dan proses pengisian klepon nantinya menjadi lebih cepat serta tangan tidak mudah kotor.
Baca Juga: Rekomendasi Kuliner Bogor, Ayam Bakar dan Goreng Brothers Punya Kulit Ayam Jumbo hingga Es Durian
Jika cuaca sedang panas, gula merah yang sudah dibentuk bisa dimasukkan ke dalam freezer sebentar agar tidak mudah meleleh sebelum digunakan.
Cara Membuat Adonan Klepon
Adonan klepon pada resep ini menggunakan metode cook dough, yaitu adonan yang dimasak terlebih dahulu sebelum dicampur dengan tepung kering.
Siapkan panci, masukkan air, tepung beras, dan gula pasir dalam jumlah sedikit untuk memberi rasa manis sekaligus menjaga tekstur adonan.
Baca Juga: PepperMill Family Steak di WTC Matahari Serpong, Harga Mulai Rp25 Ribu
Tambahkan perisa pandan, dan jika warnanya kurang natural, bisa ditambahkan sedikit pewarna merah dan kuning untuk menghasilkan warna hijau daun yang lebih pekat dan alami.
Masak campuran ini hingga mengental sambil terus diaduk. Proses memasak ini membuat tepung beras mengikat air sehingga menghasilkan adonan yang kental.
Semakin kental adonan, semakin sedikit tambahan tepung kering yang dibutuhkan nantinya, sehingga hasil klepon menjadi lebih empuk dan mampu mempertahankan kelembapannya lebih lama, tidak mudah mengeras.
Baca Juga: Resep Jamur Enoki Crispy, Cemilan Garing Modal Kecil ala Kafe
Setelah adonan mulai menggumpal, matikan api dan terus aduk hingga teksturnya merata.
Masukkan adonan yang sudah dimasak ini ke dalam tepung beras ketan sambil terus diaduk.
Setelah tidak terlalu panas, uleni menggunakan tangan. Adonan mungkin akan terasa lengket di tangan, namun jangan terburu-buru menambahkan tepung kering karena bisa membuat adonan menjadi keras.
Tekstur yang tepat adalah adonan yang masih empuk namun mudah dibentuk, tidak terlalu lembek. Cuci tangan sebentar agar adonan tidak lengket saat mulai dibentuk.
Baca Juga: Mala Jia Hot Wok, Bisa Racik Mala Sendiri dengan Isian Daging hingga Seafood
Cara Membentuk dan Merebus Klepon
Bagi adonan menjadi beberapa bagian di atas talenan yang sudah ditaburi sedikit tepung.
Bentuk adonan memanjang, lalu potong-potong sesuai ukuran yang diinginkan, dengan berat sekitar 12 hingga 15 gram per potong.
Isian gula merah yang digunakan sekitar 3 hingga 4 gram per klepon. Tutup adonan yang belum dibentuk menggunakan plastik agar tidak mengering, karena adonan yang kering akan sulit dibentuk dan mudah pecah.
Baca Juga: Resep Crab Rangoon, Jajanan Krispi di Luar dan Creamy di Dalam, Cocok Jadi Stock Camilan Rumah
Sebelum mulai membentuk, panaskan air untuk merebus klepon. Begitu klepon selesai dibentuk, klepon harus langsung direbus agar isian gula merah tidak bocor.
Jika dibiarkan terlalu lama sebelum direbus, gula di dalamnya bisa mulai meleleh dan membuat adonan luar pecah.
Untuk membentuk klepon, jika adonan terasa lengket, gunakan sedikit tepung ketan di ujung jari, namun jangan berlebihan agar adonan tidak menjadi kering.
Bentuk adonan menyerupai mangkok kecil menggunakan ibu jari dan telunjuk, karena bentuk ini lebih memudahkan proses membungkus isian dibandingkan memipihkan adonan secara rata.
Baca Juga: Resep Sup Bola Udang, Gurih Comforting dengan Tekstur Udang yang Masih Terasa
Masukkan gula merah yang sudah dibentuk ke dalam cekungan adonan, tekan ke bawah agar tidak ada rongga udara, lalu dorong adonan ke atas hingga menutupi isian sepenuhnya. Bulatkan adonan hingga rapi, lalu langsung rebus.
Rebus klepon dalam air yang tidak terlalu mendidih, cukup panas dengan gelembung-gelembung kecil atau simmering, agar adonan tidak pecah saat direbus.
Klepon yang sudah matang akan mengapung ke permukaan air, menandakan adonan tepung ketan sudah matang.
Namun, terkadang isian gula merah di dalamnya belum sepenuhnya meleleh, sehingga bisa ditunggu sebentar, namun jangan terlalu lama agar isian tidak bocor.
Baca Juga: Mie Ayam Ho Kay, Pilihan Kuliner Malam dengan Menu Mie Ayam dan Bakso
Setelah matang, tiriskan klepon, lalu langsung balurkan ke kelapa parut yang sudah dikukus sebelumnya hingga seluruh permukaan klepon terbalut sempurna.
Tips Membuat Klepon Tahan Lama
Metode memasak adonan terlebih dahulu (cook dough) sebelum dicampur dengan tepung kering menjadi kunci utama agar klepon memiliki tekstur yang lebih lembut dan empuknya tetap bertahan lama, tidak mudah mengeras meski sudah dingin.
Ketelitian dalam setiap tahap, mulai dari pembuatan adonan hingga proses membentuk dan merebus, sangat penting agar klepon tidak bocor saat direbus.
Dengan perpaduan tekstur kenyal lembut, wangi daun pandan yang khas, isian gula merah yang manis dan lumer, serta balutan kelapa parut yang gurih, tidak heran jika klepon menjadi salah satu kue tradisional favorit di Indonesia yang selalu dirindukan, terutama sebagai hidangan takjil di bulan puasa.***
Editor : Eli KustiyawatiSumber : YouTube Devina Hermawan