RADAR BOGOR - Periode penyaluran bantuan sosial atau bansos PKH dan BPNT Tahap 4 Oktober-Desember 2026 mulai muncul di aplikasi SIKS-NG. Pada program PKH, periode tersebut sudah tercantum di submenu Final Closing. Sementara itu, menu Monitoring Salur Bansos juga menampilkan periode yang sama untuk PKH dan BPNT.
Namun, mengutip dari kanal Youtube Diary Bansos pada Jumat, 30 Oktober 2026, kemunculan periode salur belum berarti bantuan siap dicairkan. Kolom jumlah KPM, data OMSPAN, serta tahapan lanjutan seperti SPM dan SI masih kosong. Menu View DTSEN juga belum menampilkan periode Oktober-Desember 2026.
Baca Juga: Penting, Ini Nasib TPG Guru Usai Terima SPMT PPPK
Perlinsos Digital Mulai Diterapkan 10 November 2026
Sistem Perlinsos digital dijadwalkan mulai diterapkan secara bertahap pada 10 November 2026 berdasarkan hasil registrasi masyarakat melalui portal Perlinsos.
Sistem ini akan mengelompokkan pendaftar berdasarkan kelayakan menerima bantuan. Jika dinyatakan tidak layak, masyarakat dapat melihat alasan penolakan, termasuk faktor tingkat kesejahteraan berdasarkan desil.
Masyarakat pada desil 5-10 atau 6-10 berpotensi tidak memenuhi kriteria program tertentu, sesuai ketentuan masing-masing bantuan. Sistem ini direncanakan menjadi fondasi registrasi bansos secara nasional pada 2027.
Baca Juga: Nama KPM Hilang dari SIKS-NG, Bansos PKH BPNT Bisa Kembali Cair?
KPM Penerima KKS Susulan Diminta Cek Saldo
KPM yang baru menerima KKS susulan sekitar Juni-Juli 2026 disarankan segera mengecek saldo rekening. Sebab, terdapat laporan saldo bantuan tahap sebelumnya sudah masuk, terutama pada KKS dari Bank BNI.
Pengecekan penting dilakukan karena dana bansos memiliki batas waktu pengambilan selama 30 hari sejak masuk rekening. Jika tidak ditransaksikan hingga batas waktu tersebut, dana berisiko dikembalikan ke kas negara.
Tips Mengecek Saldo KKS
Pengecekan saldo disarankan dilakukan setiap 3-5 hari sekali dan tidak berulang kali dalam sehari. Terlalu sering menggunakan kartu berisiko menimbulkan kendala, seperti kartu rusak atau tertelan mesin ATM.
Baca Juga: KPM Sempat Tertahan Kini Terima Bansos Rp825 Ribu, PKH BPNT Mulai Masuk KKS
KPM juga perlu memperhatikan biaya administrasi ketika mengecek saldo melalui ATM atau agen bank berbeda dari penerbit KKS. Biaya transaksi berulang dapat mengurangi saldo bantuan.
Dengan demikian, perkembangan SIKS-NG masih perlu dipantau karena data KPM dan tahapan pencairan Tahap 4 belum terisi. KPM juga perlu memastikan saldo KKS, terutama bagi penerima kartu susulan, agar dana bantuan yang sudah masuk tidak melewati batas waktu transaksi.***
Editor : Ira Yulia ErfinaSumber : YouTube Diary bansos