Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Maca Expo 9 Ajak Pelajar Bogor Melek Finansial, 486 Siswa Terlibat Jadi Panitia

F
Penulis: Fikri Rahmat Utama❯

Advertisement

Kegiatan Maca Expo 9 yang digelar SMP IT Insantama Bogor. Foto: Raissa Magang Radar Bogor
Kegiatan Maca Expo 9 yang digelar SMP IT Insantama Bogor. Foto: Raissa Magang Radar Bogor

RADAR BOGOR – Kemampuan mengelola uang perlu dikenalkan kepada anak sejak dini agar mereka tidak terjebak perilaku konsumtif. Pesan inilah yang diangkat SMP IT Insantama Bogor melalui penyelenggaraan Maca Expo 9 bertema “Keuanganku, Hasil Cerdas Literasiku”.

Digelar di Kampus SIT Insantama Bogor, Jumat-Sabtu, 6-7 November 2026, Maca Expo ini mengajak pelajar memahami pengelolaan keuangan secara mandiri dan bertanggung jawab, sekaligus menerapkannya sesuai prinsip-prinsip Islam.

Advertisement

Maca Expo 9 menghadirkan beragam kegiatan, mulai dari wahana edukasi, pameran, panggung kreasi, bazar, hingga kompetisi. Pesertanya berasal dari kalangan siswa SD/MI dan SMP/MTs sederajat di Bogor Raya serta sejumlah daerah di Jabodetabek.

Humas Maca Expo 9, Genadi Algadri, mengatakan tema kegiatan tersebut selalu diperbarui setiap tahun. Namun, pengembangan budaya literasi di kalangan pelajar tetap menjadi tujuan utama penyelenggaraannya.

Advertisement

Tahun ini, panitia secara khusus mengangkat literasi finansial melalui sejumlah kegiatan, termasuk kompetisi Business Plan bagi siswa SMP. Menurut Genadi, perlombaan dengan kategori tersebut masih relatif jarang ditemukan di jenjang pendidikan tersebut.

“Setiap tahun ada gebrakan. Tahun ini salah satunya fokus pada kategori lomba, yaitu Business Plan untuk anak SMP,” jelasnya.

Inovasi juga menjadi bagian dari penyelenggaraan Maca Expo. Pada tahun sebelumnya, kegiatan ini menghadirkan pemasangan alat pemantau cuaca sebagai salah satu sarana pembelajaran bagi pengunjung.

Nama Maca Expo sendiri merupakan perpaduan kata maca dalam bahasa Sunda yang berarti membaca dan expo dalam bahasa Inggris yang bermakna pameran. Genadi menyebutkan, nama Maca Expo telah memperoleh perlindungan hak cipta sesuai ketentuan perundang-undangan.

Bekali Pelajar Mengelola Uang dengan Bijak

Pemilihan literasi finansial sebagai tema utama sejalan dengan perhatian pemerintah terhadap penguatan kemampuan tersebut di lingkungan pendidikan.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI memasukkan literasi finansial sebagai salah satu dari tiga isu prioritas yang perlu diintegrasikan dalam satuan pendidikan. Dua isu lainnya adalah pendidikan perubahan iklim dan pendidikan kesehatan.

Literasi finansial juga telah menjadi bagian dari enam pilar literasi esensial dalam Gerakan Literasi Nasional (GLN) sejak 2016. Penerapannya dapat dilakukan melalui kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, maupun ekstrakurikuler.

Melalui Maca Expo 9, para pelajar diperkenalkan pada berbagai pengetahuan dasar keuangan. Mulai dari memahami pendapatan dan pengeluaran, membiasakan menabung, mengenal investasi sederhana, hingga menentukan skala prioritas.

Mereka juga diajak membedakan kebutuhan dan keinginan sebelum membelanjakan uang. Pemahaman ini penting agar anak mampu mengambil keputusan keuangan secara lebih bijak.

Tak hanya itu, edukasi juga menyentuh berbagai risiko keuangan yang dekat dengan kehidupan generasi muda. Di antaranya judi online, penipuan digital, serta kebiasaan konsumtif akibat pengaruh gaya hidup di media sosial.

Nilai-nilai muamalah dalam Islam turut menjadi bagian dari materi pembelajaran. Siswa dikenalkan pada prinsip halal dan haram, larangan riba, kejujuran dalam transaksi, serta pentingnya zakat dan sedekah.

486 Siswa Jadi Penggerak Kegiatan

Maca Expo 9 tidak hanya menjadi ruang belajar bagi pengunjung, tetapi juga wadah bagi siswa SMP IT Insantama Bogor untuk mengasah kreativitas, kerja sama, dan kemampuan berorganisasi.

Sebanyak 486 siswa dilibatkan sebagai panitia dalam mempersiapkan seluruh rangkaian kegiatan. Mereka mengelola berbagai wahana edukasi yang melibatkan sejumlah ekstrakurikuler, seperti Kepanduan, GEMA, Journalist Club, Science Club, Arabic Club, dan English Club.

Setiap kelompok menyiapkan ruang kelas menjadi galeri untuk memperkenalkan aktivitas sekaligus keunggulan ekstrakurikuler masing-masing.

Pengunjung juga bisa mengikuti Maca Expo Challenge (MEC) di setiap wahana. Beragam tantangan disiapkan panitia, lengkap dengan doorprize, suvenir, dan merchandise bagi peserta.

Suasana acara semakin semarak dengan kehadiran panggung kreasi siswa dan bazar yang melibatkan 34 tenant. Pesertanya terdiri dari pelaku usaha, karya kreativitas delapan siswa, Wira Usaha (Virus) OSIS SMP IT Insantama Bogor, serta lima UMKM binaan Dinas Kota Bogor.

157 Pelajar Ikuti Kompetisi

Rangkaian Maca Expo 9 turut diramaikan dengan berbagai perlombaan yang terbuka bagi siswa SD/MI dan SMP/MTs sederajat dari wilayah Jabodetabek.

Untuk tingkat SD, terdapat tiga kategori kompetisi, yakni Poster yang diikuti 24 siswa, Outbond Literacy sebanyak 40 siswa, serta Eco Cash Box dengan 20 peserta. Total peserta dari jenjang ini mencapai 84 siswa.

Sementara itu, tingkat SMP menghadirkan lomba Financial Literacy Reels dengan 24 peserta, Business Plan sebanyak 27 peserta, dan Fotografi yang diikuti 22 siswa.

Dengan demikian, jumlah peserta dari seluruh kategori perlombaan mencapai 157 pelajar, terdiri dari 84 siswa SD dan 73 siswa SMP.

Para pemenang mendapatkan penghargaan berupa sertifikat, uang pembinaan, dan trofi. Panitia juga menyiapkan trofi Wali Kota Bogor sebagai salah satu bentuk apresiasi bagi peserta berprestasi.

Seluruh rangkaian Maca Expo 9 dipusatkan di Plaza SIT Insantama Bogor. Pada hari terakhir, Sabtu, 7 November 2026, kegiatan berlangsung mulai pukul 07.45 hingga 14.00 WIB.

 

Advertisement
Editor : Rani Puspitasari Sinaga
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BogorIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

13 Pelajaran Hidup di Usia 18 yang Sering Terlambat Disadari

13 Pelajaran Hidup di Usia 18 yang Sering Terlambat Disadari

Pelajari 13 pelajaran hidup di usia 18 tahun dari Rizki Riyanto, mulai dari disiplin, berani gagal, memilih lingkungan, hingga membangun mas

Kompol Hillal Adi Imawan Edukasi Pelajar SMPN 1 Gunung Putri Bogor, Ini Pesannya

Kompol Hillal Adi Imawan Edukasi Pelajar SMPN 1 Gunung Putri Bogor, Ini Pesannya

Kapolsek Gunung Putri Kompol Hillal Adi Imawan menjadi pembina upacara di SMPN 1 Gunung Putri Kabupaten Bogor.

Sore di Sawah Lembur Pakuan, Dedi Mulyadi Pegang Arit dan Beri Pelajaran soal Tanggung Jawab

Sore di Sawah Lembur Pakuan, Dedi Mulyadi Pegang Arit dan Beri Pelajaran soal Tanggung Jawab

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi membersihkan rumput liar di sela tanaman padi saat menikmati sore di persawahan Lembur Pakuan

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer