RADAR BOGOR - Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos) menegaskan komitmennya untuk mempercepat digitalisasi bansos.
Dilansir dari YouTube Arfan Saputra Channel, melalui skema ini, masyarakat luas diundang untuk bergerak bersama sebagai Agen Perlinsos untuk mendampingi warga yang belum ramah teknologi.
Di samping itu, Kemensos juga membeberkan sejumlah temuan krusial di lapangan terkait penyebab penerima bansos terblokir, mulai dari penyalahgunaan KTP hingga indikasi transaksi game online terlarang.
Baca Juga: Uji Coba Tampilan Baru Info GTK 2027: Cek Detail TPG hingga Penerbitan Nomor SP2D
Agen Perlinsos dihadirkan sebagai jembatan bagi lansia, warga terlantar, atau masyarakat yang tidak memiliki gawai/rasa percaya diri dalam mengoperasikan kanal digital:
• Pendaftaran Akses: Siapa saja (termasuk tenaga ahli, RT/RW, dan relawan) dapat mendaftar langsung melalui portal perlinsos.go.id.
• Murni Tugas Pendampingan: Tugas agen hanya memandu dan membantu penginputan berkas warga ke dalam sistem.
• Bukan Penentu Kelulusan: Agen tidak berhak menentukan apakah seseorang layak menerima bansos atau tidak.
Kelayakan sepenuhnya diolah secara otomatis oleh sistem interkoneksi antar-lembaga.
Baca Juga: Rekomendasi Kuliner Bogor, Ayam Bakar dan Goreng Brothers Punya Kulit Ayam Jumbo hingga Es Durian
• Dilarang Pungli: Agen Perlinsos bekerja atas dasar sukarela, dilarang keras memungut bayaran atau meminta imbalan dalam bentuk apa pun dari warga yang dibantu.
Berdasarkan penelusuran data Kemensos bersama lembaga terkait (seperti PPATK), terungkap dua faktor utama pencoretan atau penolakan data calon penerima:
1. KTP Dicatut Pihak Lain: Digunakan tanpa izin untuk beli mobil/tanah/perusahaan
2. Indikasi Game Online Terlarang: Akun/rekening keluarga terhubung transaksi game online terlarang
Jagalah kerahasiaan dokumen kependudukan (KTP dan KK) Anda.
Baca Juga: Stamp Hunter Jadi Tren Baru Saat Traveling, Ini Keseruan Berburu Cap dari Berbagai Tempat
Pastikan tidak meminjamkan identitas kepada pihak lain guna menghindari pemblokiran otomatis oleh sistem verifikasi bansos.
Jika memerlukan bansos pendaftaran digital, mintalah pendampingan hanya dari Agen Perlinsos resmi tanpa biaya.***
Editor : Mutia Tresna SyabaniaSumber : YouTube Arfan Saputra Channel