Bansos PKH BPNT Tidak Cair? Cek 3 Penyebab dan Solusinya

Ira Yulia Erfina • Dipublikasikan Minggu, 20 September 2026 | 20:47 WIB
Ilustrasi penyaluran bansos PKH BPNT dan bantuan lainnya kepada KPM (Instagram @pemkotkediri)
Ilustrasi penyaluran bansos PKH BPNT dan bantuan lainnya kepada KPM (Instagram @pemkotkediri)

RADAR BOGOR - Bantuan sosial (bansos) PKH dan BPNT yang tidak cair pada tahap tertentu dapat disebabkan oleh status exclude dalam data penerima. Penyebabnya antara lain kenaikan desil, komponen PKH yang belum terbaca, hingga adanya indikasi aktivitas game online terlarang.

Meski demikian, dikutip dari kanal Youtube Diary Bansos pada Minggu, 20  September 2026, bansos yang tidak cair belum tentu berarti kepesertaan dihentikan permanen. KPM masih dapat melakukan pembaruan atau sanggah data sesuai penyebabnya. Selain PKH dan BPNT, sejumlah bantuan lain juga masih berproses hingga akhir September 2026.

Baca Juga: Buang Air Kecil di Tepi Tebing, Pria di Ciluar Bogor Jatuh Setinggi 10 Meter

PKH BPNT Tidak Cair karena Desil Naik

KPM yang sebelumnya berada di desil 1 sampai 4 dapat mengalami perubahan menjadi desil 5 atau lebih tinggi. Kondisi tersebut dapat membuat keluarga tidak lagi masuk sasaran penerima PKH maupun BPNT.

Jika kondisi ekonomi sebenarnya masih sesuai kriteria, KPM dapat mengajukan pembaruan data melalui desa atau kelurahan maupun aplikasi Cek Bansos. Data kemudian perlu diverifikasi berdasarkan kondisi di lapangan.

Apabila hasil pemutakhiran menunjukkan KPM kembali masuk desil yang memenuhi kriteria, bantuan dapat diproses kembali sesuai ketentuan.

Baca Juga: Bogor Diguyur Hujan 2 Hari Terakhir, BMKG Ungkap Penyebabnya

Komponen PKH Belum Terbaca

Bantuan PKH juga dapat tidak muncul ketika sistem belum membaca komponen penerima, misalnya anak yang masih bersekolah.

“Bantuan akan kembali cair secara bertahap setelah sinkronisasi antara data Dapodik dan DTKS selesai dan terbaca oleh sistem,” ungkap narator melalui kanal Youtube Diary Bansos.

Hal ini dapat terjadi karena data pendidikan pada Dapodik belum sepenuhnya sinkron dengan data bansos. Setelah proses sinkronisasi dan pemutakhiran selesai, komponen tersebut dapat kembali terbaca dan penyaluran diproses sesuai mekanisme.

Baca Juga: LARVATEA BAG, Cara Baru Lawan Jentik Nyamuk dari Limbah Buatan SMK-SMAK Bogor

PKH BPNT Tidak Cair karena Game Online Terlarang

Indikasi aktivitas game online terlarang juga dapat menjadi salah satu penyebab data penerima masuk kategori exclude. Deteksi tersebut dapat berkaitan dengan data penerima maupun anggota keluarga yang tercatat dalam satu kartu keluarga.

Jika KPM merasa tidak melakukan aktivitas tersebut atau terjadi kesalahan data, statusnya dapat disanggah. Untuk rekening yang terindikasi digunakan dalam transaksi game online terlarang, KPM perlu menyelesaikan persoalan rekening tersebut dan menyiapkan bukti pendukung.

Dokumen tersebut dapat dibawa ke desa atau kelurahan untuk membantu proses sanggah dan verifikasi ulang. Jadi, bantuan tidak otomatis kembali cair hanya karena KPM telah mengajukan keberatan, tetapi perlu menunggu hasil pemeriksaan data.

Baca Juga: Ratusan Jamaah Ikuti Peringatan Maulid Nabi Muhammad di Masjid Baitussalam Cilendek Bogor

Lima Bantuan yang Masih Berproses hingga Akhir September

1. PKH

Pencairan susulan PKH tahap 3 masih dapat berlangsung bagi KPM yang datanya sudah valid dan telah masuk status siap salur atau memperoleh Standing Instruction (SI).

2. BPNT

BPNT juga masih dapat dicairkan secara susulan bagi penerima yang sebelumnya tertunda tetapi kemudian datanya kembali memenuhi syarat penyaluran.

3. PIP

Program Indonesia Pintar masih dapat disalurkan kepada siswa yang memenuhi persyaratan dan telah menyelesaikan aktivasi rekening SimPel pada bank penyalur.

Baca Juga: Panduan Daftar Bansos Secara Mandiri 2026: Lewat Desa dan Aplikasi Ini

4. Bantuan Pangan Beras

Bantuan pangan berupa beras 10 kilogram masih dapat dibagikan hingga akhir September di wilayah yang memiliki jadwal penyaluran pada periode tersebut. Program ini juga direncanakan berlanjut hingga akhir 2026 sesuai kebijakan dan jadwal yang berlaku.

5. BLT Dana Desa

BLT Dana Desa masih dapat dicairkan oleh desa yang belum menyelesaikan penyaluran untuk periode berjalan. Jadwalnya dapat berbeda karena pelaksanaannya berada di tingkat desa.

Baca Juga: Jelang Bansos Tahap 4, KPM PKH BPNT Wajib Hindari 4 Hal Ini

KPM Perlu Mengecek Penyebab Bansos Tidak Cair

KPM yang belum menerima PKH atau BPNT sebaiknya mengetahui terlebih dahulu penyebab bantuan tidak masuk. Kenaikan desil dapat ditindaklanjuti dengan pembaruan data, masalah komponen PKH berkaitan dengan sinkronisasi data, sedangkan indikasi game online terlarang membutuhkan proses sanggah dan verifikasi ulang.

Sementara itu, bagi penerima yang datanya sudah valid dan siap salur, pencairan susulan sejumlah bantuan masih dapat berlangsung hingga akhir September 2026.***

Editor : Ira Yulia Erfina
Sumber : YouTube Diary bansos
bansos yang tidak cair bantuan sosial bpnt pkh