RADAR BOGOR - Banyak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mengeluhkan saldo Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang tidak kunjung terisi pada periode penyaluran bansos.
Dilansir dari YouTube Arfan Saputra Channel, saat dilakukan penelusuran melalui sistem kementerian, sebagian besar kendala tersebut disebabkan oleh status kepesertaan bansos yang telah berubah menjadi exclude (dikeluarkan dari daftar penerima).
Penetapan status exclude ini, didasarkan pada hasil pemadanan data antar-lembaga pemerintah, termasuk data kependudukan dan laporan analisis keuangan dari PPATK.
Baca Juga: Hindari 4 Kesalahan Sepele Ini agar Bansos PKH dan BPNT Tidak Terblokir
Berikut adalah empat alasan utama mengapa bansos PKH maupun BPNT terhenti otomatis oleh sistem:
1. Pekerjaan Terlarang: NIK terdeteksi berstatus ASN, TNI, atau Polri
2. Indikasi Game Online Terlarang: Terlibat transaksi game online terlarang (Langsung/NIK Dicatut)
3. Komponen PKH Habis: Anggota keluarga (misal: anak sekolah) telah lulus/habis
4. Penyalahgunaan Dana: Terdeteksi memiliki pinjaman bank/pinjol nominal sangat besar
Baca Juga: Atlet Pencak Silat Cikarawang Borong 15 Medali di Bogor Grand Championship Piala Menpora
Jika bantuan Anda tidak kunjung cair, jangan menduga-duga.
Datangi operator SIKS-NG di kantor desa/kelurahan setempat, untuk mengecek alasan spesifik pemblokiran data bansos agar langkah perbaikan dapat dilakukan secara tepat.***
Editor : Mutia Tresna SyabaniaSumber : YouTube Arfan Saputra Channel