RADAR BOGOR - Persiapan penyaluran bantuan sosial (bansos) PKH dan BPNT tahap 4 untuk periode Oktober, November, dan Desember mulai dilakukan menjelang pergantian tahap. Proses ini mencakup cut-off serta pemutakhiran data penerima pada awal Oktober.
Dalam proses tersebut, terdapat lima kategori Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang datanya akan diproses lebih awal. Selain itu, KPM juga perlu memahami aturan pendataan melalui portal Perlinsos, termasuk bagi penerima yang mengalami kendala dalam mengakses layanan digital.
Baca Juga: Korban Kecelakaan di Jalan Otista Bogor Meninggal, Sempat Dirujuk ke RSCM karena Cedera Serius
Aktif dalam DTSEN
Melansir dari kanal Youtube Cek Bansos pada Rabu, 23 September 2026, KPM yang masih tercatat dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) menjadi salah satu kategori yang diproses lebih awal. Data tersebut digunakan sebagai salah satu acuan dalam pemutakhiran sasaran penerima bansos.
Karena itu, KPM perlu memastikan data yang tercatat masih sesuai dengan kondisi terbaru. Perubahan data sosial ekonomi dapat memengaruhi hasil pemutakhiran untuk periode berikutnya.
Masih Aktif pada Tahap 3
KPM yang masih berstatus aktif sebagai penerima PKH atau BPNT pada tahap 3 juga masuk dalam kategori yang diproses lebih awal untuk tahap 4.
Baca Juga: Diajak Paman Sejak SD, Siswa SMAN 4 Kini Jadi Andalan Atlet Judo Kota Bogor
Status aktif pada periode sebelumnya menjadi salah satu data yang diperiksa sebelum memasuki periode penyaluran berikutnya. Namun, kelanjutan bantuan tetap mengikuti hasil pemutakhiran dan validasi data.
Bansos Sebelumnya Sudah Tersalurkan
Kategori berikutnya adalah KPM yang bantuan pada tahap sebelumnya sudah berhasil disalurkan dan telah ditarik atau digunakan untuk transaksi.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa proses penyaluran sebelumnya telah berhasil dilakukan. Meski demikian, status tersebut bukan berarti bantuan tahap berikutnya otomatis cair karena data tetap melalui proses pemutakhiran.
Baca Juga: Masuk Skuad Timnas Indonesia vs Singapura, Ole Romeny Banjir Dukungan Warganet
Masuk Desil 1 sampai 4
Pembagian desil juga menjadi bagian yang diperhatikan dalam persiapan tahap 4. KPM yang berada pada desil 1 hingga 4 termasuk kelompok yang menjadi sasaran dalam proses pemutakhiran data.
Posisi desil dapat berubah apabila terdapat pembaruan kondisi sosial ekonomi. Karena itu, KPM tetap perlu memperhatikan data yang tercatat dalam sistem.
Tidak Mengalami Exclusion Error
KPM yang data kependudukan, Dukcapil, dan rekening perbankannya tidak bermasalah juga menjadi kategori yang diproses lebih awal.
Baca Juga: Baru 48 Persen ODHIV di Kota Bogor Capai Viral Load Tersupresi, Dinkes Perkuat Pendampingan
Ketidaksesuaian identitas atau data rekening dapat menghambat penyaluran. Pemeriksaan data menjadi penting untuk mengetahui apakah terdapat kendala yang membuat bantuan tertunda atau masuk dalam status exclude.
KPM PKH dan BPNT Perlu Daftar Perlinsos?
Selain persiapan bansos tahap 4, pendataan melalui portal Perlinsos juga menjadi bagian yang perlu diperhatikan. Pendamping PKH di 258 kabupaten/kota disebut akan menjalankan tugas sebagai Agen Perlinsos untuk membantu warga dalam proses pendataan.
Pendampingan tersebut ditujukan bagi warga yang sudah terdata maupun yang belum masuk dalam data. Dengan adanya bantuan petugas, KPM yang mengalami kesulitan melakukan proses secara mandiri dapat memperoleh pendampingan.
Baca Juga: Bansos PKH Validasi Cair Rp1,7 Juta, PIP dan BPNT Susulan Ikut Masuk
Lansia yang Tidak Punya HP Tetap Bisa Didata
KPM lansia atau warga yang tidak memiliki HP maupun kesulitan membuat Identitas Kependudukan Digital (IKD) tidak harus melakukan seluruh proses secara mandiri.
Pendamping PKH atau petugas Agen Perlinsos dapat membantu proses pendataan secara langsung, termasuk mendatangi KPM yang mengalami keterbatasan perangkat. Dengan demikian, kendala dalam menggunakan layanan digital dapat ditangani melalui pendampingan.
Persiapan Bansos Tahap 4
Menjelang Oktober, KPM PKH dan BPNT perlu memperhatikan status data dalam DTSEN, keaktifan pada tahap 3, riwayat penyaluran, posisi desil, serta kesesuaian data kependudukan dan rekening.
Baca Juga: Lapas Paledang Bogor Digerebek Petugas, Kamar Warga Binaan Disisir hingga Tes Urine
“Pendamping PKH atau petugas agen Perlinsos akan mendatangi langsung ke rumah KPM tersebut untuk membantu melakukan pendaftaran agar hak bantuan sosialnya tetap aman dan terdata,” ungkap narator melalui kanal Youtube Cek Bansos.
Sementara itu, bagi KPM yang mengalami kendala dalam mengakses portal Perlinsos, pendamping atau Agen Perlinsos dapat menjadi jalur bantuan untuk proses pendataan dan pemutakhiran informasi.***
Editor : Ira Yulia ErfinaSumber : Youtube Cek Bansos