RADAR BOGOR - Penyaluran bantuan sosial (bansos) PKH dan BPNT Tahap 4 untuk periode Oktober, November, dan Desember 2026 mulai memasuki tahap persiapan. Bantuan disalurkan bertahap melalui KKS bank Himbara maupun PT Pos Indonesia.
Melansir dari kanal Youtube Info Bansos pada Minggu, 27 September 2026, di tengah proses tersebut, pemutakhiran data penerima masih berjalan melalui SIKS-NG. Status administrasi penyaluran bergerak dari SPM menuju SP2D sebelum bantuan masuk ke penerima.
PKH BPNT Tahap 4 Disalurkan Tiga Bulan
Tahap 4 mencakup alokasi bantuan untuk Oktober, November, dan Desember 2026. Penyaluran dilakukan melalui dua jalur utama.
Baca Juga: Bansos PKH BPNT Belum Cair? Cek Penyaluran Susulan dan Persiapan Tahap 4
KPM dengan KKS dapat menerima bantuan melalui BRI, BNI, Mandiri, dan BSI. Sementara penerima yang masuk mekanisme penyaluran melalui PT Pos akan mengikuti prosedur yang ditetapkan.
Karena proses dilakukan bertahap, waktu masuknya bantuan dapat berbeda antara satu KPM dengan lainnya.
Scan Wajah Mulai Digunakan untuk Verifikasi
Salah satu mekanisme yang diterapkan dalam proses verifikasi adalah teknologi pengenalan wajah atau face recognition. Sistem ini digunakan untuk mencocokkan penerima dengan identitas kependudukan yang tercatat.
Baca Juga: Bansos PKH BPNT Tahap 4 Oktober-Desember, Cek Aturan Baru Verifikasi Wajah
Pencocokan data juga melibatkan informasi dari sejumlah lembaga, antara lain Dukcapil, ATR/BPN, Kepolisian, dan BPS. Data tersebut dapat digunakan untuk melihat kesesuaian identitas, kepemilikan aset, kendaraan, serta kondisi sosial ekonomi penerima.
KPM dengan Kondisi Ini Perlu Cek Data
Beberapa kondisi dapat memengaruhi status kepesertaan atau proses pencairan, di antaranya:
Data NIK tidak padan
NIK yang tidak sesuai dengan data Dukcapil atau informasi kependudukan yang belum diperbarui dapat menghambat proses verifikasi.
Baca Juga: Musik Retro Menggema di Panggung Kafe Kopi Klan Bogor, The Dusty Rusty Kenalkan Platipus
Data penerima sudah tidak aktif
KPM yang meninggal dunia atau pindah domisili tanpa memperbarui data dapat mengalami perubahan status dalam sistem.
Kepemilikan aset dan kendaraan
Informasi mengenai tanah, bangunan, atau kendaraan yang tercatat atas nama penerima dapat menjadi bagian dari proses pencocokan kondisi ekonomi.
Pencairan tidak dilakukan oleh KPM
Pengambilan bantuan oleh orang lain dapat menjadi kendala apabila proses verifikasi mensyaratkan kecocokan wajah dengan identitas penerima.
Baca Juga: Bansos PKH BPNT Terhenti? KPM Tereksklusi Bisa Daftar Ulang Oktober
Lansia dan Disabilitas Tetap Memerlukan Pendampingan
KPM lansia, penyandang disabilitas berat, atau penerima yang mengalami kesulitan mengikuti proses verifikasi dapat membutuhkan bantuan petugas maupun pendamping sosial.
Kendala saat verifikasi juga perlu dibedakan dari status kelayakan penerima. Data dan kondisi KPM tetap perlu diperiksa berdasarkan informasi terbaru dalam sistem.
Cara Cek Status PKH BPNT Tahap 4
Status bantuan dapat diperiksa melalui aplikasi Cek Bansos atau situs resmi Cek Bansos Kemensos.
Baca Juga: Bapanas Dorong Menu B2SA Kota Bogor Diintegrasikan dengan Program Makan Bergizi Gratis
Periksa nama penerima, periode bantuan Oktober-Desember 2026, serta jalur penyaluran yang tercantum, baik bank Himbara maupun PT Pos Indonesia.
“Jika nama tertera dengan status "Ya", keterangan periode Oktober-Desember 2026, serta informasi proses bank Himbara atau PT Pos, maka bantuan dipastikan aman dan siap dicairkan,” jelas narator melalui kanal Youtube Info Bansos.
Jika data belum sesuai, KPM dapat melakukan pengecekan kembali setelah proses pemutakhiran selesai. Status penyaluran dapat berubah mengikuti tahapan administrasi dan hasil verifikasi data.***
Editor : Ira Yulia ErfinaSumber : Youtube Info Bansos