
Selain itu, melansir dari kanal Youtube Diary Bansos pada Senin, 28 September 2026, proses Burekol bagi sekitar 4,33 juta KPM baru masih menjadi bagian dari tahapan penyaluran. Masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan bansos digital untuk mengecek data, mendaftar, maupun menyampaikan sanggahan apabila terdapat ketidaksesuaian.
Baca Juga: Cek 5 Ciri KPM PKH BPNT yang Masuk Proses Awal Bansos Tahap 4
Cek KKS Menjelang Pergantian Bulan
KPM disarankan memastikan saldo rekening sebelum September berakhir. Pengecekan dapat menunjukkan apakah bantuan PKH atau BPNT susulan maupun hasil validasi sudah masuk.
Sebagian penerima yang sebelumnya tidak mendapatkan bantuan karena perubahan desil atau komponen yang belum terbaca juga dapat kembali masuk proses setelah data diperbarui. Karena kondisi setiap KPM berbeda, hasil pencairannya tidak selalu muncul bersamaan.
Dana yang sudah masuk rekening juga perlu diperhatikan sesuai ketentuan penyaluran. Jika bantuan tidak segera digunakan hingga melewati batas periode yang berlaku, terdapat kemungkinan dana ditarik kembali sesuai mekanisme yang ditetapkan.
Baca Juga: Cek Bansos Berubah Sementara, KPM PKH BPNT Jangan Salah Paham
Burekol untuk 4,33 Juta KPM Baru
Sekitar 4,33 juta keluarga baru disebut masuk dalam hasil pemadanan dan pemutakhiran data. Sebagian di antaranya belum mempunyai rekening yang dapat digunakan untuk menerima bansos.
Karena itu, proses Buka Rekening Kolektif atau Burekol dilakukan untuk menyiapkan rekening penyaluran. Tahapan ini berkaitan dengan bank penyalur, penerbitan KKS, dan penyelesaian administrasi rekening.
KPM baru tetap perlu menunggu sampai seluruh tahapan tersebut selesai. Masuk dalam data penerima tidak berarti bantuan otomatis langsung tersedia di rekening.
Baca Juga: Aplikasi Cek Bansos: Begini Cara Mudah Cek dan Usulkan KPM Baru 2026
Bansos Digital Bukan Program Bantuan Baru
Layanan bansos digital melalui portal Perlinsos bukan jenis bantuan baru. Portal tersebut menjadi sarana untuk mengakses layanan perlindungan sosial, termasuk proses pendataan dan pengajuan program seperti PKH dan BPNT.
Masyarakat yang memenuhi ketentuan dapat menggunakan layanan tersebut untuk memeriksa data kepesertaan maupun menyampaikan sanggahan apabila informasi yang tercatat tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.
Cara Akses Bansos Digital Secara Mandiri
Masyarakat yang ingin menggunakan layanan secara mandiri perlu memiliki IKD yang sudah aktif. Setelah itu, pengguna dapat masuk ke portal Perlinsos menggunakan NIK dan PIN IKD.
Baca Juga: Petugas Gabungan Masih Siaga Pantau TPA Galuga Bogor Pasca Kebakaran, Begini Kondisinya
Proses berikutnya mencakup verifikasi wajah melalui kamera. Setelah berhasil masuk, pengguna dapat memeriksa informasi kepesertaan dan status kelayakan yang tercatat dalam sistem.
Jika status yang muncul tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya, tersedia fitur sanggah untuk menyampaikan koreksi. Pengajuan tersebut tetap harus melalui proses verifikasi sehingga tidak otomatis membuat bantuan langsung cair.
Bisa Dibantu Agen Perlinsos
Warga yang kesulitan menggunakan layanan digital dapat meminta bantuan Agen Perlinsos atau layanan “Peduli Tetangga”. Mekanisme ini ditujukan bagi masyarakat yang terkendala perangkat, internet, maupun kemampuan menggunakan teknologi.
Baca Juga: Review Jujur Motor Yamaha Nmax Neo: Terkenal Paling Nyaman
Warga cukup membawa KTP asli kepada agen yang membantu sesuai prosedur. Peran agen bersifat sosial dan sukarela, sehingga masyarakat perlu waspada apabila ada pihak yang meminta pungutan dengan alasan pendaftaran bansos digital.
Yang Perlu Diperhatikan KPM
Menjelang akhir September, KPM dapat melakukan tiga hal utama, yaitu mengecek KKS untuk memastikan saldo, memantau perubahan data bagi penerima yang sebelumnya mengalami exclude, serta mengikuti informasi Burekol bagi KPM baru.
Baca Juga: HIPMI Culinary Indonesia Resmi Hadir di Kota Bogor, Bidik 100 Pelaku Usaha Kuliner
Bagi masyarakat yang ingin menggunakan layanan bansos digital, pastikan IKD sudah aktif jika memilih pendaftaran secara mandiri. Sementara warga yang mengalami kendala teknologi dapat memanfaatkan bantuan Agen Perlinsos sesuai mekanisme yang berlaku.***
Editor : Ira Yulia ErfinaSumber : YouTube Diary bansos