RADAR BOGOR - Program bantuan sosial (bansos) PKH dan BPNT untuk periode penyaluran terakhir 2026 mulai memasuki rangkaian proses sebelum bantuan disalurkan pada Oktober hingga Desember. Sasaran utamanya adalah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang berada di Desil 1 hingga Desil 4.
Namun, melansir dari kanal Youtube Diary Bansos pada Rabu, 7 Oktober 2026, masyarakat yang masuk Desil 1-4 tidak otomatis menerima bantuan. Penyaluran tetap menyesuaikan kuota nasional, yakni 10 juta KPM untuk PKH dan sekitar 18,8 juta KPM untuk BPNT.
Tarik Data Dimulai 10 Oktober
Proses tarik data oleh Pusdatin dijadwalkan mulai 10 Oktober 2026. Setelah proses tersebut berjalan, perkembangan tahapan bansos akan mulai terlihat di SIKS-NG, termasuk verifikasi rekening, SPM, SI hingga proses top up.
Baca Juga: Tazkia University dan SMX School of Maker MoU Penyelenggaraan Inclusive Entrepreneurship Program
Sementara itu, pemutakhiran data dan verifikasi komitmen bagi pendamping atau operator ditargetkan selesai paling lambat 25 Oktober 2026.
“Tahap pengolahan data untuk penyaluran bansos periode keempat dijadwalkan mulai berjalan pada 10 Oktober 2026. Setelah proses tersebut berjalan, progres di sistem SIKS-NG akan mulai terlihat, mulai dari pengecekan rekening, SPM, hingga SI. Sementara itu, batas akhir verifikasi komitmen bagi pendamping sosial ditetapkan pada 25 Oktober 2026,” jelas narator melalui kanal Youtube Diary Bansos.
Karena proses tersebut masih berjalan, belum ada tanggal pencairan serentak yang dapat dijadikan patokan bagi seluruh KPM.
Baca Juga: Update Bansos Tahap 4 2026: Cek Desil dan Tanggal Pemutakhiran Data
Saldo KKS Awal Oktober Bukan Tahap 4
KPM juga perlu membedakan saldo yang masuk pada awal Oktober dengan pencairan tahap 4. Dana yang masuk merupakan pencairan susulan untuk tahap 3, terutama bagi KPM yang sebelumnya masih terkendala proses validasi atau masuk daftar exclude.
Dengan demikian, saldo yang masuk ke KKS pada awal Oktober tidak otomatis menunjukkan bahwa PKH atau BPNT tahap 4 sudah cair.
Registrasi Perlinsos untuk Pemutakhiran Data
Selain proses penyaluran, KPM aktif juga diarahkan mengikuti registrasi melalui portal Perlinsos sebagai bagian dari digitalisasi dan validasi data bantuan untuk periode berikutnya.
Baca Juga: Kronologi Pekerja WiFi Meninggal Tersengat Listrik di Parung Panjang Bogor
Pendaftaran dapat dibantu oleh agen Perlinsos. KPM perlu menyiapkan KTP dan ID listrik untuk proses tersebut. Setelah data diproses, sistem dapat menampilkan status layak, berpotensi layak, atau tidak layak.
Status tersebut berkaitan dengan hasil pemutakhiran data dan bukan berarti pencairan bansos tahap 4 langsung dilakukan.
KPM Lama Didorong Mengikuti Pemberdayaan
KPM yang telah menerima bantuan lebih dari lima tahun didorong mempertimbangkan program pemberdayaan seperti PPSE atau graduasi mandiri apabila kondisi ekonominya sudah memungkinkan.
Baca Juga: Saldo KKS hingga Rp3 Juta Masuk, Ini Bansos yang Kemungkinan Cair
Tujuannya adalah membuka peluang bagi masyarakat Desil 1-4 yang belum pernah menerima bansos. Meski demikian, perubahan status penerima tetap bergantung pada hasil pemutakhiran dan penilaian data.
Dengan demikian, perkembangan PKH dan BPNT tahap 4 masih perlu mengikuti beberapa tahapan sebelum dana masuk ke KKS. KPM sebaiknya membedakan informasi mengenai proses administrasi, pencairan susulan tahap 3, dan penyaluran tahap 4 agar tidak salah memahami status bantuannya.***
Editor : Ira Yulia ErfinaSumber : YouTube Diary bansos