Dua Jembatan Bomang Bogor Dikebut hingga Malam, Ini Progres dan Target Rampungnya

Abilly Muhamad • Dipublikasikan Selasa, 6 Oktober 2026 | 11:26 WIB
Kondisi di lokasi pembangunan Jematan Bomang yang terus dikebut. (Foto : Hendi Novian/Radar Bogor)
Kondisi di lokasi pembangunan Jematan Bomang yang terus dikebut. (Foto : Hendi Novian/Radar Bogor)

RADAR BOGOR – Pembangunan dua Jembatan Bomang, Kabupaten Bogor, terus dikebut.

Hingga awal Oktober 2026, progres pembangunan Jembatan Bomang di Pesanggrahan telah mencapai sekitar 60 persen, sementara di Situ Nanggerang berada di angka 31,6 persen.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Bogor, Suryanto Putra, mengatakan pengerjaan kedua Jembatan Bomang tersebut masih berjalan sesuai progres yang direncanakan.

“Masih positif progres dari perencanaan sampai realisasi masih positif,” kata Suryanto, Selasa 6 Oktober 2026.

Jembatan Pesanggrahan Ditargetkan Rampung November

Suryanto menjelaskan, pembangunan Jembatan Pesanggrahan saat ini sudah berada di atas 50 hingga 60 persen.

Pemkab Bogor menargetkan pekerjaan jembatan tersebut dapat diselesaikan pada November 2026.

Baca Juga: Dago Dreampark Punya 5 Wahana Seru, Cocok untuk Liburan Keluarga

“Bahkan yang Pesanggrahan sudah di atas 50-60 persen. Insya Allah November selesai kalau Pesanggrahan,” jelasnya.

Sementara itu, pembangunan Jembatan Situ Nanggerang juga menunjukkan progres positif.

Berdasarkan laporan terakhir per 23 September, realisasi pembangunan telah mencapai 31,6 persen.

Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan target perencanaan yang berada di kisaran 29 persen.

“Jadi posisi terakhir laporan per tanggal 23 September kalau yang Jembatan Situ Nanggerang realisasi sudah 31,6 persen, yang tadinya direncanakan 29 persen. Dia 31 persen berarti positif progresnya,” ungkap Suryanto.

Pengerjaan Dikebut hingga Malam

Saat ini, sejumlah pekerjaan konstruksi masih dilakukan di lokasi, di antaranya pemasangan tiang pancang, penahan dinding, serta berbagai pekerjaan pendukung lainnya.

Suryanto sebelumnya menginginkan pengerjaan kedua proyek jembatan tersebut dapat dilakukan hingga 24 jam agar target pembangunan bisa tercapai sesuai rencana.

Namun, pelaksanaan pekerjaan harus menyesuaikan kondisi masyarakat sekitar. Aktivitas alat berat, khususnya saat pengeboran, menimbulkan suara bising yang berpotensi mengganggu waktu istirahat warga. Karena itu, pekerjaan dibatasi hingga pukul 23.00 WIB.

“Tadinya mau ngejar 24 jam, tapi ternyata saat pengeboran itu berisik, sehingga dikasih waktu warga maksimal jam 23.00 WIB. Solusinya diperbanyak penambahan alat, tapi tinggal beberapa titik lagi,” ungkapnya.

Anggaran Dua Jembatan Bomang Rp67 Miliar

Sebagai informasi, pembangunan dua Jembatan Bomang dianggarkan dengan total sekitar Rp67 miliar.

Baca Juga: BAOBOX Bapao Dimsum Cinere: Resto Dimsum Self-Service

Nilai kontrak pembangunan Jembatan Situ Nanggerang mencapai Rp56 miliar, sedangkan Jembatan Pesanggrahan memiliki nilai kontrak sebesar Rp6 miliar.

Pembangunan kedua jembatan tersebut ditujukan untuk meningkatkan konektivitas dan memudahkan mobilitas masyarakat, terutama warga yang hendak menuju kawasan Pemerintah Kabupaten Bogor maupun wilayah Bogor Utara.

Setelah pembangunan kedua jembatan rampung, Pemkab Bogor juga berencana melanjutkan pengembangan infrastruktur di kawasan tersebut dengan membangun Fly Over Bojonggede pada 2027. (abl)

Editor : Yosep Awaludin
Jembatan Bomang bogor pembangunan