Resep Martabak Telur Isi Super Tebal dan Lebar ala Rumahan

Eli Kustiyawati • Dipublikasikan Senin, 5 Oktober 2026 | 10:59 WIB
Martabak telur (YouTube Sobat Dapur)
Martabak telur (YouTube Sobat Dapur)

RADAR BOGOR - Martabak telur selalu jadi pilihan favorit untuk camilan berat yang mengenyangkan.

Teksturnya yang garing di luar dengan isian daging ayam berbumbu kari yang gurih membuat siapa saja ketagihan dengan martabak telur.

Resep kali ini menghasilkan martabak telur dengan ukuran super tebal dan lebar, tidak kalah dengan martabak buatan penjual profesional. Berikut resep lengkapnya:

Baca Juga: Puding Regal Caramel, Dessert Lembut dan Creamy yang Cocok untuk Keluarga

Bahan-Bahan

Adonan Kulit:

Baca Juga: Resep London Layer Cake, Dessert yang Sempat Viral

Bumbu Isian Ayam:

Baca Juga: Kedai Sapa Remaja Bogor, Tempat Ngopi Bernuansa Vintage dengan Koleksi Barang Lawas

Bahan Tambahan:

Baca Juga: Semarga Asian Kitchen Bogor, Restoran Keluarga dengan Menu Indonesia, Cina dan Thailand

Cara Membuat

1. Membuat Adonan Kulit

Masukkan air ke dalam wadah, lalu tambahkan putih telur. Masukkan garam dan kaldu bubuk, aduk rata. Masukkan tepung terigu, aduk hingga larut dan tidak bergerindil.

Tuangkan minyak goreng, lalu uleni menggunakan tangan hingga adonan menggumpal dan kalis. Setelah menggumpal, bulatkan adonan dan diamkan selama sekitar 30 menit. Tutup dengan plastik atau kain agar tidak mengering.

Baca Juga: Katsu U di Surken, Harga Mulai Rp20.000an dengan Menu Komplit

2. Menyiapkan Isian Ayam

Rajang halus bawang bombay, bawang merah, dan bawang putih. Potong-potong daun bawang. Cincang kasar fillet ayam bagian dada (tidak perlu terlalu halus).

Tumis bawang merah, bawang putih, dan bawang bombay hingga harum. Masukkan ayam cincang, aduk rata. Tambahkan bubuk kari, garam, lada bubuk, kaldu bubuk, saus tiram, kecap manis, dan air. Aduk rata dan masak hingga bumbu meresap, daging ayam matang, dan kuah mengering (set).

Baca Juga: Velumi Chocolate Rilis 8 Menu Baru di Bogor, Ada Bomboloni Mochi hingga Crepes Brownies

3. Membagi dan Mengistirahatkan Adonan Kulit

Setelah adonan kulit diistirahatkan selama 30 menit, bagi adonan menjadi 8 bagian, lalu bulatkan masing-masing. Rendam bulatan adonan ke dalam minyak goreng hingga terendam sempurna.

Istirahatkan kembali adonan yang sudah direndam minyak selama minimal 1,5 hingga 3 jam. Semakin lama diistirahatkan, hasil kulit martabak akan semakin bagus dan elastis.

Baca Juga: Roti Roll Parung Hadir dengan Tampilan Baru dan Varian Produk Lebih Lengkap

4. Membuat Adonan Isian Martabak

Siapkan telur ayam, lalu masukkan daging ayam berbumbu yang sudah dimasak sebanyak sekitar 2 sendok makan per porsi. Tambahkan daun bawang sekitar dua genggam, sejumput garam, dan kaldu bubuk. Kocok hingga tercampur rata.

5. Menipiskan dan Membentuk Kulit Martabak

Olesi permukaan meja dengan sedikit minyak agar licin dan tidak lengket. Ambil adonan kulit yang sudah diistirahatkan, lalu tipiskan secara perlahan menggunakan tangan.

Baca Juga: 6 Resto Hits di Bekasi, Cocok untuk Makan Bareng Keluarga

Agar hasil lebih maksimal, lapisi adonan dengan plastic wrap sebelum di-rolling menggunakan rolling pin. Teknik ini membantu adonan menjadi sangat tipis tanpa lengket dan sobek, hingga menghasilkan kulit setipis selaput namun tetap kuat.

6. Menggoreng Martabak

Matikan kompor terlebih dahulu sebelum meletakkan kulit yang sudah ditipiskan ke dalam minyak panas, agar proses peletakan lebih mudah dan tidak merusak bentuk kulit yang tipis dan lebar. Setelah kulit diletakkan, nyalakan kembali kompor.

Tuangkan adonan isian telur dan ayam ke atas kulit, lalu siram-siram bagian pinggirnya agar kulit melebar secara merata. Lipat kulit martabak hingga menutupi seluruh isian.

Baca Juga: Kumpulan Dessert Pistachio di Doku Donat Bogor, Ada Kunafa hingga Mochi Cheesecake

Balik martabak secara berkala agar matang merata di kedua sisi. Goreng hingga bagian luar berwarna kecokelatan dan garing, sementara bagian dalam matang sempurna.

7. Meniriskan dan Memotong

Angkat martabak yang sudah matang, lalu tiriskan sambil memastikan bagian pinggirnya ikut matang sempurna. Potong martabak dengan ukuran yang tidak terlalu kecil agar isian tetap utuh dan tidak hancur saat disajikan.

Tips Penyajian

Baca Juga: Eksis Sejak 1971, Bubur Ayam Kabita Bogor Tak Lekang Zaman

Martabak telur paling nikmat disantap selagi hangat bersama kuah cuko asam manis khas martabak. Perpaduan rasa gurih dari isian berbumbu kari dengan kesegaran kuah cuko akan membuat sensasi makan semakin maksimal.

Tips Tambahan

Gunakan tepung terigu protein tinggi agar kulit martabak lebih elastis dan mudah ditipiskan.

Semakin lama adonan kulit diistirahatkan setelah direndam minyak, semakin bagus hasil teksturnya saat ditipiskan.

Baca Juga: Resep Donat Labu Kuning Lembut dan Kenyal, Bisa Dibuat Jadi Bomboloni hingga Donat Ring

Gunakan plastic wrap saat menipiskan adonan agar tidak lengket dan bisa dibentuk setipis mungkin tanpa sobek.

Jika memiliki telur bebek, gunakan sebagai pengganti telur ayam untuk hasil isian yang lebih gurih.

Pastikan kompor dimatikan sesaat sebelum meletakkan kulit tipis ke dalam minyak agar proses penempatan lebih mudah dan tidak merusak bentuk kulit.

Dengan resep ini, satu porsi martabak telur sudah bisa menghasilkan ukuran yang besar dan tebal, cukup untuk dinikmati bersama keluarga maupun disantap sendiri sebagai camilan berat yang mengenyangkan.***

Editor : Eli Kustiyawati
Sumber : YouTube Sobat Dapur
martabak telur camilan resep