IPOT X Resmi Hadir, Bawa 1.100 Metrik Berbasis AI

Siti Dewi Yanti • Dipublikasikan Kamis, 24 September 2026 | 15:17 WIB
Peluncuran IPOT X menghadirkan wajah baru aplikasi investasi
Peluncuran IPOT X menghadirkan wajah baru aplikasi investasi
RADAR BOGOR - Pasar saham tidak pernah benar-benar sederhana. Data terus bertambah, pergerakan harga berubah cepat, sementara investor harus memilah begitu banyak informasi sebelum menentukan langkah.

Di tengah kondisi tersebut, PT Indo Premier Sekuritas menghadirkan wajah baru aplikasi investasinya, IPOT X. Platform ini mengusung teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk membantu investor mengolah kompleksitas pasar menjadi informasi yang lebih mudah dipahami.

Peluncuran IPOT X dilakukan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis, 24 September 2026. Kehadiran platform tersebut sekaligus menandai pendekatan baru Indo Premier Sekuritas dalam mengembangkan teknologi investasi berbasis AI-Native Intelligence.

President Director & CEO PT Indo Premier Sekuritas, Moleonoto The, mengatakan perkembangan teknologi seharusnya tidak sekadar menambah jumlah data yang tersedia bagi investor. Menurut dia, teknologi justru perlu membantu investor mendapatkan pemahaman yang lebih jelas dari data tersebut.

Baca Juga: 79 Bangunan di Pasar Cisarua Bogor Ditertibkan, Rekayasa Lalu Lintas Disiapkan untuk Atasi Macet

IPOT X Ubah Kompleksitas Pasar Jadi Market Clarity

Moleonoto menjelaskan bahwa kondisi pasar akan selalu kompleks dan risiko investasi tidak dapat dihilangkan hanya dengan teknologi.

Karena itu, IPOT X tidak dirancang untuk menjanjikan bahwa seluruh keputusan investasi akan berakhir benar atau setiap transaksi menghasilkan keuntungan.

Teknologi tersebut lebih diarahkan untuk mengurangi pekerjaan analitis yang harus dilakukan investor secara manual. Dengan demikian, investor memiliki lebih banyak ruang untuk memahami informasi sebelum mengambil keputusan.

Konsep tersebut dirangkum Indo Premier Sekuritas melalui pendekatan Think Smarter, See Deeper, Read Clearly, serta Discover, Monitor & Compare, yang kemudian dipadukan dalam pengalaman penggunaan aplikasi yang disebut move effortlessly.

Moleonoto menyebut pendekatan ini sebagai bagian dari proposisi Investor Naik Kelas. Artinya, investor tidak harus menjadi analis profesional atau menguasai seluruh indikator teknikal dan rasio keuangan sebelum mulai berinvestasi.

Naik kelas, menurut dia, lebih berkaitan dengan kemampuan memahami kompleksitas pasar dan mengubahnya menjadi market clarity atau kejelasan pasar.

Mengandalkan AI-Native Intelligence

Salah satu fondasi utama IPOT X adalah AI-Native Intelligence. Teknologi tersebut menggabungkan sejumlah kemampuan, mulai dari AI Inferencing, Multi-Agent Intelligence, Pattern Recognition hingga Deep Market Intelligence.

Sistem ini dirancang untuk membaca, menguji silang dan menyintesis berbagai informasi pasar. Data tersebut kemudian diolah menjadi konteks, interpretasi serta hipotesis yang dapat digunakan investor sebagai bahan pertimbangan.

Indo Premier Sekuritas menyebut terdapat lebih dari 1.100 metrik yang bekerja di balik sistem IPOT X.

Dengan pendekatan tersebut, investor tidak hanya mendapatkan data mentah, tetapi juga pembacaan yang dilengkapi informasi pendukung dan penyeimbang. Meski demikian, keputusan akhir tetap berada di tangan investor.

Baca Juga: Dospulkam Fapet IPB Bekali Peternak Sleman Ilmu Pakan Fungsional untuk Optimalkan Domba Unggul

Lima Keunggulan Utama IPOT X

IPOT X diperkenalkan dengan lima keunggulan utama yang menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam menghadirkan pengalaman investasi berbasis AI.

Pertama, teknologi AI di dalam platform dirancang untuk menggabungkan berbagai data dan sinyal pasar menjadi market clarity.

Kedua, IPOT X berupaya menyederhanakan analisis melalui AI-Native Intelligence. Sistem tersebut mencakup model training, AI inferencing dalam volume besar, koordinasi multi-agent AI hingga natural-language builder.

Ketiga, platform ini membawa Deep Data & Flow Intelligence yang memungkinkan investor melihat dinamika pasar secara lebih rinci.

Investor dapat mengamati antara lain trade flow, smart money, aktivitas investor asing serta akumulasi dan distribusi dengan histori data hingga 10 tahun.

Keempat, IPOT X menghadirkan Automated Technical Intelligence dan Pattern Recognition untuk membantu menyederhanakan analisis teknikal.

Kelima, platform tersebut dirancang untuk menyajikan konteks yang lebih lengkap sebelum investor mengambil keputusan. Informasi yang ditampilkan tidak hanya berupa sinyal yang mendukung, tetapi juga bukti atau kondisi yang berlawanan.

Pendekatan ini diharapkan dapat membantu investor membangun conviction berdasarkan informasi yang lebih terstruktur, tanpa menggantikan penilaian manusia.

9 Fitur yang Menjadi Ekosistem IPOT X

Untuk mendukung konsep AI-Powered Investing, IPOT X menghadirkan sembilan ekosistem utama yang saling terhubung.

1. AI Screener Multi-Bahasa

Fitur ini memungkinkan investor mencari kandidat saham menggunakan bahasa natural. Investor tidak harus memasukkan satu per satu parameter teknikal secara manual.

Dengan dukungan lebih dari 1.100 metrik, AI Screener dirancang untuk memahami maksud pencarian atau tesis investasi pengguna.

Hasil pencarian tersebut juga dapat disimpan melalui fitur Build Your Own Boards sehingga saham yang ditemukan dapat dipantau secara berkelanjutan.

2. AI Stock Comparison

IPOT X juga menghadirkan fitur perbandingan saham yang memungkinkan pengguna membandingkan hingga lima saham secara berdampingan.

Perbandingan dilakukan menggunakan metrik dan visual teknikal yang konsisten. Dengan demikian, investor dapat melihat perbedaan sejumlah saham berdasarkan data yang tersedia.

Fitur ini juga memberikan contextual ranking berdasarkan Decision Lens, horizon dan dimensi yang dipilih investor.

3. UI/UX Real Time

Kompleksitas teknologi AI diterjemahkan ke dalam antarmuka yang dirancang lebih sederhana.

Alur pencarian melalui AI Screener dapat terhubung dengan sejumlah fitur lain, termasuk Market Clarity, Pattern Recognition, AI Trade Flow, AI Analytics dan AI Stock Comparison.

Dengan alur tersebut, investor dapat berpindah dari pencarian hingga proses membandingkan informasi dalam satu perjalanan penggunaan.

4. AI Inferencing

AI Inferencing menjadi bagian penting dalam sistem kecerdasan IPOT X. Teknologi ini menghubungkan dan memeriksa berbagai indikator pasar secara bersamaan.

Data yang diproses mencakup harga, volume, trade flow, smart money, fundamental hingga valuasi.

Berbagai informasi tersebut kemudian direkonsiliasi dan disintesis untuk memberikan konteks analitis yang lebih terstruktur kepada investor.

5. Market Radar

Market Radar membantu investor menemukan saham berdasarkan kondisi pasar yang sedang dipantau.

Pengguna dapat menyaring saham berdasarkan aktivitas transaksi, pergerakan harga, arus dana hingga tingkat agresivitas transaksi.

Fitur tersebut memungkinkan investor melihat saham yang sedang aktif bergerak tanpa harus memeriksa satu per satu saham di pasar.

6. Technical Reading

Analisis teknikal juga menjadi bagian dari ekosistem IPOT X. Fitur Technical Reading membantu membaca tren, pola serta area support dan resistance secara otomatis.

Sejumlah indikator yang tersedia mencakup moving average, osilator, RSI hingga pivot.

Sistem tersebut juga memberikan pembacaan sinyal bullish atau bearish dan membantu mengenali pola grafik sehingga investor tidak harus melakukan seluruh analisis secara manual.

7. Pattern Recognition

Pattern Recognition dirancang untuk membantu investor menemukan pola teknikal sekaligus melakukan validasi terhadap sinyal yang muncul.

Prosesnya menggunakan pendekatan Detect, Cross-Check, Validate dan Interpret.

Pola yang ditemukan kemudian dapat diperiksa bersama indikator lain seperti harga, volume, smart money dan aktivitas investor asing untuk melihat apakah terdapat konvergensi sinyal.

8. AI Technical Radar

AI Technical Radar memungkinkan investor melakukan pemindaian kondisi teknikal pada banyak saham secara bersamaan.

Beberapa kondisi yang dapat dicari antara lain bottom reversal, bullish atau bearish divergence, price-indicator alignment hingga breakout.

Dengan sistem ini, investor tidak perlu membuka grafik satu per satu untuk menemukan saham yang memenuhi kondisi teknikal tertentu.

9. AI Trade Flow

AI Trade Flow membantu investor melihat arus dana di balik pergerakan harga saham.

Fitur tersebut memiliki dua mode, yakni Snapshot dan Menu. Melalui Snapshot, investor dapat melihat kondisi arus dana sebuah saham, termasuk Smart Money, aktivitas asing, agresivitas transaksi dan Overall Flow.

Sementara melalui Menu, investor dapat menyaring saham berdasarkan kategori atau kondisi arus dana tertentu.

Teknologi AI Tetap Menempatkan Investor sebagai Pengambil Keputusan

Moleonoto menekankan bahwa investor tidak harus memahami istilah teknis di balik teknologi IPOT X untuk dapat memanfaatkannya.

Berbagai teknologi seperti Multi-Agent AI, cognitive compression, AI Inferencing dan AI Interpretation Engine bekerja di balik layar untuk mengolah informasi yang kompleks.

Menurut dia, sistem tersebut dirancang agar investor tidak harus memantau seluruh kondisi pasar secara manual.

IPOT X juga mengandalkan konsep Always-On Multi-Agent AI untuk memantau berbagai domain, mulai dari teknikal, fundamental hingga arus dana secara real time yang dapat diperbarui setiap menit.

Sementara itu, Real-Time Market Intelligence ditujukan untuk membantu investor mengetahui perubahan penting di pasar dengan lebih cepat.

Cognitive Compression berfungsi mengurangi beban informasi, sedangkan Explainable Intelligence membantu memberikan konteks mengenai alasan di balik suatu pembacaan pasar.

Pada akhirnya, seluruh teknologi tersebut ditempatkan sebagai lapisan kecerdasan di antara kompleksitas pasar dan keputusan manusia.

Moleonoto menggambarkan pendekatan tersebut sebagai sistem yang bekerja lebih keras di belakang layar, sementara investor tetap memegang kendali atas keputusan investasinya.

Dengan hadirnya IPOT X, Indo Premier Sekuritas ingin membawa pengalaman investasi berbasis AI ke tahap yang lebih sederhana bagi pengguna, tanpa menghilangkan peran investor dalam menentukan pilihan.

Konsep Investor Naik Kelas yang diusung pun tidak diarahkan agar setiap investor menjadi ahli pasar, melainkan agar mereka dapat memahami informasi yang semakin kompleks dengan cara yang lebih terstruktur sebelum mengambil keputusan investasi. (*)

Editor : Siti Dewi Yanti
IPOT X aplikasi saham indo premier sekuritas