RADAR BOGOR – Di balik tanggung jawab besar memimpin Bayern Munchen bersaing di panggung tertinggi sepak bola Eropa, Vincent Kompany kini menghadapi tantangan yang berbeda.
Bukan soal meracik strategi atau meraih kemenangan, melainkan perjuangan menjaga kesehatan di tengah padatnya tuntutan sebagai pelatih Bayern Munchen.
Kondisi kesehatan Vincent Kompany sempat menurun hingga ia kolaps di kompleks latihan Bayern Munchen, Säbener Straße, pada Jumat.
Mantan bek Manchester City itu kemudian menjalani perawatan intensif selama lima hari di rumah sakit sebelum akhirnya diizinkan pulang.
Kabar tersebut menjadi kelegaan bagi Bayern Munchen. Meski demikian, kepulangan Kompany belum berarti dirinya bisa langsung kembali menjalankan seluruh tanggung jawab sebagai pelatih.
Mengutip laporan Goal.com, anggota dewan Bayern Munchen yang membidangi olahraga, Max Eberl, mengungkapkan bahwa Kompany mengalami iritasi meningen, yakni selaput yang melindungi otak dan sumsum tulang belakang.
Baca Juga: Jules Kounde Masuk Radar AC Milan, Chelsea dan Bayern Munchen Siap Bersaing
Gangguan kesehatan itu terjadi ketika Kompany berada di pusat latihan klub untuk menyaksikan sesi latihan tim kedua Bayern.
Situasi tersebut menjadi perhatian serius, terlebih sang pelatih sebelumnya dikabarkan mengalami infeksi virus yang cukup berat.
Di balik rutinitas memimpin latihan, mempersiapkan pertandingan, dan mengatur strategi tim, Kompany ternyata sedang berjuang menghadapi kondisi fisik yang tidak sepenuhnya prima.
Vincent Kompany dan Tubuh yang Meminta Istirahat
Di tengah padatnya tanggung jawab bersama Bayern Munchen, Kompany masih berusaha menjalankan pekerjaannya meski kondisi tubuhnya belum pulih dan memerlukan istirahat.
Dalam wawancara dengan Bild setelah Bayern Munchen bermain imbang 2-2 kontra Arsenal di Liga Champions, Kompany mengungkapkan bahwa infeksi virus yang dideritanya cukup parah.
Ia juga mengakui tidak cukup memperhatikan kondisi tubuhnya hingga tetap beraktivitas ketika seharusnya beristirahat.
Pengakuan tersebut menggambarkan bagaimana tuntutan pekerjaan dapat membuat seseorang terus memaksakan diri, bahkan ketika kondisi fisiknya sedang menurun.
Kompany kemudian menceritakan momen ketika tubuhnya seolah memberikan peringatan agar ia berhenti beraktivitas. "Pada titik tertentu, tubuh saya berkata, 'Sekarang berhenti!'" lanjutnya.
Pernyataan itu menjadi salah satu bagian penting dari kisah kesehatan Kompany. Di tengah ambisi dan tanggung jawab profesional, istirahat tetap menjadi kebutuhan yang tidak bisa diabaikan.
Iritasi Meningen dan Cedera Pinggul Jadi Perhatian
Setelah menjalani pemeriksaan medis, Kompany diketahui mengalami iritasi meningen.
Baca Juga: Pembangunan JPO MA Salmun Kota Bogor Tahap Satu Rampung 60 Hari, Sasar Bagian Pondasi
Kondisi tersebut berkaitan dengan selaput pelindung otak dan sumsum tulang belakang.
Informasi mengenai penyebab gangguan kesehatannya disampaikan Max Eberl. Ia juga memberikan perkembangan positif mengenai kondisi sang pelatih setelah menjalani perawatan.
Ia menambahkan bahwa keputusan tim medis yang mengizinkan Kompany meninggalkan rumah sakit menjadi kabar menggembirakan bagi klub.
"Dia sudah diperbolehkan meninggalkan rumah sakit hari ini. Itu merupakan kabar terbesar dan terbaik bagi kami semua," ujarnya.
Selain infeksi virus dan iritasi meningen, Kompany juga menghadapi masalah cedera pinggul yang memengaruhi mobilitasnya.
Dalam pertandingan melawan RB Leipzig dan Arsenal, ia lebih banyak terlihat berada di bangku cadangan dan sesekali mendatangi area teknis.
Kondisi tersebut membuat pemulihan fisik menjadi perhatian penting. Bayern Munchen perlu memastikan sang pelatih benar-benar siap sebelum kembali menjalankan aktivitas secara penuh.
Eberl pun berharap proses pemulihan Kompany berjalan lancar. "Saya yakin dia akan segera kembali dalam kondisi 100 persen, sehingga bisa pulang dan menjalani rehabilitasi di rumah," tuturnya.
Bayern Munchen Menunggu Kompany Pulih
Kepulangan dari rumah sakit menjadi langkah awal bagi Kompany untuk memulihkan kondisi kesehatannya.
Namun, belum ada kepastian kapan ia bisa kembali mendampingi Bayern Munchen dari pinggir lapangan.
Baca Juga: Perlinsos, Wacana HP Gratis, dan Cara Menangani Data Bansos Terexclude
Untuk sementara, tugas memimpin latihan dan pertandingan tim utama dipercayakan kepada asisten pelatih Aaron Danks dan René Marić.
Bayern Munchen sendiri tengah menghadapi periode penting dalam kalender kompetisi.
Setelah menghadapi Magdeburg di DFB-Pokal, Die Roten dijadwalkan menjamu Borussia Dortmund dalam lanjutan Bundesliga pada 31 Oktober 2026.
Pertandingan tersebut menjadi salah satu agenda yang mendapat perhatian karena kedua tim dilaporkan sama-sama mengoleksi 17 poin di puncak klasemen Bundesliga.
Bayern Munchen selanjutnya dijadwalkan bertandang ke markas Atletico Madrid dalam lanjutan Liga Champions.
Rangkaian pertandingan tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Die Roten di tengah kondisi kesehatan sang pelatih yang belum sepenuhnya pulih. (Fauzan Kaifah/MG)
Editor : Yosep Awaludin