Gir Belakang Motor Goyang atau Oblak? Ini Penyebab dan Cara Memperbaikinya

Kholikul Ihsan • Dipublikasikan Minggu, 20 September 2026 | 19:12 WIB
Gir belakang motor yang goyang atau oblak (YouTube Andie motor)
Gir belakang motor yang goyang atau oblak (YouTube Andie motor)

RADAR BOGOR - Gir belakang motor yang terasa goyang atau oblak bisa menjadi tanda adanya masalah pada bearing maupun karet gir di dalam tromol. 

Kondisi ini perlu segera diperiksa karena dapat membuat sistem penggerak roda tidak lagi presisi dan berpotensi mengganggu kenyamanan berkendara.

Gir Belakang Goyang ke Kiri dan Kanan

Mengutip dari kanal YouTube Andie motor, salah satu pemeriksaan yang bisa dilakukan adalah menggoyangkan rumah gir belakang ke arah kiri dan kanan. Pada kondisi normal, bagian tersebut seharusnya terasa kokoh dan tidak memiliki kelonggaran berlebihan.

Baca Juga: Jelang Bansos Tahap 4, KPM PKH BPNT Wajib Hindari 4 Hal Ini

Jika rumah gir terasa kocak, salah satu penyebab yang perlu dicurigai adalah bearing gir yang sudah aus atau mengalami kerusakan. Bearing yang sudah longgar membuat rumah gir tidak lagi duduk dengan presisi.

Kerusakan bearing juga dapat terlihat setelah bagian rumah gir dan tromol dibongkar. Jika bearing sudah hancur atau memiliki kelonggaran besar, komponen tersebut perlu diganti.

Maju-Mundur Bisa Berasal dari Karet Gir

Selain goyang ke kiri dan kanan, rumah gir yang terasa bergerak maju-mundur juga dapat berkaitan dengan karet gir atau damper yang berada di dalam tromol.

Baca Juga: Bobotoh Harus Tahu, Ini 10 Titik Nobar Persib vs Persijap di Bandung

Karet gir yang sudah melar atau aus tidak lagi mampu membuat dudukan gir tetap presisi. Akibatnya, muncul kelonggaran ketika sistem penggerak roda diperiksa.

Karena itu, pemeriksaan sebaiknya tidak hanya berfokus pada bearing. Kondisi karet gir juga perlu diperiksa, terutama pada motor yang sudah digunakan dalam waktu lama.

Pemasangan Bearing Tidak Boleh Sembarangan

Saat mengganti bearing, pemasangan harus dilakukan dengan posisi rata dan sampai dudukannya benar-benar pres. Pemukulan tidak dianjurkan dilakukan pada bagian tengah bearing karena dapat merusak komponen tersebut.

Baca Juga: PKH, BPNT dan 3 Bantuan Ini Masuk Bansos Digital 2027, Ini Cara Daftarnya

Alat bantu atau bos dapat digunakan untuk memberikan tekanan pada bagian sisi bearing yang sesuai dengan dudukannya. Setelah terpasang, pastikan bearing sudah masuk dengan benar dan tidak menyisakan kelonggaran.

Bagian seal debu juga perlu dipasang kembali untuk membantu melindungi area bearing dari kotoran.

Jangan Paksa Bos Gir Jika Seret

Setelah bearing dan komponen lain terpasang, bos gir juga harus diperiksa. Jika bos terasa seret ketika dimasukkan, jangan langsung dipaksa.

Baca Juga: Spesifikasi Kawasaki W230 2026, Motor Klasik 233 CC dengan Tenaga 18 PS

Kondisi tersebut dapat disebabkan oleh kotoran atau permukaan dudukan yang tidak bersih. Bagian tersebut dapat dibersihkan terlebih dahulu, kemudian diperiksa kembali hingga bos dapat masuk dengan lancar dan mencapai posisi yang semestinya.

Setelah bearing, karet gir, bos, serta komponen gir dan rantai terpasang kembali, rumah gir seharusnya tidak lagi terasa kocak dan sistem penggerak menjadi lebih presisi.

Gir belakang yang oblak sebaiknya tidak dibiarkan terlalu lama. Pemeriksaan sejak munculnya kelonggaran dapat membantu mengetahui komponen mana yang aus sehingga perbaikan bisa dilakukan sebelum masalah berkembang ke bagian lain.***

Editor : Asep Suhendar
Sumber : YouTube Andie motor
tips otomotif rantai motor Gir Belakang Motor gir motor otomotif