RADAR BOGOR - Motor matic yang mengalami aki tekor belum tentu bisa dinyalakan menggunakan kick starter atau engkol.
Pada sebagian kendaraan, mesin masih dapat hidup karena sistem pengapiannya mampu memperoleh energi saat mesin diputar, sedangkan model lain membutuhkan suplai listrik dari aki agar sistem pengapian dan injeksi bekerja.
Perbedaan ini perlu dipahami pengendara, termasuk warga Bogor, agar tidak salah mendiagnosis penyebab motor sulit dinyalakan.
Baca Juga: KMP Batu Mandi Terbakar di Merak Banten, Penumpang Naik ke Geladak
Sistem Pengapian Memengaruhi Kemampuan Mesin Menyala
Dalam pembahasan perawatan motor di kanal YouTube HND garage, dijelaskan bahwa perbedaan sistem pengapian menjadi salah satu faktor yang memengaruhi respons motor ketika aki melemah.
Pada sistem pengapian AC tertentu, energi untuk menghasilkan percikan api dapat berasal dari spul ketika mesin diputar.
Karena itu, pada kendaraan dengan rancangan tersebut, mesin terkadang masih bisa dinyalakan menggunakan engkol meskipun kondisi aki kurang baik.
Baca Juga: Petisi Antikorupsi di Kabupaten Bogor, LSM PRB Desak Koruptor Dimiskinkan
Sementara itu, sistem pengapian DC membutuhkan suplai listrik arus searah.
Pada motor dengan sistem injeksi modern, aki juga dapat memasok listrik untuk ECU, pompa bahan bakar, dan komponen lain yang dibutuhkan sebelum mesin menyala.
Mengapa Motor Modern Bisa Tetap Tidak Menyala?
Ketika tegangan aki turun terlalu rendah, sejumlah komponen elektronik mungkin tidak bekerja sebagaimana mestinya.
Baca Juga: Dosen Pulang Kampung IPB University Dampingi 5 UMKM Riau Kembangkan Pemasaran Digital
Akibatnya, mesin bisa tetap tidak menyala meskipun pengendara sudah mencoba menggunakan kick starter berulang kali.
Kondisi ini tidak selalu berarti motor mengalami kerusakan berat. Aki yang melemah, sambungan terminal yang kendor, sekring bermasalah, atau gangguan pada sistem pengisian dapat menjadi beberapa kemungkinan penyebab.
Karakteristik setiap motor juga berbeda. Karena itu, tidak tepat jika seluruh motor modern dianggap pasti tidak bisa hidup saat aki tekor atau semua motor dengan engkol dianggap bisa menyala tanpa bantuan aki.
Baca Juga: Motor Sering Mati Mendadak? Ternyata Penyebabnya Bisa dari Kepala Busi
Peran Kondensor dan Komponen Kelistrikan
Pada model tertentu, rangkaian kelistrikan dapat dilengkapi komponen penyimpan energi sementara, seperti kondensor.
Komponen tersebut dapat membantu menyediakan energi listrik sesaat sesuai rancangan sistemnya.
Namun, keberadaan kondensor tidak menjamin mesin selalu bisa dinyalakan ketika aki benar-benar tekor atau dilepas.
Baca Juga: Mesin Honda Beat FI Berisik dan Kasar? Masalah Ini Bisa Jadi Penyebabnya
Kemampuan tersebut bergantung pada desain kelistrikan dan kebutuhan masing-masing kendaraan.
Bagi warga Bogor yang mengalami motor matik tidak bisa diengkol, langkah pertama adalah memeriksa kondisi aki dan sambungan kelistrikan.
Jika motor tetap tidak menyala, pemeriksaan perlu dilanjutkan pada sistem pengapian, suplai bahan bakar, dan komponen pendukung lainnya.
Baca Juga: Mobil Listrik XPeng X9 Facelift Makin Canggih, Isi Baterai 12 Hanya Menit
Langkah Mengatasi Motor yang Tidak Bisa Dinyalakan
Agar tidak salah mengganti komponen, pemilik motor dapat melakukan beberapa pemeriksaan awal berikut:
- Periksa tegangan aki menggunakan multimeter.
- Pastikan terminal aki bersih dan terpasang kuat.
- Periksa sekring serta kondisi kabel kelistrikan.
- Ikuti petunjuk menghidupkan motor pada buku manual.
- Bawa motor ke bengkel jika mesin tetap tidak menyala.
Memahami sistem pengapian membantu pengendara mengetahui mengapa respons motor saat aki tekor bisa berbeda-beda.
Baca Juga: Dedi Aroza Dukung Instruksi Presiden PKS Potong Gaji, Bantu Warga Terdampak Karhutla
Untuk warga Bogor yang menggunakan motor matik setiap hari, pemeriksaan aki dan sistem pengisian secara berkala dapat membantu mencegah gangguan saat berkendara.***
Editor : Asep SuhendarSumber : youtube HND garage