Vespa Sprint S dan Primavera S 2024, Mesin 174 cc Lebih Kencang

Eli Kustiyawati • Dipublikasikan Senin, 2 November 2026 | 11:07 WIB
Motor Vespa Sprint S (YouTube Otomotif TV)
Motor Vespa (YouTube Otomotif TV)

RADAR BOGOR - Vespa akhirnya menaikkan kapasitas mesin Sprint dan Primavera.

Dengan bore up langsung dari pabrik, kedua skuter ini kini memakai mesin 174,1 cc, naik dari versi sebelumnya yang 154,8 cc.

Selain performa yang lebih kencang, ada panel speedometer baru dan sejumlah fitur lain, tetapi harganya tidak naik.

Baca Juga: MotoGP Qatar Terancam Sepi, 19 Pebalap Dikabarkan Menolak Balapan karena Faktor Keamanan

Harga

Harga seluruh varian, termasuk model dasar tanpa label S, sama dengan versi sebelumnya. Ulasan ini membahas varian S karena fiturnya paling lengkap. Versi standar tidak memakai kunci keyless.

Baca Juga: Cari Mobil Keluarga Harga Rp100 Jutaan? Toyota Avanza Veloz 2014 Bisa Jadi Pilihan

Mesin: Bore Up ke 174,1 cc

Arsitektur mesinnya tetap memakai teknologi i-Get 3 katup, kepala silinder SOHC, dan pendingin udara dengan kipas di sisi kanan, tanpa radiator. Perubahan utama ada pada ruang bakar:

Baca Juga: Pendatang Baru SUV Listrik China Ini Bikin Pesaing Waswas, Tawarkan SUV 174 HP

Selain piston, Vespa juga mengubah camshaft, saluran masuk dan buang, serta kepala silinder, termasuk kontur ruang bakarnya.

Efisiensi volumetriknya dihitung ulang untuk mendapatkan tenaga yang lebih baik.

Hasil Uji Performa

Dibanding mesin 155 cc lama pada Sprint S:

Baca Juga: Sering Terlupakan, Ini Fungsi Oli Gardan dan Bahaya Jika Telat Diganti

Kecepatan tertinggi: dari 110 km/jam menjadi 119 km/jam (GoPro) dan 120 km/jam di speedometer. Pada GPS tercatat 111,4 km/jam

Kecepatan puncaknya kini mendekati Honda Stylo yang sekitar 120 km/jam. Tarikan terasa langsung bertenaga sejak gas dibuka dan karakternya merata hingga putaran atas.

Baca Juga: Setir Mobil Terasa Longgar atau Oblak? Kenali 7 Penyebab dan Cara Mengatasinya

CVT juga dikalibrasi ulang sehingga penyaluran tenaga lebih halus. Saat gas dibuka-tutup di kecepatan 50 sampai 60 km/jam tidak ada sentakan atau getaran.

Getaran hanya masih terasa saat idle atau berhenti, mirip versi sebelumnya. Triknya, tarik tuas rem, terutama yang belakang, agar getaran berkurang.

Konsumsi BBM

Dalam pemakaian harian di Jakarta (macet, gas penuh, dan perjalanan ke arah Bogor), konsumsi rata-rata mencapai sekitar 33 sampai 35 km/liter.

Baca Juga: Sering Terlupakan, Ini Fungsi Oli Gardan dan Bahaya Jika Telat Diganti

Versi 155 cc sebelumnya hanya sekitar 31 sampai 32 km/liter. Meski demikian, selisihnya masih sekitar 10 km/liter dibanding Honda PCX, Yamaha NMAX, atau Honda Stylo yang mencapai 40 sampai 44 km/liter.

Posisi Berkendara

Baca Juga: Daihatsu Zebra Espass: Minibus Pintu Sliding Termurah dan Serba Guna

Posisi berkendaranya nyaris tidak berubah sejak Sprint pertama hadir di Indonesia. Perubahan hanya pada sisi jok yang dibuat lebih ramping agar kaki lebih mudah menjejak.

Baca Juga: Jangan Sepelekan Silicone Spray! Ini 4 Manfaatnya untuk Merawat Komponen Mobil agar Awet

Footpeg penumpang kurang nyaman karena kaki harus ditekuk ke dalam. Pembuat video menyarankan footpeg yang bisa dilipat.

Jok. Ketebalan jok Primavera dan Sprint sama, tetapi kulit Primavera lebih kaku sehingga terasa lebih keras. Jok Sprint terasa lebih empuk dan lebih nyaman.

Handling dan Suspensi

Handling tidak banyak berubah. Bobot ringan dan wheelbase tidak terlalu panjang membuatnya lincah di kemacetan.

Baca Juga: Kampas Rem Motor Masih Tebal tapi Berdecit, Coba Periksa 4 Bagian Ini

Suspensi belakang: nyaman, dengan rebound dan compression yang disetel ke arah kenyamanan. Ada pengaturan preload 4 tingkat yang diputar di bagian bawah.

Suspensi depan: memakai single swing arm khas Vespa. Saat menikung terasa sedikit goyang pada awal pemakaian, terutama bagi pengguna motor Jepang yang terbiasa dengan suspensi dua sisi. Setelah terbiasa, grip terasa baik dan menikung terasa ringan.

Karakter: kompresi depan cenderung lambat, bagus untuk menikung stabil di jalan mulus. Di jalan rusak, suspensi belum sempat kembali sehingga terasa agak kaku. Kenyamanan depan di jalanan Indonesia dinilai masih kurang.

Baca Juga: Awas Keliru, Ini 4 Cara Panasin Mesin Motor yang Benar

Pengereman

Baca Juga: Sulap Wuling Aira EV Jadi Senyaman Mobil Mewah, Ini Rahasia Modifikasinya

Pembuat video berharap Sprint dan Primavera ke depan memakai rem cakram belakang.

Tampilan dan Fitur Vespa Primavera S

Perbedaan varian S dibanding model standar ada pada kunci keyless, jok, serta warna karet pijakan, grip, dan gas yang berwarna cokelat sehingga tampak lebih elegan.

Eksterior:

Baca Juga: Bensin Motor Bebek Terus Mengalir saat Mesin Mati? Kenali 4 Penyebab Kran Otomatis Bocor

Baca Juga: Harga di Bawah Rp600 Juta, Leapmotor C10 Tawarkan SUV Listrik dengan Jarak Tempuh 530 Km

Suara klakson cukup pelan, kemungkinan karena mengikuti standar Vietnam, tempat motor ini diproduksi.

Baca Juga: Harga di Bawah Rp600 Juta, Leapmotor C10 Tawarkan SUV Listrik dengan Jarak Tempuh 530 Km

Ringkasan Kelebihan dan Kekurangan

Baca Juga: Pendatang Baru SUV Listrik China Ini Bikin Pesaing Waswas, Tawarkan SUV 174 HP

Kelebihan:

Baca Juga: VOGE R800 Siap Meluncur di EICMA 2026, Naked Bike China Ini Bikin Penasaran

Kekurangan:

Baca Juga: 5 Ciri Radiator Mobil Masih Sehat, Kenali Tandanya agar Mesin Tidak Mudah Overheat

Vespa Sprint S dan Primavera S 2024 menawarkan peningkatan nyata dengan mesin 174,1 cc: tarikan lebih kencang, konsumsi BBM lebih irit, dan fitur lebih lengkap, tanpa kenaikan harga.

Untuk pemakaian harian di kota, motor ini sudah nyaman. Jika Anda menyukai desain klasik Vespa dan butuh performa lebih, Sprint S dan Primavera S layak masuk daftar pilihan.***

Editor : Eli Kustiyawati
Sumber : YouTube Otomotif tv
Vespa Sprint S Vespa Primavera S Vespa Sprint Tech vespa