Trekking ke Gunung Bunder Bogor: Jalur Singkat Tapi Bukan Buat Pemula

Eli Kustiyawati • Dipublikasikan Sabtu, 17 Oktober 2026 | 09:37 WIB
View dari Gunung Bunder di Sukamakmur, Bogor (YouTube Opal Raufal)
View dari Gunung Bunder di Sukamakmur, Bogor (YouTube Opal Raufal)

RADAR BOGOR - Gunung Bunder di kawasan Sukamakmur, Bogor, bisa jadi pilihan bagi pendaki yang ingin trekking singkat tanpa perjalanan panjang.

Gunung ini masih jarang dikunjungi karena berdekatan dengan destinasi yang lebih terkenal seperti Gunung Pakuan, Halimun Ciputri, dan Puncak Lumut.

Meski jalurnya pendek, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum mendaki.

Lokasi dan Cara Menuju Gunung Bunder

Baca Juga: Susuri Jeram Sungai Cisadane Bogor, Grand Titik Kumpul Tawarkan Rafting 11 Kilometer

Gunung Bunder berada di Desa Rawa Gede, Sirnajaya, Sukamakmur, Bogor. Posisinya sebelum Situ Rawa Kembar.

Cara termudah menemukannya adalah mengetik "Situ Rawa Gede" di aplikasi peta, lalu mengambil arah menuju basecamp Gunung Pakuan atau Situ Rawa Kembar.

Basecamp Gunung Bunder ada sebelum Situ Rawa Kembar dan ditandai gapura yang cukup besar dan mudah terlihat.

Perlu dicatat, nama Gunung Bunder juga dipakai untuk kawasan di Pamijahan yang terkenal dengan wisata curugnya. Pastikan Anda memilih lokasi yang benar.

Baca Juga: Bogor Punya Wisata Nirmala dengan Hamparan Kebun Teh dan Perbukitan Hijau

Basecamp dan Fasilitas

Basecamp cukup luas dengan fasilitas yang lumayan lengkap, seperti musala dan toilet. Area camp langsung berada di dekat pintu rimba.

Saat kunjungan di hari kerja, basecamp terlihat sepi dan tidak ada petugas yang berjaga, sehingga informasi retribusi belum diketahui. Sebaiknya konfirmasi lebih dulu ke warga sekitar atau pengelola.

Baca Juga: Mata Air Cipondok Jonggol, Wisata Alam dengan Kolam Alami dan Camping

Informasi Pendakian

Baca Juga: Bingung Cari Wisata Akhir Pekan? Pameran Seni Gratis di Jakarta Ini Bisa Jadi Pilihan

Kondisi Jalur Trekking

Jalur dimulai dengan turunan sebelum menanjak ke puncak. Beberapa hal yang ditemui:

Baca Juga: Bingung Cari Wisata Akhir Pekan? Pameran Seni Gratis di Jakarta Ini Bisa Jadi Pilihan

Meski sekilas tampak seperti gunung untuk pemula, jalurnya cukup rimbun dan tidak sepenuhnya ramah bagi pemula, jadi tetap perlu berhati-hati.

Pemandangan dari Puncak

Dari puncak, terlihat panorama terasering sawah di sisi Sukamakmur, serta Gunung Pakuan di kejauhan. Sebagian pepohonan sudah cukup tinggi sehingga memengaruhi pandangan.

Hal yang Perlu Diwaspadai di Puncak

Baca Juga: 5 Curug di Bogor yang Hits dan Punya Pemandangan Estetik, Cocok buat Healing Akhir Pekan

Tips Trekking ke Gunung Bunder

Baca Juga: Tak Perlu ke Pantai, Megamendung Bogor Punya Wisata Pasir Putih, Tiket Mulai Rp25 Ribu

  1. Gunakan alas kaki dengan cengkeraman baik karena banyak akar.
  2. Bawa air minum secukupnya, meski durasi singkat.
  3. Hindari mendaki saat atau setelah hujan deras.
  4. Konfirmasi retribusi dan kondisi basecamp sebelum berangkat.
  5. Jangan mendekati area bekas longsor di puncak.
  6. Pertimbangkan kombinasi dengan Gunung Pakuan atau Situ Rawa Kembar dalam satu kunjungan.

Baca Juga: Tak Perlu ke Pantai, Megamendung Bogor Punya Wisata Pasir Putih, Tiket Mulai Rp25 Ribu

Gunung Bunder cocok untuk trekking singkat di pagi hari dengan view terasering sawah dan suasana yang masih sepi.

Waktu tempuhnya pendek, tetapi jalur akar dan tebing bekas longsor membuat kewaspadaan tetap diperlukan. Cocok sebagai tambahan setelah camping di Situ Rawa Kembar.***

Editor : Eli Kustiyawati
Sumber : YouTube Opal Raufal
bogor Sukamakmur Gunung Bunder trekking