RADAR BOGOR – Suara ketukan berulang dari bagian kanan mesin sepeda motor bebek bisa menjadi tanda adanya masalah pada komponen internal.
Bunyi yang terdengar seperti “tek-tek” ini biasanya muncul ketika mesin dalam kondisi langsam, tetapi cenderung mereda saat putaran mesin meningkat.
Gejala tersebut kerap membuat pemilik motor menduga adanya gangguan pada setelan klep atau rantai keteng. Padahal, sumber suara berisik tidak selalu berasal dari kedua komponen tersebut.
Pada kondisi tertentu, mekanisme kopling sentrifugal di dalam bak mesin sebelah kanan juga bisa menjadi penyebabnya.
Permasalahan bunyi ketukan dari area kopling ini diperlihatkan melalui kanal YouTube Yunus Motor saat memeriksa sepeda motor Honda Grand.
1. Muncul Bunyi Tek-Tek dari Area Kopling
Dalam tayangan tersebut, mekanik memperlihatkan suara ketukan yang terdengar dari bagian bak kopling sesaat setelah mesin dihidupkan.
Baca Juga: Dari Warung Kopi Sederhana, Usaha Kuliner di Jasinga Bogor Kini Punya 30 Karyawan
Ketika putaran mesin masih berada pada posisi langsam, bunyi terdengar cukup rapat dan jelas.
Namun, setelah selongsong gas diputar sehingga putaran mesin meningkat, suara ketukan tersebut cenderung mengecil.
Salah satu dugaan penyebabnya adalah munculnya kelonggaran berlebih pada mekanisme kopling ganda yang terpasang di ujung poros engkol.
Komponen yang semestinya bergerak secara terkontrol bisa mengalami gerakan tidak normal apabila bagian per atau peredamnya sudah tidak berfungsi dengan baik.
Jika kondisi tersebut terus dibiarkan, benturan yang terjadi berulang kali berisiko mempercepat keausan komponen kopling, termasuk bagian dudukannya.
2. Per Kampas Ganda Sudah Mengalami Perubahan Bentuk
Setelah mekanisme kopling dibongkar, mekanik menemukan kondisi per kampas ganda yang sebelumnya sudah direnggangkan.
Perubahan tersebut diduga merupakan hasil modifikasi pemilik terdahulu. Tujuannya kemungkinan agar kampas ganda dapat mencengkeram lebih cepat ketika mesin mulai berputar.
Akan tetapi, per yang sudah direnggangkan tidak lagi mempunyai karakter tekanan seperti komponen dalam kondisi standar.
Dampaknya, sepatu kampas ganda berpotensi bergerak lebih bebas ketika kopling belum bekerja pada putaran mesin yang lebih tinggi.
Gerakan yang tidak terkendali tersebut dapat membuat kampas bergoyang dan membentur rumah kopling.
Baca Juga: KPM Bansos PKH Bisa Dapat BSU Rp900 Ribu? Ini Penjelasannya
Benturan inilah yang berpotensi menimbulkan suara ketukan saat mesin berada pada putaran rendah.
3. Karet Damper Kopling Mengalami Pengerasan
Selain memeriksa kondisi per, mekanik turut mengecek tiga buah karet damper yang terdapat pada mekanisme kampas ganda.
Komponen berbahan karet tersebut memiliki fungsi penting untuk meredam getaran dan entakan saat sepatu kampas bergerak.
Pada Honda Grand yang diperiksa, ketiga karet damper terlihat sudah mengeras, menyusut, serta mengalami perubahan bentuk.
Kondisi ini dapat terjadi akibat usia pemakaian, paparan panas, dan kontak dalam lingkungan oli mesin.
Ketika elastisitas karet mulai hilang, kemampuannya dalam meredam gerakan kampas juga ikut menurun.
Akibatnya, pergerakan sepatu kampas menjadi lebih kasar. Kondisi tersebut dapat memicu benturan antarkomponen hingga menghasilkan suara logam dari dalam bak kopling.
Karena itu, kondisi karet damper perlu menjadi salah satu perhatian ketika sepeda motor mengeluarkan bunyi “tek-tek” dari area kopling, khususnya saat mesin langsam.
4. Perbaikan Tidak Harus Mengganti Kopling Ganda Satu Set
Apabila bagian utama kampas ganda masih layak digunakan, pemilik motor belum tentu harus mengganti seluruh unit kopling.
Dalam video tersebut, mekanik memperlihatkan alternatif perbaikan dengan mengganti komponen yang dinilai sudah bermasalah, yakni karet damper dan per penarik kampas ganda.
Baca Juga: Perda Masyarakat Hukum Adat di Kabupaten Bogor Mulai Digodok
Tiga karet damper lama yang telah kehilangan elastisitas diganti menggunakan komponen baru.
Per kampas ganda juga diperbarui agar tekanan terhadap sepatu kampas kembali sesuai dengan karakter komponen yang semestinya.
Setelah penggantian selesai dan seluruh bagian dirakit kembali, pergerakan kampas menjadi lebih terkendali.
Dengan demikian, sumber benturan yang memicu suara berisik diharapkan dapat berkurang.
Meski begitu, perbaikan sebagian komponen harus mempertimbangkan kondisi keseluruhan mekanisme kopling.
Kampas ganda, rumah kopling, serta bagian pendukung lainnya tetap perlu diperiksa untuk memastikan tidak ada kerusakan tambahan.
Cara Memperbaiki Kopling Honda Grand yang Berbunyi Tek-Tek
Berdasarkan proses yang ditampilkan dalam video, penanganan bunyi ketukan pada kopling Honda Grand dilakukan melalui beberapa tahapan. Berikut langkah-langkahnya:
1. Membongkar Bak Kopling
Langkah awal dimulai dengan menguras oli mesin. Setelah itu, lepaskan komponen yang menghalangi akses menuju bak kopling sebelum membuka bagian penutupnya.
2. Melepas Mur Pengunci
Baca Juga: Kapolres Bogor Sambangi Kodim 0621, Bahas Sinergitas hingga Kamtibmas
Gunakan kunci khusus yang sesuai untuk membuka mur pengunci rumah kopling. Pemakaian alat yang tepat diperlukan agar bagian mur maupun ulir pada poros tidak mengalami kerusakan.
3. Mengganti Karet Damper
Lepaskan tiga karet damper yang sudah mengeras atau berubah bentuk. Selanjutnya, pasang komponen pengganti yang baru dan sesuai dengan spesifikasi sepeda motor.
4. Memperbarui Per Kampas Ganda
Periksa kondisi per kampas ganda. Jika komponen tersebut pernah direnggangkan atau sudah mengalami perubahan bentuk, sebaiknya diganti menggunakan per baru yang sesuai agar tekanan terhadap sepatu kampas kembali normal.
5. Merakit Kembali Komponen Kopling
Setelah penggantian selesai, pasang kembali seluruh komponen sesuai urutan pembongkaran.
Gunakan paking baru apabila diperlukan, kemudian kencangkan baut secara bertahap dan merata.
Jika seluruh bagian sudah terpasang, hidupkan mesin untuk memeriksa kembali suara dari area kopling ketika putaran berada pada posisi langsam.
Pastikan bunyi ketukan sudah berkurang dan tidak ditemukan kebocoran oli maupun suara abnormal lainnya.
Proses pembongkaran dan pemasangan sebaiknya dilakukan oleh mekanik yang memahami konstruksi kopling agar tidak menimbulkan masalah baru.
Baca Juga: Soft Tenis Putra Putri Raih Emas, Kabupaten Bogor Pimpin Klasemen Sementara Porprov Jabar 2026
Di samping itu, penggantian oli mesin secara berkala tetap menjadi bagian penting dalam perawatan sepeda motor.
Pelumasan yang terjaga membantu merawat komponen internal mesin dan mekanisme kopling.
Apabila kampas ganda sudah menipis atau rumah kopling mengalami keausan cukup parah, komponen yang rusak sebaiknya turut diganti.
Dengan pemeriksaan menyeluruh, sumber bunyi dapat ditangani secara tepat sehingga sistem kopling kembali bekerja dengan baik. (Raditya/Boash)
Editor : Yosep Awaludin