Hannah Jadagu Rilis Single Curse, Hadirkan Video Musik dengan Visual Hipnotis

Rani Puspitasari Sinaga • Dipublikasikan Sabtu, 7 November 2026 | 12:21 WIB
Tangkapan layar video musik Curse yang menampilkan Hannah Jadagu dalam visual bernuansa hipnotis. Foto: Tangkapan layar YouTube/Sub Pop Records
Tangkapan layar video musik Curse yang menampilkan Hannah Jadagu dalam visual bernuansa hipnotis. Foto: Tangkapan layar YouTube/Sub Pop Records

RADAR BOGOR – Musisi asal Amerika Serikat, Hannah Jadagu, kembali menyapa pendengar melalui karya terbarunya. Ia resmi meluncurkan single berjudul Curse pada Rabu, 4 November 2026.

Peluncuran lagu Curse tersebut sekaligus disertai video musik resmi yang menampilkan Hannah Jadagu sebagai tokoh utama.

Visual video musik curse Hannah Jadagu mengusung pendekatan artistik bernuansa hipnotis yang memperkuat karakter musik dalam rilisan terbarunya.

Baca Juga: Viral Pencopetan di Angkot Jalan Djuanda Bogor, Tiga Terduga Pelaku Ditangkap

Lewat "Curse", Hannah melanjutkan eksplorasi musikal yang sebelumnya telah diperkenalkan melalui album Describe pada 2025. Kali ini, ia meramu elemen pop dengan permainan synthesizer dan instrumen analog untuk menciptakan atmosfer suara yang lebih khas.

Garap Video Musik Bersama Sam Wilbert

Tidak hanya terlibat dalam proses bermusik, Hannah juga mengambil peran di balik layar video musik "Curse".

Ia menyutradarai video tersebut bersama Sam Wilbert, kolaborator visual yang sebelumnya pernah bekerja dengannya.

Kolaborasi ini memberikan kesempatan bagi Hannah untuk menerjemahkan karakter lagu ke dalam konsep visual yang sejalan dengan arah artistiknya.

Baca Juga: Bansos PKH dan BPNT November 2026 Segera Cair? Ini 4 Tanda Dana Mulai Diproses

Label Sub Pop menggambarkan video musik tersebut memiliki atmosfer hipnotis. Kehadiran visual yang berpusat pada Hannah menjadi bagian dari pendekatan artistik untuk memperkuat identitas single terbarunya.

Dari sisi produksi audio, "Curse" kembali mempertemukan Hannah dengan produser Sora. Keduanya berbagi peran sebagai koproduser dalam pengerjaan lagu tersebut.

Sementara itu, proses mixing dipercayakan kepada Geoff Swan di The Nest, New Forest, Inggris. Tahap mastering kemudian ditangani Dave Cooley di Elysian Masters, Pasadena, California.

Bergabung dalam Tur Arena sombr di Amerika Utara

Baca Juga: Punya Curug Kembar, Pangojayyan Caimandala Jadi Alternatif Wisata di Puncak Bogor

Di tengah peluncuran karya terbarunya, Hannah juga melanjutkan aktivitas bermusik di atas panggung. Ia dijadwalkan menjadi musisi pendukung dalam rangkaian tur arena musim gugur milik sombr di Amerika Utara.

Tur tersebut membawa Hannah tampil di sejumlah kota, di antaranya Indianapolis, Detroit, Columbus, Toronto, dan Boston.

Rangkaian pertunjukan ini dijadwalkan mencapai puncaknya melalui dua konser di Madison Square Garden, New York, pada 23 dan 24 November 2026.

Baca Juga: Bansos Beras Kembali Disalurkan, Ini Cara Cek Nama Penerima

Kehadiran single "Curse" memperlihatkan kelanjutan perjalanan kreatif Hannah Jadagu dalam mengeksplorasi perpaduan pop, synthesizer, dan instrumen analog.

Lagu terbaru tersebut kini telah tersedia di berbagai layanan musik digital. Sementara itu, video musik resminya dapat disaksikan melalui kanal YouTube yang terhubung dari situs resmi Sub Pop Records.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
Hannah Jadagu Curse visual video